Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah akan melakukan penyederhanaan dalam penyelenggaraan dan penguatan infrastruktur Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang pendidikan SD dan SMP. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan efisiensi dalam pelaksanaan tes yang dianggap vital untuk penilaian kemampuan siswa.
Dukungan dari berbagai pihak diperlukan agar implementasi program ini dapat berjalan dengan baik. Kerjasama antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik.
Kemendikdasmen juga berencana untuk menyiapkan kerangka pengembangan soal TKA, terutama untuk mata pelajaran IPA dan Bahasa Inggris, secara bertahap. Hal ini akan memastikan bahwa materi yang diujikan relevan dengan kurikulum yang berlaku dan dapat diakses oleh semua siswa.
Pentingnya Penyesuaian Durasi Tes TKA untuk Siswa
Berdasarkan evaluasi pelaksanaan TKA yang dilakukan pada tahun 2026, ditemukan beberapa isu yang perlu perhatian serius. Di antara catatan tersebut, durasi pelaksanaan tes menjadi salah satu yang paling sering dikeluhkan oleh pemerintah daerah.
Dikabarkan bahwa banyak daerah menyatakan bahwa waktu yang tersedia terlalu panjang untuk menilai pengetahuan siswa. Hal ini berpotensi menyebabkan kelelahan pada siswa yang dapat berdampak pada hasil tes yang diperoleh.
Toni Toharudin, Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah, mengungkapkan bahwa TKA untuk SD dan SMP saat ini dilakukan dalam empat gelombang yang berlangsung selama dua pekan. Kebijakan ini dinilai perlu disederhanakan agar lebih efektif dan efisien.
Usulan Penambahan Mata Pelajaran dalam TKA
Selain masalah durasi, banyak pemerintah daerah juga mengusulkan penambahan beberapa mata pelajaran pada pelaksanaan TKA mendatang. Terutama, ada permintaan untuk memasukkan mata pelajaran IPA untuk tingkat SD dan Bahasa Inggris untuk tingkat SMP.
Masukan ini menunjukkan bahwa ada kebutuhan untuk mengakomodasi perkembangan kurikulum yang lebih modern. Pihak Kemendikdasmen berkomitmen untuk merespons usulan tersebut dengan menyiapkan framework pengembangan soal yang lebih komprehensif.
Toni menjelaskan bahwa penambahan mata pelajaran baru pada tahun 2027 belum akan melibatkan soal dari daerah. Semua soal yang akan digunakan akan disiapkan oleh pemerintah pusat, sehingga seluruh siswa dapat mengikuti ujian dengan standar yang sama.
Langkah-langkah Tindak Lanjut dari Evaluasi TKA
Menyikapi berbagai masukan yang telah diterima, Kemendikdasmen berencana untuk mengambil beberapa langkah tindak lanjut. Salah satu langkah utama adalah penyederhanaan pelaksanaan tes menjadi dua gelombang per jenjang, untuk memperpendek durasi tanpa mengurangi kualitas tes.
Penguatan infrastruktur pelaksanaan di sekolah juga menjadi fokus utama. Dengan adanya infrastruktur yang baik, diharapkan proses ujian dapat berlangsung lebih lancar dan terorganisir, sehingga tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar sehari-hari.
Kemendikdasmen juga akan memastikan bahwa semua persiapan telah dilakukan dengan matang sebelum pelaksanaan TKA. Ini termasuk pelatihan untuk para guru dan pengawas yang terlibat dalam ujian senada dengan perkembangan baru dalam kebijakan pendidikan.












