• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Thursday, August 20, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Health

Cerita Warga Tasikmalaya Bertahan Hidup Mengandalkan Air Masjid di Musim Kemarau

Malino SPDI by Malino SPDI
June 29, 2026
in Health
0
Cerita Warga Tasikmalaya Bertahan Hidup Mengandalkan Air Masjid di Musim Kemarau
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pagi hari di Desa Kertanegla, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, matahari mulai menampakkan sinarnya. Namun, suasana di Masjid Jami Al Ihsan lebih terasa seperti perjuangan bagi ratusan warga yang datang untuk mencari air bersih, kebutuhan pokok yang semakin langka akibat kekeringan.

Dalam beberapa minggu terakhir, masjid ini menjadi tempat harapan bagi masyarakat, bukan hanya untuk beribadah, tetapi juga sebagai sumber air bersih. Puluhan jeriken dan galon tergeletak di pelataran masjid, menunggu antrean warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.

READ ALSO

Galian di Ciledug Raya Memicu Keterlambatan Jalur Langit Transjakarta

KPK Selesai Periksa Mantan Dirut Bank BJB dalam Kasus Dana Iklan, Tidak Ditahan

Kekeringan yang melanda kawasan ini telah mengeringkan sumur-sumur warga, memaksa mereka untuk bergantung pada sumber air dari masjid. Setiap hari, warga dengan penuh kesabaran mengantre untuk mendapatkan air yang cukup untuk berbagai kebutuhan, dari memasak hingga memenuhi kebutuhan wudhu.

Masjid Sebagai Sumber Kebutuhan Dasar Air Bersih

Selama dua bulan terakhir, Masjid Jami Al Ihsan berubah menjadi pusat pengambilan air bersih. Dedeh Rohayati, salah satu warga setempat, menjelaskan bahwa sumur di rumahnya sudah kering sejak akhir April dan tidak ada lagi air meskipun digali dalam. Hanya masjid yang menawarkan harapan saat kondisi semakin kritis.

Yayah, warga lain menambahkan bahwa kurangnya hujan mengakibatkan semua sumber air yang biasa mereka andalkan menjadi kering. Ketersediaan air di masjid pun menimbulkan dilema bagi pengurus masjid yang harus memastikan air cukup untuk ibadah dan kebutuhan warga.

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Jami Al Ihsan, Uun Suhendar, menyampaikan bahwa mereka mengizinkan warga mengambil air dengan beberapa pembatasan. Pengambilan air akan dihentikan sepuluh menit sebelum azan salat berkumandang agar air bisa digunakan untuk wudhu.

Pembatasan Pengambilan Air dan Tantangan yang Dihadapi

Keputusan ini memang tidak mudah, tetapi mereka harus mempertimbangkan kebutuhan dasar setiap orang. Dalam situasi seperti ini, air telah menjadi hal yang sangat berharga bagi warga Desa Kertanegla. Menurut data yang ada, sebanyak 600 hingga 700 kepala keluarga kini bergantung pada pasokan air dari masjid setiap harinya.

Kepala Desa Kertanegla, Bunyamin, menjelaskan bahwa kekeringan bukanlah hal baru di wilayah tersebut. Setiap tahunnya, Dusun Cipari dan Dusun Cipatat selalu mengalami krisis air bersih saat musim kemarau tiba. Oleh karena itu, pengumpulan air di masjid menjadi hal yang tak terhindarkan.

Setiap keluarga hanya diperbolehkan mengambil dua hingga tiga jeriken air setiap hari untuk memastikan semua warga mendapatkan akses. Namun, harapan akan bantuan dari pemerintah sangat diperlukan untuk mengatasi permasalahan ini secara lebih permanen.

Harapan Akan Solusi Permanen untuk Krisis Air

Pemerintah desa telah melaporkan kondisi ini kepada Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dengan harapan mendapatkan bantuan distribusi air bersih. Namun, sampai saat ini, mereka masih menunggu. Bunyamin menegaskan pentingnya solusi jangka panjang, seperti pembangunan sumur bor yang dapat menjamin ketersediaan air.

Masyarakat berharap perhatian yang lebih besar dari pemerintah untuk situasi darurat ini. Jika tidak ada tindakan yang cepat, kekeringan ini berpotensi mengakibatkan dampak lebih luas bagi kehidupan sehari-hari mereka.

Selama hujan belum turun dan sumber-sumber air masih mengering, Masjid Jami Al Ihsan akan tetap memainkan peranan penting dalam kehidupan sehari-hari warga. Tempat yang biasanya hanya berfungsi untuk beribadah kini telah menjadi tempat bertahan hidup bagi ratusan keluarga.

Tags: AirBertahanCeritaHidupKemarauMasjidMengandalkanMusimTasikmalayaWarga

Related Posts

Galian di Ciledug Raya Memicu Keterlambatan Jalur Langit Transjakarta
Health

Galian di Ciledug Raya Memicu Keterlambatan Jalur Langit Transjakarta

August 20, 2026
KPK Selesai Periksa Mantan Dirut Bank BJB dalam Kasus Dana Iklan, Tidak Ditahan
Health

KPK Selesai Periksa Mantan Dirut Bank BJB dalam Kasus Dana Iklan, Tidak Ditahan

August 13, 2026
Monumen Kudatuli Diresmikan di Kantor DPP PDIP oleh Megawati
Health

Megawati Tegaskan Prabowo PDIP Tidak Ikut Pemerintahan

August 13, 2026
Keseruan Lomba 17-an di Terminal Kampung Rambutan Jakarta
Health

Keseruan Lomba 17-an di Terminal Kampung Rambutan Jakarta

August 12, 2026
Anggota KKB Kodap Ilaga Ditangkap Polri Diduga Tembak Karyawan Freeport
Health

Penangkapan Pelaku Pembunuhan Wanita Muda di Tangerang

August 12, 2026
Pratikno Tanggapi Isu Mundur dari Posisi Menko PMK
Health

Pratikno Tanggapi Isu Mundur dari Posisi Menko PMK

August 11, 2026
Next Post
Volkswagen Siapkan PHK 100 Ribu Karyawan karena Saingan Mobil China

Volkswagen Siapkan PHK 100 Ribu Karyawan karena Saingan Mobil China

POPULAR NEWS

Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

May 14, 2026
Pelatih Renang di Kendari Diduga Melakukan Pencabulan terhadap 4 Anak di Bawah Umur

Pelatih Renang di Kendari Diduga Melakukan Pencabulan terhadap 4 Anak di Bawah Umur

July 10, 2026
Perluasan Program Pengelolaan Sampah dan Dorongan UMKM Berkelanjutan di Indonesia

Perluasan Program Pengelolaan Sampah dan Dorongan UMKM Berkelanjutan di Indonesia

June 27, 2026
Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

May 16, 2026
Platform Permainan Online Targetkan Dana Besar dari Wall Street

Platform Permainan Online Targetkan Dana Besar dari Wall Street

July 24, 2026

EDITOR'S PICK

Fakta-fakta Penggrebekan Markas Judol di Hayam Wuruk Jakarta

Fakta-fakta Penggrebekan Markas Judol di Hayam Wuruk Jakarta

May 10, 2026
Angka Kematian Jemaah Haji Jatim Turun 28 Persen menurut Menhaj

Menhaj Gus Irfan Tutup Operasional Haji 2026 dan Klaim Biaya Turun

July 2, 2026
Pendiri Seven Eleven Toshifumi Suzuki Telah Meninggal Dunia

Pendiri Seven Eleven Toshifumi Suzuki Telah Meninggal Dunia

May 25, 2026
Jejak Kudatuli Bersama Megawati dan Prananda

Jejak Kudatuli Bersama Megawati dan Prananda

July 21, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Gempa 5,8 Kembali Guncang NTT, Warga Panik Keluar Rumah
  • KPK Duga Bebizie Terima Uang dari Korporasi Tersangka Korupsi Batu Bara
  • Insiden Ganggu KRL Rute Bogor dan Tangerang Pagi Ini
  • Ongkos Haji 2027 Meningkat, Dana Terkendala di Saudi
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In