• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Wednesday, August 26, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Saham JELI dan BACH Dibuang Investor, RANS Rekrut Konglomerat Baru

Malino SPDI by Malino SPDI
July 12, 2026
in Lifestyle
0
Saham JELI dan BACH Dibuang Investor, RANS Rekrut Konglomerat Baru
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dua perusahaan yang baru saja melaksanakan penawaran umum perdana, yaitu PT Niramas Utama Tbk dan PT Bach Multi Global Tbk, menghadapi tekanan yang signifikan dari aksi jual pada perdagangan hari terakhir pekan lalu. Sementara itu, PT Rans Entertainment Indonesia Tbk terlihat mencuri perhatian dengan performa positif yang mencolok di pasaran.

Pergerakan saham Niramas Utama atau JELI menunjukkan penurunan tajam sebesar 14,81%, dengan harga saham mencapai Rp1.495 per lembar. Di sisi lain, saham Bach yang berfokus pada genset dan infrastruktur telekomunikasi juga jatuh hampir 10%, menyentuh level Rp500 di hari perdagangan tersebut.

READ ALSO

Chip Booming Jadi Petaka Warga Rela Tidak Makan Untuk Tutup Rugi Investasi

Laba BUMN Meningkat Pesat, Prabowo Siap Berikan Tanda Kehormatan kepada Rosan

Penyebab utama dari penurunan ini adalah permasalahan valuasi yang mencolok, mengingat laba bersih Niramas Utama pada 2025 masih tergolong kecil. Meskipun laba bersih perusahaan ini meningkat secara persentase, lonjakan tidak bisa dikatakan mencerminkan pertumbuhan yang substansial, mengingat angka dasar yang digunakan untuk menghitungnya masih sangat kecil.

Valuasi saham JELI tampak jauh lebih tinggi dibandingkan emiten sejenis, mencapai rasio harga terhadap laba (PER) di kisaran 31-39 kali, sedangkan rata-rata sektor makanan dan minuman hanya berkisar antara 12-18 kali. Dengan pergerakan harga saham yang tinggi, nilai ini semakin sulit untuk dibenarkan jika diperbandingkan dengan kinerja nyata perusahaan.

Pendapatan JELI juga mengalami penurunan selama tiga tahun berturut-turut, dari Rp838,94 miliar pada 2023 menjadi Rp753,05 miliar pada 2025, namun laba yang dilaporkan tidak mencerminkan pertumbuhan yang sehat. Keberhasilan yang tercatat lebih banyak berasal dari efisiensi operasional, yang tentunya memiliki batasan.

Analisis Keadaan Keuangan JELI dan BACH

Selain permasalahan pendapatan, arus kas JELI memperlihatkan penurunan yang signifikan, dengan penurunan 83% pada 2025, yang menunjukkan suatu tanda peringatan. Lonjakan piutang usaha ke angka yang lebih tinggi ditengarai sebagai faktor penyebab utama, mengindikasikan ketidakpastian dalam pengumpulan kas.

Kondisi ini menjadi asterisk pada kualitas laba, di mana keuntungan yang terjalur di atas kertas sering kali kurang dapat diandalkan. Tanpa kas yang nyata, perusahaan berisiko menghadapi masalah likuiditas jika tidak dapat membayar kewajiban mereka.

Saham BACH juga tidak luput dari sorotan negatif, terlihat dari sinyal yang mengkhawatirkan dari pasar. Salah satu broker terpantau menjual saham BACH hingga mencapai nilai sekitar Rp117,4 miliar, mengindikasikan perubahan besar dalam distribusi kepemilikan yang perlu dicermati oleh investor.

Dari perspektif likuiditas, rasio kas BACH terpantau sangat rendah, yakni 0,02 kali, yang jelas menunjukkan minimnya kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek. Hal ini menunjukkan perlunya perhatian yang serius pada situasi keuangan mereka terutama terkait penggunaan dana IPO.

Dari sisi operasional, ketergantungan BACH pada afiliasi dalam grup yang sama juga memberikan sinyal peringatan. Lumrahnya, pendapatan yang stabil datang dari klien-klien dalam ekosistem yang sama, namun di sisi lain itu memperkecil potensi pertumbuhan yang murni berdasarkan dinamika pasar.

Risiko dan Tantangan yang Dihadapi oleh BACH

Dalam hal risiko operasional, BACH juga perlu memikirkan ketergantungan pada pasokan dari prinsipal asing. Fluktuasi nilai tukar dan gangguan rantai pasok dapat mempengaruhi performa perusahaan secara keseluruhan. Hal ini berpotensi menambah tantangan dalam mencapai efisiensi biaya.

Struktur utang yang mengikat BACH dengan ketentuan ketat juga menciptakan tantangan baru. Hal ini menuntut perusahaan untuk beroperasi dalam batasan yang ketat, dan tanpa dukungan kuat dari penyedia pembiayaan, langkah-langkah strategis di masa depan dapat terhambat.

Tambahan lain yang perlu dicermati adalah isu kepemilikan saham. Dengan adanya perjanjian opsional antara salah satu pemegang saham untuk meningkatkan porsi kepemilikan, hal ini dapat berubah cepat dalam waktu singkat. Investor perlu memperhatikan potensi perubahan dalam pengendalian perusahaan yang mungkin berdampak pada strategi jangka panjang.

Perbandingan dengan Kinerja RANS Entertainment

Di tengah tantangan yang dihadapi JELI dan BACH, PT RANS Entertainment Indonesia Tbk berhasil menunjukkan performa yang mengesankan. Setelah mencatatkan harga saham pada pembukaan sebesar Rp228, RANS mengalami lonjakan 34,12% dan mencapai Auto Reject Atas dalam debutnya.

Momen peluncuran yang diwarnai oleh kehadiran sejumlah tokoh penting menunjukkan dukungan yang luas terhadap perusahaan ini. Raffi Ahmad sebagai pendiri RANS tidak segan-segan mengungkapkan rasa terima kasih kepada para stakeholder yang mempercayai visi mereka dalam dunia hiburan.

Dengan sejumlah konglomerat yang hadir dalam acara tersebut, RANS menunjukkan lebih dari sekadar keberhasilan dalam penawaran saham. Ini adalah langkah strategis menuju pengembangan lebih lanjut yang di imbangi dengan basis dukungan pemegang saham yang kuat.

Di dalam industri yang kompetitif ini, kemampuan RANS untuk menarik perhatian dan kepercayaan investor menunjukkan bahwa ada peluang masa depan yang menjanjikan. Baginya, keberhasilan ini bukan hanya sebagai kinerja finansial tetapi juga sebagai pengukuhan atas keberadaan mereka di pasar saat ini.

Dengan menyoroti perbedaan antara JELI, BACH, dan RANS, terlihat bahwa masing-masing perusahaan memiliki tantangan dan peluang yang berbeda. Sementara yang lain berjuang dengan masalah internal dan eksternal, RANS berhasil meluncur dengan kepercayaan investor yang tinggi, membuat posisi mereka semakin menguntungkan dalam industri ini.

Tags: BACHBarudanDibuangInvestorJELIKonglomeratRANSRekrutSaham

Related Posts

Chip Booming Jadi Petaka Warga Rela Tidak Makan Untuk Tutup Rugi Investasi
Lifestyle

Chip Booming Jadi Petaka Warga Rela Tidak Makan Untuk Tutup Rugi Investasi

August 26, 2026
Laba BUMN Meningkat Pesat, Prabowo Siap Berikan Tanda Kehormatan kepada Rosan
Lifestyle

Laba BUMN Meningkat Pesat, Prabowo Siap Berikan Tanda Kehormatan kepada Rosan

August 25, 2026
Harga Minyak Naik Setelah Terjatuh Menjaga Kestabilan Ekonomi
Lifestyle

Harga Minyak Naik Setelah Terjatuh Menjaga Kestabilan Ekonomi

August 25, 2026
Perdagangan Saham Dihentikan Sementara, ADHI Berkomentar
Lifestyle

Perdagangan Saham Dihentikan Sementara, ADHI Berkomentar

August 24, 2026
Bos Ultimatum WIKA-PP Jelang Merger: Hindari Akal-akalan!
Lifestyle

Bos Ultimatum WIKA-PP Jelang Merger: Hindari Akal-akalan!

August 24, 2026
Izin Bank di Bekasi Baru Dicabut OJK, Simak Informasinya
Lifestyle

Izin Bank di Bekasi Baru Dicabut OJK, Simak Informasinya

August 23, 2026
Next Post
Tempat Menonton Pertandingan Norwegia Melawan Inggris Piala Dunia 2026

Tempat Menonton Pertandingan Norwegia Melawan Inggris Piala Dunia 2026

POPULAR NEWS

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

August 10, 2026
Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

May 16, 2026
Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

August 8, 2026
Massimiliano Allegri Menjadi Pelatih Baru Napoli Setelah Dipecat dari AC Milan

Massimiliano Allegri Menjadi Pelatih Baru Napoli Setelah Dipecat dari AC Milan

May 29, 2026
Semburan Lumpur di Oro-oro Kesongo Blora Mencapai Ketinggian 15 Meter

Semburan Lumpur di Oro-oro Kesongo Blora Mencapai Ketinggian 15 Meter

August 7, 2026

EDITOR'S PICK

Pembunuh yang Diduga Targetkan Siswa SD di Makassar Sudah Lama Incar Korban

Polisi Bantu Bebaskan 2 WNI Terkait Penipuan Online di Myanmar

July 20, 2026
Karhutla Nagan Raya Aceh Meluas 90 Hektare

Karhutla Nagan Raya Aceh Meluas 90 Hektare

June 5, 2026
Prabowo Berkelakar Saat Menko Zulhas Salah Sebut Nama Kota Perlu Reshuffle Kah

Prabowo Berkelakar Saat Menko Zulhas Salah Sebut Nama Kota Perlu Reshuffle Kah

May 25, 2026
Kapal Dilarang Melintas Dekat Area Gunung Anak Krakatau

Kapal Dilarang Melintas Dekat Area Gunung Anak Krakatau

July 6, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Said Abdullah Menyatakan NU Sebagai Kekuatan Islam di Indonesia
  • Polisi Cari Pemasok Narkoba Sabu Revaldo Fifaldi
  • Kepala Dinas PUPR dan Anggota DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK Lagi
  • Harga Emas Antam 26 Agustus 2026 Turun Rp 18000 Simak Rincian Lengkapnya
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In