• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Saturday, September 5, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Presiden RI Kehilangan 14 Menteri, Dampak pada Nasib Pemerintahan

Malino SPDI by Malino SPDI
July 20, 2026
in Lifestyle
0
Presiden RI Kehilangan 14 Menteri, Dampak pada Nasib Pemerintahan
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pada 20 Mei 1998, terjadi peristiwa monumental saat 14 menteri mengundurkan diri dari Kabinet Pembangunan VII. Pengunduran diri ini menciptakan gelombang politik yang mengubah arah sejarah Indonesia, terutama dalam konteks menghadapi krisis moneter yang mendalam.

Keputusan tersebut menjadi sinyal kuat akan berakhirnya pemerintahan Presiden Soeharto yang telah berkuasa lebih dari tiga dekade. Pada saat itu, kondisi ekonomi Indonesia berada dalam situasi kritis, menyebabkan para menteri merasa perlu mengambil tindakan yang nyata dan berani.

READ ALSO

Kerja Saat Libur untuk Bayar Sekolah, Bocah SMP Temukan Emas Senilai Rp3,1 M

Mendorong Literasi Keuangan di Lampung Melalui Festival Keuangan 2026

Ginandjar Kartasasmita, Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri, memimpin diskusi dan menyatakan bahwa Indonesia berada di ambang kehancuran. Melalui bukunya, ia menjelaskan bagaimana kondisi ekonomi dan politik saat itu sangat cacat dan tidak memiliki jalan keluar yang jelas.

Tikungan Sejarah: Pengunduran Diri Bersama Para Menteri

Rapat penting yang menjadi cikal bakal pengunduran diri diadakan di Gedung Bappenas, Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Ginandjar menyampaikan keadaan ekonomi dengan sangat terbuka, mengingatkan akan potensi kolapsnya negara jika keadaan terus dibiarkan tanpa tindakan.

Mayoritas menteri sepakat dengan analisis tersebut, kecuali satu suara yang berbeda dari Menteri Negara Agraria. Satu per satu, para menteri mengikuti langkah Ginandjar untuk menyatakan pengunduran diri secara kolektif.

Di antara mereka yang mundur adalah Akbar Tandjung, A.M. Hendropriyono, dan Haryanto Dhanutirto. Pengunduran diri ini bukan hanya soal posisi, tetapi juga merupakan pernyataan akan hilangnya kepercayaan kepada kepemimpinan yang ada.

Respon Politik dan Krisis Kepercayaan

Dalam pernyataan bersama, 14 menteri tersebut menegaskan bahwa pembentukan kabinet baru tidak akan menyelesaikan akar permasalahan yang ada. Pernyataan ini menegaskan bahwa kondisi krisis yang menggejala jauh lebih dalam dan tidak bisa diatasi hanya dengan perubahan pada struktur kabinet.

Bagi Soeharto, pengunduran diri masa para menterinya ternyata menjadi hal yang tidak terduga. Sejarawan mendapati bahwa ia berencana untuk mengumumkan Kabinet Reformasi beberapa hari setelah pengunduran diri tersebut. Namun, situasi yang nyata telah berubah dan menunjukkan bahwa dukungan untuk pemerintahannya telah memudarkan.

Wakil Presiden BJ Habibie pun berusaha untuk mencegah menteri-menteri tersebut menyerahkan pengunduran diri mereka, tetapi keputusan telah bulat dan tidak bisa diubah. Keterputusan dukungan ini memperburuk situasi Soeharto yang semakin terpojok.

Kesimpulan Akhir: Berakhirnya Era Soeharto

Satu hari setelah pengunduran diri 14 menteri, Soeharto akhirnya mengumumkan pernyataannya untuk mundur sebagai Presiden Republik Indonesia pada 21 Mei 1998. Dengan keputusan ini, lebih dari tiga dekade rezimnya berakhir, menandai titik balik yang krusial bagi bangsa.

Peristiwa ini menjadi refleksi mendalam bagi masyarakat dan pemimpin di Indonesia tentang pentingnya kepercayaan dan integritas dalam kepemimpinan. Pasca-kejadian tersebut, banyak yang menyadari bahwa suara dari dalam pemerintahan perlu didengar dan diperhatikan demi kelangsungan negara yang lebih baik.

Pengunduran diri massal ini menjadi pelajaran penting bagi generasi berikutnya untuk selalu waspada terhadap kondisi politik dan ekonomi yang ada. Dalam sejarah, setiap momen perubahan adalah refleksi dari kebutuhan mendasar masyarakat untuk keadilan dan pemerintahan yang transparan.

Tags: DampakKehilanganMenteriNasibpadaPemerintahanPresiden

Related Posts

Kerja Saat Libur untuk Bayar Sekolah, Bocah SMP Temukan Emas Senilai Rp3,1 M
Lifestyle

Kerja Saat Libur untuk Bayar Sekolah, Bocah SMP Temukan Emas Senilai Rp3,1 M

September 5, 2026
Mendorong Literasi Keuangan di Lampung Melalui Festival Keuangan 2026
Lifestyle

Mendorong Literasi Keuangan di Lampung Melalui Festival Keuangan 2026

September 4, 2026
Bank Siap Bagi Dividen Rp376,95 per Saham, Catat Tanggalnya!
Lifestyle

Bank Mau Bagi Dividen Interim Rp 6,16 Triliun

September 4, 2026
BPJS dan Asuransi Swasta Resmi Terhubung, Simak Skemanya
Lifestyle

BPJS dan Asuransi Swasta Resmi Terhubung, Simak Skemanya

September 3, 2026
Brantas Abipraya Mengurangi 29 Entitas Usaha
Lifestyle

Brantas Abipraya Mengurangi 29 Entitas Usaha

September 3, 2026
Lifestyle

Klaim Kredit Macet Mengancam Pertumbuhan Premi Asuransi

September 2, 2026
Next Post
Spanyol vs Argentina Sudah Dimulai, Link Live Streaming Final Piala Dunia 2026 Tersedia

Spanyol vs Argentina Sudah Dimulai, Link Live Streaming Final Piala Dunia 2026 Tersedia

POPULAR NEWS

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

August 10, 2026
Massimiliano Allegri Menjadi Pelatih Baru Napoli Setelah Dipecat dari AC Milan

Massimiliano Allegri Menjadi Pelatih Baru Napoli Setelah Dipecat dari AC Milan

May 29, 2026
Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

May 16, 2026
Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

August 8, 2026
Geledah Rumah Pengusaha di Pacitan Terkait Kasus Bupati Ponorogo

Geledah Rumah Pengusaha di Pacitan Terkait Kasus Bupati Ponorogo

May 19, 2026

EDITOR'S PICK

Unhas Makassar Tidak Mengakui Skorsing 28 Mahasiswa Setelah Mengkritik Dapur SPPG

Unhas Makassar Tidak Mengakui Skorsing 28 Mahasiswa Setelah Mengkritik Dapur SPPG

June 14, 2026
Pimpinan Ponpes Bogor Diduga Cabuli Santriwati dengan Dalih Pengobatan Bekam

Pimpinan Ponpes Bogor Diduga Cabuli Santriwati dengan Dalih Pengobatan Bekam

July 2, 2026
Beban Industri Makin Berat, ESDM Sinyalkan Penyesuaian Harga LNG

Beban Industri Makin Berat, ESDM Sinyalkan Penyesuaian Harga LNG

June 26, 2026
Kapal Perang Belanda HNLMS De Ruyter di Surabaya

Kapal Perang Belanda HNLMS De Ruyter di Surabaya

May 15, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Krakatau Semburkan Lava, Warga Diimbau Jauhi Radius 3 Km
  • Dentuman di Jabar Diduga Terkait dengan Aktivitas Anak Krakatau
  • Anak Krakatau Erupsi, BNPB Imbau Warga Banten-Lampung Tetap Tenang Terkait Tsunami
  • Warga Dihimbau Waspada Pasca Erupsi Gunung Anak Krakatau dan Suara Dentuman
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In