Di tengah kepadatan Kota Depok yang dipenuhi dengan gedung tinggi dan lalu lintas kendaraan, ada satu kawasan kecil yang menyajikan pemandangan menyejukkan: lahan hijau yang menghidupkan suasana. Di sepanjang Jalan Raya Juanda, berbagai tanaman cabai terhampar tertata rapi, bersanding dengan sayuran produktif yang menunjukkan semangat untuk bertahan di tengah dominasi lingkungan beton.
Dari balik sepetak lahan tersebut, muncul sosok Bowo Sungkowo Pujodimono, pria kelahiran 1963 yang dikenal dengan sebutan Pakde Bowo. Dengan tangan yang telah berlimpah pengalaman mengolah tanah, ia berkomitmen untuk mengubah lahan yang sebelumnya terabaikan, menjadi sebuah ruang hijau yang bermanfaat.
“Saya kebetulan tinggal di Margonda dan merasakan langsung keadaan kumuhnya Jalan Raya Juanda, dari rel kereta api hingga ke arah Jalan Raya Bogor,” kisah Pakde Bowo saat berbincang pada Jumat, 5 Desember 2025. Dalam ingatannya, kawasan tersebut terkenal angker semenjak jarang terurus, menjadikannya zona rawan begal yang ditakuti masyarakat.
Lahan yang dulunya terbengkalai di sepanjang pipa gas milik Pertamina kini telah bertransformasi menjadi area hijau yang produktif, berkat tekad untuk memperbaiki lingkungan. “Dengan niat baik, akhirnya kegiatan penghijauan ini dapat terlaksana,” ujarnya sembari menatap bangga deretan tanaman yang tumbuh segar.
Pada tahun 2015, keberanian Pakde Bowo muncul untuk mengajukan izin kepada Pertamina dan Kementerian PUPR agar dapat mengelola jalur pipa gas sebagai area penghijauan. Usahanya tidak sia-sia; izin pun didapatkan dan segera dimanfaatkan.
“Lahan milik Pertamina dipergunakan untuk menjadi lokasi bagi para pedagang tanaman hias. Ini langkah awal penghijauan di Jalan Raya Juanda,” imbuhnya. Saat ini, hampir 40 persen dari seluruh pedagang tanaman hias Kota Depok berjualan di sepanjang jalur tersebut, menciptakan ruang hidup baru tanpa menyalahi aturan yang berlaku.
Para pedagang ini beroperasi tanpa melanggar marka jalan maupun jalur pipa gas. “Keberadaan mereka tidak mengganggu lalu lintas maupun infrastruktur di sekitar,” tegasnya dengan percaya diri.
Perjuangan Mewujudkan Ruang Hijau untuk Masyarakat
Transformasi lahan kosong menjadi area hijau di Kota Depok bukanlah perkara yang mudah. Beragam tantangan harus dilalui oleh Pakde Bowo dan rekan-rekannya untuk meyakinkan pihak terkait. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi antar pihak dalam mewujudkan ruang hijau yang berkelanjutan.
Melalui kerja keras dan pengabdian, Pakde Bowo berhasil mengajak masyarakat untuk turut serta dalam menjaga dan merawat lahan hijau ini. Ia percaya bahwa lahan hijau memiliki manfaat yang sangat penting bagi kesehatan lingkungan dan masyarakat sekitar.
Tanaman yang ditanam di sepanjang jalan bukan hanya sekadar hijau, tetapi juga memberikan keuntungan ekonomis. Masyarakat yang terlibat dalam penjualan tanaman hias mendapatkan penghidupan sekaligus berkontribusi terhadap penghijauan daerah.
Dalam setiap langkahnya, Pakde Bowo menekankan betapa pentingnya menyadari potensi lokal. Dengan menggali potensi yang ada, ruang hijau ini menjadi tempat berkumpul bagi masyarakat untuk berinteraksi dan bersosialisasi.
Tidak hanya itu, lahan hijau ini juga menghadirkan banyak perspektif positif bagi pengembangan ekonomi lokal. Dengan keberadaan pedagang tanaman, pengunjung akan tertarik untuk datang dan bertransaksi, sehingga memberikan efek domino terhadap perekonomian sekitar.
Melestarikan Lingkungan Hidup di Tengah Urbanisasi
Kota Depok, yang dikenal dengan tingkat urbanisasi yang tinggi, seringkali menghadapi berbagai permasalahan lingkungan. Dalam konteks ini, keberadaan lahan hijau menjadi suatu oase di tengah padatnya pemukiman dan bangunan. Ini menunjukkan bahwa meskipun dalam lingkungan urban, kita dapat tetap berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan.
Pakde Bowo memandang bahwa setiap individu memiliki peran untuk menjaga keseimbangan alam, terutama bagi generasi mendatang. Melalui program penghijauan ini, pesan akan pentingnya menjaga lingkungan dapat tersampaikan.
Seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan isu lingkungan, banyak pihak yang mulai berinisiatif untuk melakukan hal serupa. Hal ini menunjukkan harapan dan potensi yang besar dapat muncul dari kolaborasi antarkomunitas dalam menjaga lingkungan.
Dengan mencintai dan merawat lingkungan, masyarakat juga berperan aktif dalam menciptakan keindahan kota. Visi dan misi tersebut telah digambarkan dengan jelas oleh Pakde Bowo dan masyarakat yang terlibat. Mereka ingin menjadikan Kota Depok sebagai model kota hijau yang patut dicontoh.
Setiap kali melihat tanaman yang tumbuh subur, Pakde Bowo merasa bangga dan bersemangat untuk terus melanjutkan perjuangannya. Ia bertekad untuk mengedukasi generasi muda tentang pentingnya pelestarian lingkungan, sehingga kedepannya akan muncul lebih banyak aktivis yang peduli terhadap keberlangsungan ekosistem.
Keberlanjutan Program Penghijauan di Kota Depok
Mewujudkan program penghijauan yang berkelanjutan membutuhkan komitmen yang tak henti-hentinya. Pakde Bowo, bersama timnya, terus melakukan evaluasi dan pengembangan agar proyek ini dapat terus berjalan dengan baik. Mereka menyusun rencana jangka panjang untuk memastikan keberlangsungan program ini.
Komunitas di sekitar juga diajak untuk berkontribusi dalam setiap kegiatan penghijauan. Dengan melibatkan mereka, diharapkan akan tercipta rasa memiliki terhadap ruang hijau ini. Rasa memiliki inilah yang menjadi salah satu kunci utama keberhasilan program penghijauan.
Pakde Bowo juga berencana untuk mengadakan berbagai event edukasi mengenai tanaman dan lingkungan. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan di sekitarnya.
Lebih jauh lagi, pengembangan teknologi pertanian modern juga diadopsi dalam program ini. Dengan memanfaatkan inovasi terbaru, diharapkan produktivitas lahan dapat meningkat dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
Di masa depan, Pakde Bowo ingin menjadikan lahan hijau ini tidak hanya sebagai sumber penghidupan, tetapi juga sebagai pusat pendidikan lingkungan bagi warga sekitar. Penghijauan yang dilakukan bukan hanya sekedar untuk keindahan, namun juga untuk keberlangsungan ekosistem dan peningkatan kualitas hidup yang lebih baik.













