• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Saturday, June 20, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Health

Suami Siram Istri dengan Air Keras Setelah Rujuk Ditolak di Pinrang Sulsel

Malino SPDI by Malino SPDI
May 6, 2026
in Health
0
Suami Siram Istri dengan Air Keras Setelah Rujuk Ditolak di Pinrang Sulsel
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, sebuah insiden tragis melibatkan seorang pria bernama Supardi alias Bang Tigor (53). Ia ditangkap setelah menyiram istrinya, Nuraini (41), dengan air keras, menyebabkan korban mengalami luka bakar parah di wajah dan tangan.

Menurut informasi dari pihak kepolisian, insiden tersebut terjadi karena korban menolak ajakan pelaku untuk rujuk setelah sekian lama terpisah. Kasat Reskrim Polres Pinrang, AKP Ananda Gunawan, menjelaskan bahwa pelaku merasa sakit hati dan tidak dihargai oleh Nuraini.

READ ALSO

Jasad Pria Ditemukan di Selokan Bekasi, Polisi Amankan 4 Tersangka

Deklarasi Perang Hukum Kami Melawan Jokowi

Peristiwa ini terjadi saat Nuraini sedang berbaring sambil menggunakan handphone di belakang tempat jualannya. Supardi datang dengan memakai helm dan menyiramkan air keras ke wajah istrinya tanpa peringatan, yang membuat korban langsung berteriak minta tolong.

Warga setempat yang mendengar teriakan tersebut berusaha untuk membantu, tetapi Supardi berhasil melarikan diri. Ananda menambahkan bahwa pelaku membeli gorengan sebelum melakukan aksinya, menunjukkan bahwa ia telah merencanakan serangan ini.

Pasca kejadian, Nuraini dilarikan ke rumah keluarganya sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis yang intensif. Setelah menerima laporan, polisi langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap Supardi tanpa perlawanan.

Akar Masalah Kekerasan Dalam Rumah Tangga di Indonesia

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan isu yang sangat serius di Indonesia. Banyak kasus serupa yang terjadi, sering kali didorong oleh masalah komunikasi dan ketidakpuasan dalam hubungan. Kasus Supardi dan Nuraini hanyalah contoh kecil dari realitas yang lebih besar.

Berbagai faktor bisa menjadi pemicu terjadinya KDRT, seperti masalah ekonomi, ketidakadilan gender, dan tekanan sosial. Statistik menunjukkan bahwa masih banyak perempuan yang menjadi korban, tetapi sering kali mereka tidak bisa atau malu untuk melaporkan kekerasan yang dialami.

Selain itu, sering kali pelaku merasa memiliki hak untuk mengontrol atau mencederai pasangan mereka. Pendidikan dan kesadaran akan hak asasi manusia sangat penting untuk mencegah terulangnya kekerasan ini.

Memperkuat komunikasi antara pasangan juga menjadi kunci untuk mencegah konflik. Ketika kedua belah pihak mampu berbicara secara terbuka, banyak masalah dapat diselesaikan dengan cara damai sebelum berkembang menjadi kekerasan.

Banyak organisasi di Indonesia yang berjuang untuk meningkatkan kesadaran akan KDRT dan membantu korban mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan. Namun, peran masyarakat juga diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan mendukung.

Pentingnya Peran Polisi Dalam Menangani Kasus KDRT

Pihak kepolisian memiliki tanggung jawab besar dalam menangani kasus-kasus KDRT. Mereka tidak hanya perlu menangkap pelaku, tetapi juga memberikan perlindungan dan dukungan kepada korban. Dalam kasus Supardi, respon cepat pihak kepolisian menunjukkan pentingnya tindakan segera.

Polisi diharapkan dapat mendengar keluhan korban dan memberikan solusi yang sesuai. Tak jarang, proses hukum menjadi sangat panjang dan melelahkan bagi korban, sehingga dukungan psikologis juga penting diberikan.

Masyarakat pun diimbau untuk lebih aktif melaporkan kasus KDRT yang mereka saksikan. Polisi dapat berfungsi sebagai perantara untuk memberikan bantuan, tetapi tanpa laporan dari masyarakat, banyak kasus tidak dapat terungkap.

Pendidikan juga merupakan bagian dari pendekatan yang lebih besar. Anggota polisi harus dilatih untuk mengenali tanda-tanda KDRT dan cara menangani laporan dengan empati dan kepekaan. Hal ini penting agar korban merasa aman untuk melaporkan kejadian yang mereka alami.

Keberadaan hukum yang jelas dan tegas juga diperlukan. Dengan aturan yang ketat dan langkah hukum yang pasti, diharapkan dapat menurunkan angka kekerasan dalam rumah tangga di negara ini.

Perlunya Penanganan Komprehensif terhadap Korban KDRT

Setelah mengalami kekerasan, korban sangat membutuhkan bantuan untuk pulih baik secara mental maupun fisik. Rumah sakit dan lembaga sosial memiliki peran krusial dalam menyediakan perawatan yang diperlukan. Tidak hanya perawatan medis, tetapi juga dukungan psikologis.

Satu langkah yang bisa diambil adalah menciptakan tempat aman bagi korban untuk beristirahat dan mendapatkan dukungan. Banyak organisasi non-pemerintah telah memulai program yang membantu korban KDRT untuk mendapatkan tempat tinggal dan dukungan profesional.

Pendidikan dan pelatihan keterampilan juga penting untuk memastikan korban dapat mandiri setelah keluar dari situasi berbahaya. Mereka perlu diberi kesempatan untuk belajar dan bekerja agar tidak kembali ke dalam lingkungan yang sama.

Penting juga untuk menyadari bahwa masukan dari komunitas sangat penting. Dukungan sosial dari keluarga dan teman-teman dapat membantu korban merasa lebih kuat dan termotivasi untuk melanjutkan hidup mereka.

Melalui pendekatan yang komprehensif, diharapkan korban KDRT dapat sembuh dan mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Kesadaran kolektif dari masyarakat sangat penting untuk menciptakan perubahan yang berarti.

Tags: AirdenganDitolakIstriKerasPinrangRujukSetelahSiramSuamiSulsel

Related Posts

Jasad Pria Ditemukan di Selokan Bekasi, Polisi Amankan 4 Tersangka
Health

Jasad Pria Ditemukan di Selokan Bekasi, Polisi Amankan 4 Tersangka

June 20, 2026
Deklarasi Perang Hukum Kami Melawan Jokowi
Health

Deklarasi Perang Hukum Kami Melawan Jokowi

June 19, 2026
Kejagung Sita Alphard Milik Orang Kepercayaan di Kasus Sony Sonjaya
Health

Kejagung Sita Alphard Milik Orang Kepercayaan di Kasus Sony Sonjaya

June 19, 2026
Tamu Masih Menginap Saat Eksekusi Hotel Sultan Menurut Penjelasan Polisi
Health

Tamu Masih Menginap Saat Eksekusi Hotel Sultan Menurut Penjelasan Polisi

June 18, 2026
Menhaj Gus Irfan Ungkap Penurunan Angka Kematian Jemaah Haji RI 2026
Health

Menhaj Gus Irfan Ungkap Penurunan Angka Kematian Jemaah Haji RI 2026

June 18, 2026
Pemprov DKI Membuka 2843 Lowongan Kerja dengan Syarat KTP Jakarta
Health

Pemprov DKI Membuka 2843 Lowongan Kerja dengan Syarat KTP Jakarta

June 17, 2026
Next Post
Usai Lapor Prabowo, Bos OJK Yakin Dolar AS Akan Kembali, Ini Syaratnya

Usai Lapor Prabowo, Bos OJK Yakin Dolar AS Akan Kembali, Ini Syaratnya

POPULAR NEWS

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

May 16, 2026
Polisi Berikan Penjelasan Mengenai Pocong Duduk yang Viral di Teras Warga Depok

Polisi Berikan Penjelasan Mengenai Pocong Duduk yang Viral di Teras Warga Depok

May 24, 2026
Pengemudi Tabrak Pedagang Buah di Jaktim Resmi Jadi Tersangka

Pengemudi Tabrak Pedagang Buah di Jaktim Resmi Jadi Tersangka

May 6, 2026
Penyesuaian Harga BBM Pertamax Telah Melalui Proses Penilaian

Penyesuaian Harga BBM Pertamax Telah Melalui Proses Penilaian

June 11, 2026
Potensi Besar Properti Komersial di Gading Serpong Didukung oleh Pasar yang Berkembang

Potensi Besar Properti Komersial di Gading Serpong Didukung oleh Pasar yang Berkembang

June 10, 2026

EDITOR'S PICK

Pau Cubarsi Batu Karang dari Akademi La Masia

Pau Cubarsi Batu Karang dari Akademi La Masia

May 28, 2026
IHSG Sesi Pertama Turun 0,91% Menjadi 6.149

IHSG Sesi Pertama Turun 0,91% Menjadi 6.149

May 26, 2026
Dua ABK Meninggal, Satu Orang Hilang

Dua ABK Meninggal, Satu Orang Hilang

May 5, 2026
Dua Tahun Awal Menentukan Program PLTS 100 GW

Dua Tahun Awal Menentukan Program PLTS 100 GW

May 30, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Mendagri dan Menteri PKP Teken SKB untuk Percepatan 3 Juta Rumah
  • 2.319 Unit Rumah Kerusakan Akibat Gempa di Sigi
  • Hunian Dekat TOD dan Rumah Hemat Energi Jadi Primadona Saat Rupiah Melemah
  • Amerika Serikat vs Australia Sudah Dimulai, Dapatkan Streaming Langsung Piala Dunia 2026
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In