• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Saturday, September 19, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Health

Suami Siram Istri dengan Air Keras Setelah Rujuk Ditolak di Pinrang Sulsel

Malino SPDI by Malino SPDI
May 6, 2026
in Health
0
Suami Siram Istri dengan Air Keras Setelah Rujuk Ditolak di Pinrang Sulsel
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, sebuah insiden tragis melibatkan seorang pria bernama Supardi alias Bang Tigor (53). Ia ditangkap setelah menyiram istrinya, Nuraini (41), dengan air keras, menyebabkan korban mengalami luka bakar parah di wajah dan tangan.

Menurut informasi dari pihak kepolisian, insiden tersebut terjadi karena korban menolak ajakan pelaku untuk rujuk setelah sekian lama terpisah. Kasat Reskrim Polres Pinrang, AKP Ananda Gunawan, menjelaskan bahwa pelaku merasa sakit hati dan tidak dihargai oleh Nuraini.

READ ALSO

Kasus ISPA Naik, Banten Perpanjang PJJ Hingga 11 September

Tim Khusus Dikirim untuk Cari 5 Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Peristiwa ini terjadi saat Nuraini sedang berbaring sambil menggunakan handphone di belakang tempat jualannya. Supardi datang dengan memakai helm dan menyiramkan air keras ke wajah istrinya tanpa peringatan, yang membuat korban langsung berteriak minta tolong.

Warga setempat yang mendengar teriakan tersebut berusaha untuk membantu, tetapi Supardi berhasil melarikan diri. Ananda menambahkan bahwa pelaku membeli gorengan sebelum melakukan aksinya, menunjukkan bahwa ia telah merencanakan serangan ini.

Pasca kejadian, Nuraini dilarikan ke rumah keluarganya sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis yang intensif. Setelah menerima laporan, polisi langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap Supardi tanpa perlawanan.

Akar Masalah Kekerasan Dalam Rumah Tangga di Indonesia

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan isu yang sangat serius di Indonesia. Banyak kasus serupa yang terjadi, sering kali didorong oleh masalah komunikasi dan ketidakpuasan dalam hubungan. Kasus Supardi dan Nuraini hanyalah contoh kecil dari realitas yang lebih besar.

Berbagai faktor bisa menjadi pemicu terjadinya KDRT, seperti masalah ekonomi, ketidakadilan gender, dan tekanan sosial. Statistik menunjukkan bahwa masih banyak perempuan yang menjadi korban, tetapi sering kali mereka tidak bisa atau malu untuk melaporkan kekerasan yang dialami.

Selain itu, sering kali pelaku merasa memiliki hak untuk mengontrol atau mencederai pasangan mereka. Pendidikan dan kesadaran akan hak asasi manusia sangat penting untuk mencegah terulangnya kekerasan ini.

Memperkuat komunikasi antara pasangan juga menjadi kunci untuk mencegah konflik. Ketika kedua belah pihak mampu berbicara secara terbuka, banyak masalah dapat diselesaikan dengan cara damai sebelum berkembang menjadi kekerasan.

Banyak organisasi di Indonesia yang berjuang untuk meningkatkan kesadaran akan KDRT dan membantu korban mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan. Namun, peran masyarakat juga diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan mendukung.

Pentingnya Peran Polisi Dalam Menangani Kasus KDRT

Pihak kepolisian memiliki tanggung jawab besar dalam menangani kasus-kasus KDRT. Mereka tidak hanya perlu menangkap pelaku, tetapi juga memberikan perlindungan dan dukungan kepada korban. Dalam kasus Supardi, respon cepat pihak kepolisian menunjukkan pentingnya tindakan segera.

Polisi diharapkan dapat mendengar keluhan korban dan memberikan solusi yang sesuai. Tak jarang, proses hukum menjadi sangat panjang dan melelahkan bagi korban, sehingga dukungan psikologis juga penting diberikan.

Masyarakat pun diimbau untuk lebih aktif melaporkan kasus KDRT yang mereka saksikan. Polisi dapat berfungsi sebagai perantara untuk memberikan bantuan, tetapi tanpa laporan dari masyarakat, banyak kasus tidak dapat terungkap.

Pendidikan juga merupakan bagian dari pendekatan yang lebih besar. Anggota polisi harus dilatih untuk mengenali tanda-tanda KDRT dan cara menangani laporan dengan empati dan kepekaan. Hal ini penting agar korban merasa aman untuk melaporkan kejadian yang mereka alami.

Keberadaan hukum yang jelas dan tegas juga diperlukan. Dengan aturan yang ketat dan langkah hukum yang pasti, diharapkan dapat menurunkan angka kekerasan dalam rumah tangga di negara ini.

Perlunya Penanganan Komprehensif terhadap Korban KDRT

Setelah mengalami kekerasan, korban sangat membutuhkan bantuan untuk pulih baik secara mental maupun fisik. Rumah sakit dan lembaga sosial memiliki peran krusial dalam menyediakan perawatan yang diperlukan. Tidak hanya perawatan medis, tetapi juga dukungan psikologis.

Satu langkah yang bisa diambil adalah menciptakan tempat aman bagi korban untuk beristirahat dan mendapatkan dukungan. Banyak organisasi non-pemerintah telah memulai program yang membantu korban KDRT untuk mendapatkan tempat tinggal dan dukungan profesional.

Pendidikan dan pelatihan keterampilan juga penting untuk memastikan korban dapat mandiri setelah keluar dari situasi berbahaya. Mereka perlu diberi kesempatan untuk belajar dan bekerja agar tidak kembali ke dalam lingkungan yang sama.

Penting juga untuk menyadari bahwa masukan dari komunitas sangat penting. Dukungan sosial dari keluarga dan teman-teman dapat membantu korban merasa lebih kuat dan termotivasi untuk melanjutkan hidup mereka.

Melalui pendekatan yang komprehensif, diharapkan korban KDRT dapat sembuh dan mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Kesadaran kolektif dari masyarakat sangat penting untuk menciptakan perubahan yang berarti.

Tags: AirdenganDitolakIstriKerasPinrangRujukSetelahSiramSuamiSulsel

Related Posts

Kasus ISPA Naik, Banten Perpanjang PJJ Hingga 11 September
Health

Kasus ISPA Naik, Banten Perpanjang PJJ Hingga 11 September

September 9, 2026
Tim Khusus Dikirim untuk Cari 5 Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda
Health

Tim Khusus Dikirim untuk Cari 5 Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda

September 8, 2026
Banjir Menggenangi 16156 Rumah di Muratara Sumsel dan Menewaskan 1 Balita
Health

Hujan Lebat Menyebabkan Banjir di Tiga Wilayah Sumut, Ribuan Warga Terpengaruh

September 8, 2026
Kebakaran Hutan Gunung Semeru Padam, Hanguskan 3.072 Hektare Lahan
Health

Kebakaran Hutan Gunung Semeru Padam, Hanguskan 3.072 Hektare Lahan

September 7, 2026
Erupsi Gunung Anak Krakatau Terus Berlanjut
Health

Erupsi Gunung Anak Krakatau Terus Berlanjut

September 7, 2026
Foto Jakarta Menyemprot Jalan untuk Mitigasi Abu Vulkanik Anak Krakatau
Health

Foto Jakarta Menyemprot Jalan untuk Mitigasi Abu Vulkanik Anak Krakatau

September 6, 2026
Next Post
Usai Lapor Prabowo, Bos OJK Yakin Dolar AS Akan Kembali, Ini Syaratnya

Usai Lapor Prabowo, Bos OJK Yakin Dolar AS Akan Kembali, Ini Syaratnya

POPULAR NEWS

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

August 10, 2026
Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

August 8, 2026
Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

May 21, 2026
Menko Polkam Pastikan Upaya Pembebasan WNI yang Diculik oleh Israel

Menko Polkam Pastikan Upaya Pembebasan WNI yang Diculik oleh Israel

May 21, 2026
99,8% Transaksi Digital, Perkuat Pertahanan Melawan Cyber Fraud

99,8% Transaksi Digital, Perkuat Pertahanan Melawan Cyber Fraud

May 23, 2026

EDITOR'S PICK

Nempel Sekolah dan Dekat Whoosh, Diamond Commercial Summarecon Bandung Target Pasar Baru

Nempel Sekolah dan Dekat Whoosh, Diamond Commercial Summarecon Bandung Target Pasar Baru

May 1, 2026
Kunjungi Hotel Jemaah Timwas Haji DPR Terima Banyak Keluhan

Kunjungi Hotel Jemaah Timwas Haji DPR Terima Banyak Keluhan

May 23, 2026
Peradi Bersatu Tanggapi Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa

Peradi Bersatu Tanggapi Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa

June 20, 2026
Geledah Rumah Heri Black Terkait Kasus Bea Cukai oleh KPK

Geledah Rumah Heri Black Terkait Kasus Bea Cukai oleh KPK

May 13, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Kasus ISPA Naik, Banten Perpanjang PJJ Hingga 11 September
  • Sertifikasi Halal Pipa Vinilon Diterbitkan oleh BPJPH secara Resmi
  • Program MBG di Sumut Harus Terus Berjalan untuk Kebutuhan Daerah
  • Febrie Heran soal Pemeriksaan Tersangka Menggunakan Rujukan Instansi Lain
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In