PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menyampaikan rasa duka yang mendalam atas peristiwa kecelakaan lalu lintas di Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, yang terjadi pada Sabtu (1/8). Kecelakaan tragis ini melibatkan sebuah mobil tangki minyak dan pikap yang mengangkut mahasiswa KKN, mengakibatkan banyaknya korban jiwa dan luka-luka.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga, Edi Mangun, memastikan bahwa kendaraan yang terlibat tidak terdaftar sebagai armada operasional perusahaan. Pihaknya berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pihak berwenang dalam menyelidiki kejadian tersebut.
Pihak Pertamina juga menegaskan bahwa mereka akan melakukan komunikasi intensif dengan semua pihak terkait dalam upaya mengumpulkan informasi yang diperlukan. Dalam pernyataannya, Edi menyampaikan harapannya agar proses penanganan dan penyelidikan dapat berlangsung transparan dan cepat.
Rincian Kejadian Kecelakaan Maut di Kalimantan Selatan
Mobil tangki minyak menabrak kendaraan pikap yang mengangkut mahasiswa KKN di Jalan Alternatif Batulicin-Banjarbaru, tepatnya di Desa Gunung Raya, Kecamatan Mantewe. Kecelakaan ini berlangsung sekitar pukul 12.00 Wita, ketika mobil tangki yang dikemudikan oleh MI kehilangan kendali dan menabrak pikap tersebut.
Dari delapan orang yang terlibat dalam insiden tersebut, tujuh di antaranya dilaporkan tewas akibat kecelakaan itu. Satu orang lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Marina di Kabupaten Tanah Bumbu untuk mendapatkan perawatan.
Kapolsek Mantewe, AKP Kusnin, menjelaskan bagaimana kecelakaan tersebut terjadi. Ia mengungkapkan bahwa mobil tangki yang hilang kendali melaju dari arah Banjarbaru menuju Batulicin dengan kecepatan tinggi.
Dampak Kecelakaan Terhadap Korban dan Keluarga
Kecelakaan ini mengakibatkan banyaknya korban meninggal dan luka, yang tentunya memberikan dampak emosional yang besar bagi keluarga mereka. Edi dalam pernyataannya turut menyampaikan belasungkawa mendalam kepada para keluarga korban, berharap agar mereka diberikan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.
Korban tewas terdiri dari beberapa mahasiswa dari Universitas Lambung Mangkurat dan Universitas Nahdatul Ulama Kalsel. Keluarga korban kini menghadapi situasi sulit, dan diperlukan dukungan masyarakat untuk membantu mereka dalam proses berduka ini.
Ada satu sopir mobil tangki yang juga termasuk dalam daftar korban. Ini menunjukkan bagaimana kecelakaan semacam ini tidak hanya merugikan satu pihak, tetapi seluruh pengemudi dan penumpang yang terlibat.
Pentingnya Keselamatan Lalu Lintas dan Edukasi Pengemudi
Kecelakaan ini mengingatkan kita akan pentingnya keselamatan berlalu lintas dan perlunya edukasi yang tepat bagi pengemudi. Perlu adanya kesadaran bahwa kelalaian dalam berkendara bisa berakibat fatal, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.
Pengemudi harus mendapatkan pelatihan yang baik, khususnya mengenai penanganan situasi darurat dan kontrol kendaraan dalam kecepatan tinggi. Ini menjadi salah satu poin penting yang perlu diperhatikan oleh pihak terkait dalam industri transportasi.
Selain itu, masyarakat juga perlu berpartisipasi dalam meningkatkan kesadaran mengenai keselamatan berlalu lintas. Edukasi yang berkelanjutan dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.
















