• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Sunday, November 8, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Travel

Polisi Tangkap 5 Pelaku Penganiayaan dan Paksaan Terhadap Pria di Tangerang

Malino SPDI by Malino SPDI
August 9, 2026
in Travel
0
Polisi Tangkap 5 Pelaku Penganiayaan dan Paksaan Terhadap Pria di Tangerang
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Polresta Tangerang baru-baru ini menangkap lima tersangka terkait kasus penyiksaan dan dugaan pelecehan seksual terhadap seorang karyawan bank keliling berinisial PG, berusia 25 tahun, di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Banten. Penangkapan ini menunjukkan bagaimana tindakan kekerasan bisa muncul dalam situasi kerja yang terlihat biasa namun menyimpan potensi konflik yang serius.

Menurut keterangan Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, kelima tersangka terdiri dari EDD, seorang bos, serta empat karyawannya, yaitu SD (21), ML (22), AD (31), dan DD (21). Penangkapan ini terjadi di wilayah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada hari Jumat, 7 Agustus 2023, setelah polisi mendapatkan informasi terkait kasus ini.

READ ALSO

Erick Thohir Akui Terdaftar dalam Daftar Sadap Listyo dan Rekan

Jokowi Hemat Bicara Soal Kasus Penyadapan Listyo Terhadap Prabowo

Kejadian ini memicu perhatian publik, terutama karena kekerasan semacam ini sering kali tertutupi dalam lingkungan pekerjaan. Maruli menjelaskan bahwa bosnya, EDD, yang menyuruh untuk melakukan penganiayaan tersebut, sedangkan empat karyawan lainnya berperan aktif dalam tindakan itu.

Kronologi Kejadian: Dari Kecurigaan Hingga Tindakan Kekerasan

Segala sesuatu berawal dari kecurigaan EDD terhadap PG setelah karyawan tersebut mengajukan pengunduran diri. Pengunduran diri tersebut dianggap mencurigakan, karena PG dinilai akan membuka usaha bank keliling yang serupa dan berpotensi mengambil alih nasabah yang telah ditangani selama ini.

Kecurigaan ini menimbulkan ketidakpuasan di antara rekan-rekan kerjanya dan berujung pada tindakan kekerasan. Dalam penjelasan Maruli, EDD dan empat karyawan yang lainnya tidak mengizinkan PG keluar dari perusahaan dan malah memaksa untuk tetap tinggal dengan cara yang sangat tidak pantas.

Selama beberapa jam, PG mengalami kekerasan fisik dan tindakan asusila yang dilakukan secara berkelompok. Situasi ini menunjukkan bagaimana ketidakpahaman dan kerentanan dalam lingkungan kerja dapat berujung pada pelanggaran hukum yang sangat serius.

Dampak Hukum dan Perlindungan Korban

Para tersangka kini dihadapkan pada Pasal 262 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Kekerasan Terhadap Orang dan Pasal 446 KUHP yang mengatur tentang Perampasan Kemerdekaan Orang. Hal ini memastikan bahwa mereka akan menghadapi konsekuensi hukum yang berat, terutama mengingat sifat kekerasan yang dilakukan.

Maruli juga mengutarakan bahwa tindakan asusila yang muncul dalam kasus ini menambah bobot tuduhan terhadap para tersangka. Mereka terancam hukuman penjara yang cukup lama, dengan ancaman sampai 8 tahun untuk pelanggaran berat semacam ini.

Penting untuk dicatat bahwa perlindungan terhadap korban adalah langkah awal dalam memperbaiki lingkungan kerja yang aman. Ini juga membawa perhatian lebih pada perlunya mekanisme yang mencakup dukungan psikologis dan hukum bagi korban kekerasan di tempat kerja.

Viralnya Kasus Ini di Media Sosial

Sebuah video yang memperlihatkan PG dalam kondisi mengenaskan juga viral di media sosial, memperparah situasi dan menarik perhatian publik. Video itu menunjukkan PG yang terpaksa melakukan tindakan yang sangat merendahkan sambil berdiri dalam keadaan tidak mengenakan celana.

Rekaman tersebut memperlihatkan berbagai pelanggaran terhadap hak asasi manusia, dan terus menyebar di kalangan masyarakat. Keberadaan video ini mengingatkan kita akan pentingnya mengambil tindakan tegas terhadap pelecehan dan kekerasan dalam bentuk apapun.

Peristiwa tersebut terjadi pada malam antara 28 dan 29 Juli, menunjukkan betapa cepatnya berita negatif bisa menyebar dan memicu reaksi sosial. Dalam konteks ini, tindakan masyarakat pun menjadi aspek penting dalam melawan praktik-praktik kekerasan di tempat kerja.

Tags: danPaksaanPelakuPenganiayaanPolisiPriaTangerangTangkapterhadap

Related Posts

Erick Thohir Akui Terdaftar dalam Daftar Sadap Listyo dan Rekan
Travel

Erick Thohir Akui Terdaftar dalam Daftar Sadap Listyo dan Rekan

November 8, 2026
Jokowi Hemat Bicara Soal Kasus Penyadapan Listyo Terhadap Prabowo
Travel

Jokowi Hemat Bicara Soal Kasus Penyadapan Listyo Terhadap Prabowo

November 7, 2026
Penghargaan untuk Mendagri Tito atas Reformasi Pemerintahan Daerah
Travel

Penghargaan untuk Mendagri Tito atas Reformasi Pemerintahan Daerah

November 7, 2026
KPK Sita Rp2 M dari Direksi Terkait Kasus Digitalisasi SPBU
Travel

KPK Sita Rp2 M dari Direksi Terkait Kasus Digitalisasi SPBU

November 6, 2026
Roy Suryo Menolak Kesaksian Jokowi dalam Sidang Kasus Ijazah
Travel

Roy Suryo Menolak Kesaksian Jokowi dalam Sidang Kasus Ijazah

November 6, 2026
Ketua DPD RI Sultan Najamudin Membahas Gagasan Demokrasi Hijau
Travel

Ketua DPD RI Sultan Najamudin Membahas Gagasan Demokrasi Hijau

November 5, 2026
Next Post
Dulu Bertaruh Nyawa 3 Jam di Tebing Terjal, Kini Anak Sekolah dalam 30 Menit di Yunnan

Dulu Bertaruh Nyawa 3 Jam di Tebing Terjal, Kini Anak Sekolah dalam 30 Menit di Yunnan

POPULAR NEWS

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

August 10, 2026
Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

August 9, 2026
Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

August 8, 2026
99,8% Transaksi Digital, Perkuat Pertahanan Melawan Cyber Fraud

99,8% Transaksi Digital, Perkuat Pertahanan Melawan Cyber Fraud

May 23, 2026
Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

May 21, 2026

EDITOR'S PICK

Ditegur karena keracunan, SPPG di Batang dan Tulungagung disetop

Ditegur karena keracunan, SPPG di Batang dan Tulungagung disetop

September 26, 2026
Mall Makassar Mulai Konstruksi Utama dan Jadi Pusat Gaya Hidup Indonesia Timur

Mall Makassar Mulai Konstruksi Utama dan Jadi Pusat Gaya Hidup Indonesia Timur

May 11, 2026
Optimisme Tito Program Perumahan Rakyat Dorong Kemajuan Daerah

Optimisme Tito Program Perumahan Rakyat Dorong Kemajuan Daerah

May 6, 2026
Operasi Patuh Menjunjung Pendekatan Humanis dengan Ketegasan

Operasi Patuh Menjunjung Pendekatan Humanis dengan Ketegasan

June 7, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Erick Thohir Akui Terdaftar dalam Daftar Sadap Listyo dan Rekan
  • Dugaan Penyadapan Ilegal Meningkat Setelah Putusan MK 90 Menurut Hasto
  • Proses Verifikasi Suket Gibran Sesuai Aturan Kata KPU Tegaskan
  • Kebakaran di Stasiun Gambir, PT KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tetap Normal
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In