Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya lingkungan yang bersih, isu pengelolaan sampah semakin mendapatkan perhatian. Kebijakan seperti zero waste menjadi suatu keharusan untuk menjaga kualitas kehidupan di masyarakat dan kelestarian alam.
Oleh karena itu, peran serta lembaga seperti DPRD di segala tingkatan menjadi vital dalam menentukan arah dan kebijakan yang tepat. Melalui peraturan daerah yang kuat dan anggaran memadai, harapan terhadap pengelolaan sampah yang lebih baik pun semakin besar.
Pentingnya Regulasi dalam Pengelolaan Sampah yang Efektif
Regulasi yang tegas memainkan peran penting dalam pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan. Dalam konteks ini, Hanif meminta DPRD untuk memperkuat peraturan yang ada sebagai landasan bagi implementasi kebijakan zero waste.
Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025–2029 menegaskan bahwa pengelolaan sampah adalah tanggung jawab negara. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa negara berkomitmen untuk menjamin hak konstitusional warga negara akan lingkungan yang sehat.
Tuntutan untuk melaksanakan pengaturan ini semakin mendesak seiring dengan meningkatnya volume sampah. Oleh karena itu, tanggung jawab daerah dalam menerapkan inovasi pengelolaan sangat penting.
Dukungan dari DPRD dan Komitmen untuk Lingkungan
Siswanto, Ketua Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia, mengakui bahwa pengelolaan isu lingkungan sering kali terabaikan dalam prioritas anggaran. Sektor infrastruktur fisik cenderung mendapatkan perhatian lebih dibandingkan isu lingkungan yang dihadapi masyarakat setiap hari.
Dengan adanya forum yang membahas isu ini, diharapkan ada titik balik dalam pandangan DPRD. Dukungan terhadap pengelolaan sampah yang lebih baik adalah langkah awal untuk menciptakan lingkungan yang lebih hidup dan sehat.
Alih-alih mengesampingkan pentingnya lingkungan, DPRD diharapkan dapat membangun kesadaran bahwa isu ini adalah fundamental bagi keberlanjutan daerah. Kolaborasi antara legislatif dan masyarakat menjadi kunci untuk mencapai tujuan tersebut.
Keterlibatan Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah yang Berkelanjutan
Keterlibatan masyarakat merupakan aspek yang tak terpisahkan dalam pengelolaan sampah. Program-program edukasi dan kesadaran terhadap dampak sampah terhadap lingkungan harus terus digalakkan.
Kegiatan seperti daur ulang sampah dan gerakan bersih-bersih dapat melibatkan masyarakat secara langsung. Dengan pelibatan ini, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat tetapi juga agen perubahan dalam pengelolaan sampah.
Melalui peningkatan kesadaran dan keterlibatan langsung, diharapkan ada perubahan sikap. Masyarakat perlu merasakan tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar mereka.













