Pada tanggal 25 Januari setiap tahun, Indonesia merayakan Hari Gizi Nasional. Perayaan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang demi kesehatan yang optimal.
Setiap tahun, tema yang diangkat di Hari Gizi Nasional menjadi panduan dalam mengedukasi masyarakat. Pada tahun 2026, tema yang diusung adalah “Penuhi Gizi Seimbang dari Pangan Lokal” yang mengedepankan penggunaan pangan lokal untuk mencapai gizi yang seimbang.
Slogan “Sehat Dimulai dari Piringku” turut menekankan pentingnya menerapkan pola makan sehat sehari-hari. Ini semua bertujuan untuk mendorong masyarakat memahami cara memilih makanan yang bergizi dan berkualitas.
Dokter spesialis gizi klinik Imelda Goretti menyoroti beberapa prinsip penting dalam menjalani diet sehat. Prinsip tersebut mencakup cara mengatur porsi makanan, jenis karbohidrat, serta sumber protein yang berkualitas.
Pentingnya memperhatikan porsi makan bagi kesehatan
Porsi makan yang seimbang adalah kunci untuk meningkatkan kesehatan jangka panjang. Mengatur isi piring Anda menjadi setengah buah dan sayur, serta seperempat bagian untuk karbohidrat dan protein adalah langkah awal yang baik.
Dokter Imelda merinci lebih lanjut bahwa pemilihan jenis karbohidrat juga sangat penting. Menggantikan nasi putih dengan sumber karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau ubi dapat memberikan manfaat lebih besar bagi kesehatan.
Karbohidrat kompleks cenderung lebih kaya serat dan memiliki indeks glikemik yang lebih rendah. Ini berarti mereka dapat membantu mengontrol kadar gula darah dan meningkatkan pencernaan.
Penting untuk diingat bahwa variasi dalam diet memberikan berbagai manfaat kesehatan. Memilih jenis buah dan sayuran yang berbeda akan menjamin tubuh memperoleh berbagai nutrisi yang dibutuhkan.
Strategi memilih protein yang berkualitas untuk diet seimbang
Dalam menjalani pola makan sehat, pemilihan sumber protein juga patut menjadi perhatian. Protein dari sumber hewani seperti ikan, ayam tanpa kulit, dan telur dapat membantu menjaga metabolisme tubuh.
Namun, penting juga untuk menambahkan protein nabati dalam diet. Sumber protein nabati seperti tahu, tempe, dan kacang-kacangan sangat baik untuk kesehatan secara keseluruhan.
Makanan nabati mengandung lebih banyak serat dan lebih rendah lemak jenuh dibandingkan dengan protein hewani. Ini membuat mereka menjadi pilihan yang baik bagi mereka yang ingin mengatur kadar kolesterol.
Selanjutnya, penting untuk mengedukasi masyarakat tentang manfaat protein dalam diet sehari-hari. Protein tidak hanya penting untuk pertumbuhan dan perbaikan tubuh, tetapi juga berperan dalam menjaga energi dan keseimbangan hormon.
Bagaimana makanan lokal mendukung gizi seimbang
Pangan lokal memiliki keunggulan dalam hal kesegaran dan keberlanjutan. Menggunakan bahan makanan yang tersedia di sekitar kita tidak hanya lebih sehat tetapi juga mendukung perekonomian lokal.
Dengan memanfaatkan bahan makanan lokal, kita juga bisa mendapatkan nutrisi yang lebih baik. Sumber pangan lokal biasanya lebih kaya akan vitamin dan mineral dibandingkan dengan pangan yang diimpor.
Keberagaman pangan lokal juga memberikan kesempatan untuk menikmati berbeda cita rasa. Dalam menggali potensi pangan lokal, masyarakat dapat menemukan berbagai resep yang kaya akan tradisi dan kebudayaan.
Selanjutnya, integrasi makanan lokal dalam pola makan sehari-hari turut mendukung visi kesehatan nasional. Hal ini sejalan dengan upaya untuk mencapai pertanian yang berkelanjutan, sekaligus menjaga budaya pangan lokal.











