Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto baru saja melakukan mutasi besar-besaran di lingkungan Polri setelah dilantik. Langkah ini menyangkut 88 perwira tinggi dan menengah, serta menjadi bagian penting dari dinamika organisasi.
Mutasi tersebut diumumkan melalui Surat Telegram Kapolri yang tertanggal 2 Oktober 2026. Pergantian pejabat ini diharapkan dapat menjaga kesinambungan tugas serta memberikan ruang karier bagi personel Polri.
Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Johnny Eddizon Isir, menegaskan bahwa perubahan ini bukan hal yang baru dalam tubuh Polri. Proses mutasi dan rotasi jabatan diberikan untuk memenuhi kebutuhan dan mendorong perkembangan karir setiap anggota.
Pengangkatan Pejabat Baru dalam Polri
Dalam rangka pemenuhan tugas yang lebih efektif, beberapa pejabat utama juga mengalami pergantian. Ini termasuk mutasi di level Kapolda serta beberapa posisi strategis lainnya.
Seperti halnya Komjen Asep Edi Suheri yang diangkat menjadi Irwasum Polri, menggantikan Komjen Wahyu Widada. Sebelumnya, Asep menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya dan kini akan mengambil alih peran yang lebih luas dalam pengawasan.
Selain itu, Irjen Dedy Kusuma Bakti juga diangkat menjabat Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri, menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Komjen Yuda Gustawan. Penempatan Dedy diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengawasan intelijen di seluruh pelosok negeri.
Mutasi di Jabatan Struktural Polri
Pergantian juga terjadi di posisi Kepala Badan Reserse dan Kriminal, atau Kabareskrim. Irjen Asep Safrudin kini dipercaya untuk mengisi jabatan tersebut setelah sebelumnya dijabat oleh Komjen Syahardiantono.
Irjen Hery Herjawan menjadi Kepala Badan Pemeliharaan, mengambil alih posisi dari Komjen Karyoto yang akan pensiun. Penunjukan ini diyakini akan mendatangkan pembaruan dalam pendekatan kebijakan keamanan di masyarakat.
Selain itu, jabatan Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan kini diisi oleh Irjen Rudi Darmoko. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kapolda NTT dan kini diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan Polri.
Harapan terhadap Pejabat Baru di Polri
Johnny menyatakan bahwa setiap pejabat baru memiliki tantangan dan amanah yang besar. Harapannya, mereka mampu beradaptasi dan segera melaksanakan program kerja yang telah ada.
“Kami berharap mereka menyesuaikan diri dan melanjutkan pelaksanaan tugas, memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat,” ungkap Johnny. Setiap perwira yang baru dilantik diharapkan untuk berinovasi dalam pelaksanaan tugas.
Kepolisian RI berkomitmen untuk terus memperbarui diri demi memenuhi tuntutan masyarakat. Oleh karena itu, mutasi ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan profesionalisme anggota Polri di lapangan.















