• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Wednesday, October 14, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Properti

Hotel Mengejar Nilai Belanja Wisatawan

Malino SPDI by Malino SPDI
October 13, 2026
in Properti
0
Hotel Mengejar Nilai Belanja Wisatawan
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Industri pariwisata Bali memasuki fase baru yang diwarnai oleh perubahan signifikan dalam dinamika global. Setelah bertahun-tahun berfokus pada jumlah pengunjung sebagai indikator utama keberhasilan, sekarang perhatian beralih pada nilai ekonomi yang dibawa oleh setiap wisatawan.

Dalam laporan pasar properti kuartal ketiga 2026, terungkap bahwa daya tarik Bali sebagai destinasi wisata premium tetap kuat. Namun, permintaan wisatawan mulai menunjukkan tanda-tanda moderat sekaligus terus berlangsungnya pembangunan hotel mewah.

READ ALSO

Dukungan FORTRESS-HIMPERRA untuk 3 Juta Rumah

Townhouse Sydney: Highgrove dengan ukuran maksimal 340 m²

Ferry Salanto, Kepala Riset di Colliers Indonesia, menyampaikan bahwa tantangan bagi Bali bukan hanya soal mendatangkan lebih banyak pengunjung. Penting untuk memastikan setiap wisatawan yang datang memberikan kontribusi ekonomi yang lebih berarti.

Target Kunjungan Wisatawan Asing yang Masih Tinggi di Bali

Dari pemaparan Ferry, target kunjungan wisatawan asing ke Bali pada tahun 2026 adalah sekitar tujuh juta. Hingga Juli 2026, jumlah kunjungan tercatat sekitar 3,8 juta.

Untuk mencapai target tersebut, Bali perlu menarik sekitar 3,1 hingga 3,2 juta kunjungan dalam lima bulan ke depan. Rata-rata, sekitar 600.000 hingga 800.000 wisatawan per bulan sangat diperlukan untuk mewujudkannya.

Meskipun secara matematis target tersebut dapat dicapai, pencapaiannya dipandang cukup menantang. Hal ini disebabkan oleh kondisi global yang belum stabil dan tingginya biaya perjalanan.

Faktor seperti harga tiket pesawat, gangguan politik global, keterbatasan penerbangan, dan anggaran perjalanan yang berfluktuasi meningkatkan ketidakpastian bagi calon wisatawan. Oleh karena itu, fokus pertumbuhan pariwisata harus mencakup lebih dari sekadar jumlah kedatangan.

Lama tinggal dan pola pengeluaran wisatawan mempengaruhi dampak kunjungan terhadap bisnis hotel, restoran, spa, serta aktivitas wisata lokal di Bali.

Pentingnya Mengukur Nilai Pengeluaran Wisatawan

Pertanyaan yang diangkat oleh Ferry adalah apakah jumlah kunjungan seharusnya menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan pariwisata Bali. Dia menegaskan pentingnya pengalaman wisatawan yang lebih baik.

“Fokus seharusnya bukan hanya pada jumlah, tetapi bagaimana membuat wisatawan betah lebih lama, berbelanja lebih banyak, dan menikmati pengalaman yang lebih memuaskan,” tegasnya.

Pendekatan ini menempatkan kualitas pengalaman wisatawan sebagai elemen kunci dalam strategi destinasi. Wisatawan yang menghabiskan lebih banyak waktu dan dana di tempat-tempat lokal dapat berdampak positif pada ekonomi.

Bagi operator hotel, strategi untuk meningkatkan pendapatan dari paket pengalaman, layanan tambahan, dan aktivitas yang relevan menjadi sangat penting. Pendekatan ini membantu mendiversifikasi sumber pendapatan mereka.

Meski demikian, penting juga untuk tidak mengabaikan jumlah kunjungan. Angka wisatawan harus dipandang dalam konteks yang lebih luas, termasuk lama tinggal dan dampaknya terhadap ekonomi lokal.

Pertumbuhan Hotel Mewah Menjadi Tantangan Baru

Dalam konteks pertumbuhan pariwisata Bali, merek hotel mewah internasional terus memperluas kehadirannya. Menurut Ferry, hal ini terkait erat dengan reputasi Bali sebagai destinasi premium.

Investasi dalam hotel mewah dapat membuka lapangan kerja dan mendongkrak aktivitas ekonomi lokal. Produk akomodasi paduan kualitas tinggi ini sekaligus bisa menggoda wisatawan dengan daya belanja lebih besar.

Namun, pertumbuhan ini harus dilihat dengan kritis. Ferry mengingatkan tentang potensi kenaikan harga tanah, kemacetan, dan masalah lingkungan yang mungkin muncul akibat pembangunan yang terfokus pada area tertentu.

Keberadaan kawasan premium juga dapat membawa konsekuensi berupa meningkatnya biaya hidup bagi masyarakat setempat. Oleh karena itu, dampak ekonomi dari industri pariwisata harus dinilai berdampingan dengan manfaat yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat lokal.

Ferry menegaskan kembali bahwa keberhasilan pariwisata Bali sepatutnya tidak hanya diukur dari banyaknya hotel baru yang dioperasikan.

Meningkatnya Pasokan Kamar dan Persaingan yang Makin Ketat

Pasokan hotel di Bali meningkat dengan hampir 800 kamar baru yang tercatat pada 2026. Sementara tingkat hunian hotel masih dalam kisaran yang sehat, pertumbuhan permintaan diperkirakan melambat dibandingkan periode sebelumnya.

Kondisi ini menambah tantangan bagi operator untuk menaikkan tarif kamar. Persaingan kini tidak hanya berasal dari hotel berbintang tetapi juga dari pertumbuhan vila serta akomodasi sewa jangka pendek yang tidak selalu terdaftar secara formal.

Persaingan yang dihadapi hotel berlisensi menjadi lebih kompleks apabila dihadapkan pada akomodasi yang memiliki struktur biaya dan regulasi berbeda. Hal ini dapat menciptakan tekanan pada segmen wisatawan yang sensitif terhadap harga.

Penting untuk dicatat bahwa penurunan pendapatan per kamar bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti komposisi pasar yang berubah, lama tinggal, musim kunjungan, serta strategi harga dari masing-masing operator.

Dengan demikian, penambahan pasokan hotel bukanlah masalah besar jika dipadukan dengan pemahaman yang tepat mengenai permintaan dan segmentasi pasar. Tantangannya adalah menciptakan penawaran yang sesuai dengan karakter dan daya beli wisatawan.

Perubahan Pola Pemesanan yang Mempengaruhi Operasional Hotel

Perilaku pemesanan yang berubah juga menjadi tantangan bagi pengelolaan hotel. Ferry mencatat bahwa pernah ada pemesanan hotel di Bali yang dilakukan sekitar 12 minggu sebelum kedatangan, kini rentangnya menyusut menjadi 4 hingga 6 minggu.

Pengunduran waktu pemesanan ini menciptakan ketidakpastian bagi operator hotel dalam memprediksi permintaan. Pembenahan strategi harga menjadi lebih sulit dalam situasi yang tidak menentu.

“Semakin pendek jangka waktu pemesanan, maka semakin rendah visibilitas proyeksi permintaan,” ungkap Ferry.

Ketidakpastian yang meningkat berpengaruh pada keputusan seputar kapan hotel seharusnya menaikkan tarif, menawarkan promosi, atau membuka ketersediaan kamar.

Dalam situasi seperti ini, diskon agresif tidak selalu menjadi solusi yang efektif. Penurunan harga yang cepat demi meningkatkan okupansi dapat menekan tarif tanpa jaminan tambahan pendapatan yang sesuai.

Pentingnya Pendekatan Terukur dalam Pertumbuhan Pariwisata Bali

Prospek pariwisata Bali tetap cerah berkat reputasinya yang kuat, keberadaan merek internasional, dan daya tarik pengalaman wisata yang ditawarkan. Namun, pertumbuhan mencakup pentingnya menjaga keseimbangan antara permintaan, pasokan akomodasi, serta infrastruktur yang tersedia.

Bagi para pemangku kepentingan di sektor pariwisata, tantangan terbesar adalah meningkatkan kualitas pendapatan melalui kebijakan manajemen yang inovatif. Tentu saja, penambahan akomodasi harus mempertimbangkan kapasitas dan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal.

Arah strategi yang diusulkan adalah tidak hanya berfokus pada target kunjungan, tetapi juga melibatkan berbagai indikator lain. Lama tinggal, pengeluaran, kualitas pengalaman, dan distribusi manfaat ekonomi semuanya berperan dalam menilai keberhasilan pariwisata.

Dengan pendekatan yang lebih holistik, keberhasilan Bali bisa diukur bukan hanya dari seberapa banyak orang yang datang, tetapi juga dari seberapa besar nilai yang dihasilkan bagi wilayah dan masyarakatnya.

Tags: BelanjaHotelMengejarNilaiWisatawan

Related Posts

Dukungan FORTRESS-HIMPERRA untuk 3 Juta Rumah
Properti

Dukungan FORTRESS-HIMPERRA untuk 3 Juta Rumah

October 13, 2026
Townhouse Sydney: Highgrove dengan ukuran maksimal 340 m²
Properti

Townhouse Sydney: Highgrove dengan ukuran maksimal 340 m²

October 12, 2026
Perempuan Berpengaruh di Asia Tahun 2026
Properti

Perempuan Berpengaruh di Asia Tahun 2026

October 12, 2026
Transformasi Dapur Kecil Dengan Anggaran Rp300 Ribu
Properti

Transformasi Dapur Kecil Dengan Anggaran Rp300 Ribu

October 11, 2026
Ekspansi IHG Diperkuat oleh Hotel Indigo Yogyakarta
Properti

Ekspansi IHG Diperkuat oleh Hotel Indigo Yogyakarta

October 11, 2026
Hunian Modern di Altadena Prime Paramount Gading Serpong
Properti

Hunian Modern di Altadena Prime Paramount Gading Serpong

October 10, 2026
Next Post
KPK Periksa Anggota DPRD Rejang Lebong PKB Terkait Pengurusan Lelang

KPK Menangkap 14 Orang Termasuk Sestama

POPULAR NEWS

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

August 10, 2026
Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

August 9, 2026
Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

August 8, 2026
Menko Polkam Pastikan Upaya Pembebasan WNI yang Diculik oleh Israel

Menko Polkam Pastikan Upaya Pembebasan WNI yang Diculik oleh Israel

May 21, 2026
Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

May 21, 2026

EDITOR'S PICK

Indonesia Terus Perjuangan Tata Kelola Royalti Digital di Jenewa

Indonesia Terus Perjuangan Tata Kelola Royalti Digital di Jenewa

May 21, 2026
Juru Parkir dan Polisi Terlibat Cekcok di Palu, Aipda AA Tembakkan 7 Peluru

Juru Parkir dan Polisi Terlibat Cekcok di Palu, Aipda AA Tembakkan 7 Peluru

August 28, 2026
Siasat Manchester United untuk Bursa Transfer 2027

Siasat Manchester United untuk Bursa Transfer 2027

September 8, 2026
Catatan BMKG 4258 Gempa Susulan di NTT Berpotensi Terjadi Hingga 4 Minggu

Catatan BMKG 4258 Gempa Susulan di NTT Berpotensi Terjadi Hingga 4 Minggu

August 21, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Denny Indrayana dan Tim Temui Pimpinan DPD Terkait Ijazah SMA Gibran
  • Ekspose KPK Terkait OTT di Badan Nasional Penanggulangan Bencana
  • KPK Melakukan Operasi Tangkap Tangan di BNPB
  • KPK Amankan Logam Mulia Selain Uang Tunai dalam OTT BNPB
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In