Dea Annisa kembali menunjukkan kemampuan aktingnya di film horor terbarunya yang berjudul Asrama Putri. Dalam film ini, ia berperan sebagai Gwen, seorang mahasiswa yang menghadapi berbagai tantangan psikologis sekaligus berani memecahkan misteri yang terjadi di asrama.
Karakter Gwen sangat berbeda dengan kepribadian Dea Annisa di dunia nyata, yang mengungkapkan ketakutannya terhadap hal-hal berbau horor. Hal ini membuat aktingnya semakin menarik, karena ia harus menghadapi aspek yang bertentangan dengan jati dirinya yang sebenarnya.
“Karakter Gwen sangat jauh dari diri saya sehari-hari. Sementara Gwen itu pemberani, saya justru penakut terhadap hal-hal yang horor,” jelasnya saat diwawancara di Epicentrum, Jakarta Selatan.
Keberanian Menghadapi Ketidakpastian dalam Film Horor
Film Asrama Putri berusaha memberikan perspektif baru tentang isu sosial yang sering dianggap tabu. Dea percaya bahwa film ini merefleksikan pengalaman nyata para mahasiswi yang tinggal di asrama dan berhadapan dengan kejadian aneh.
Dalam cerita film, penonton akan disuguhkan pada pengalaman aneh yang terjadi seiring dengan kedatangan dosen baru bernama Mia. Keberadaan Mia ternyata memicu serangkain peristiwa mistis yang membuat seluruh civitas akademika terguncang.
Melalui film ini, Dea Annisa ingin menegaskan pentingnya membahas isu-isu sosial yang kerap terpendam. Dengan menjadikan horor sebagai medium, ia berupaya untuk membuka perbincangan mengenai realitas yang dialami mahasiswi dalam kehidupan sehari-hari.
Refleksi Realitas Sosial Melalui Cerita Horor
Dengan mengangkat tema horor, film ini tidak hanya menghibur tetapi juga memberikan pelajaran berharga. Penonton diajak untuk merenung dan mempertimbangkan apa yang sebenarnya terjadi dalam lingkungan pendidikan.
Dea Annisa menjelaskan bahwa aspek mistis dalam film ini memang diambil dari kisah nyata. Hal ini menunjukkan kombinasi antara hiburan dan realitas yang bisa membuat penonton merasa terhubung dengan cerita yang disajikan.
Pembicaraan mengenai isu sosial yang diangkat dalam film ini sangat penting, terutama di kalangan generasi muda. Kesadaran akan isu-isu tersebut diharapkan dapat memicu diskusi yang lebih luas di masyarakat.
Perjalanan Karakter Gwen yang Menarik dan Menegangkan
Karakter Gwen adalah simbol dari perjalanan seseorang yang berani menghadapi ketakutan. Meski memiliki sifat yang bertolak belakang dengan Dea, karakter ini memberi peluang baginya untuk berakting dengan cara yang belum pernah ia lakukan sebelumnya.
Setiap adegan yang dibangun membawa penonton merasakan ketegangan yang nyata, seolah-olah mereka turut merasakan apa yang dialami Gwen. Dengan kehadiran berbagai unsur mistis, film ini menjadi semakin menarik dan penuh kejutan.
Tantangan untuk menggambarkan karakter Gwen seolah menjadi salah satu momen paling berharga dalam karier Dea Annisa. Ia mengaku belajar banyak dari pengalaman ini, termasuk bagaimana cara menaklukkan rasa takut yang selama ini menghantuinya.













