• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Wednesday, October 21, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Travel

Palembang Dikepung Asap Karhutla, Warga Khawatir Terhadap Kecelakaan di Jalan

Malino SPDI by Malino SPDI
October 21, 2026
in Travel
0
Palembang Dikepung Asap Karhutla, Warga Khawatir Terhadap Kecelakaan di Jalan
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan kembali melanda Kota Palembang, Sumatera Selatan, pada Rabu pagi, 21 Oktober 2026. Kondisi ini membawa dampak signifikan bagi masyarakat, terutama dalam aktivitas sehari-hari yang terganggu oleh kualitas udara yang memburuk.

Sejak pukul 06.00 WIB, langit Palembang terlihat keabu-abuan, dan jarak pandang menjadi sangat terbatas. Banyak warga melaporkan terasa baunya asap yang menyengat, yang meresap hingga ke permukiman di sekitar kota.

READ ALSO

Kobar Api di KMP Batumandi, Penumpang Semua Selamat

Prasmanan di Sekolah untuk Mengurangi Limbah Makanan

Keluhan mengenai kondisi ini semakin meluas dari berbagai kalangan masyarakat. Warga merasa pemerintah daerah belum serius menangani masalah kebakaran hutan dan lahan, yang menjadi sumber utama kabut asap yang kerap menggangu kondisi lingkungan dan kesehatan.

Salah satu warga, Ridwan, selaku Satpam di UIN Raden Fatah Palembang, menuturkan bahwa kabut asap pagi itu sangat tebal. Menurutnya, situasi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas tetapi juga membahayakan kesehatan tubuh, khususnya bagi mereka yang beraktivitas di luar ruangan.

“Kabut asap pagi ini masih tebal nian, Mang. Dari jam 6 tadi sudah pekat. Mata perih, sesak nafas kalau tidak pakai masker,” ujar Ridwan saat ditemui di lokasi kerjanya.

Erwin, seorang pengendara motor yang kebetulan melintas, juga mengungkapkan keluhan serupa. Ia mengaku sangat kesulitan berkendara karena jarak pandang yang terbatas akibat kabut asap tebal.

Dampak Negatif Kabut Asap Bagi Masyarakat Palembang

Kondisi kabut asap yang berkepanjangan tentu membawa berbagai masalah bagi masyarakat. Mulai dari kesehatan hingga kenyamanan dalam beraktivitas sehari-hari, dampaknya sangat luas. Asap yang berasal dari kebakaran lahan dapat mengakibatkan berbagai penyakit pernapasan.

Maya, seorang pegawai PPPK, menceritakan bahwa anaknya terpaksa mengikuti pembelajaran jarak jauh akibat kondisi ini. “Jadi repot juga kami sebagai orang tua, sekolahnya selalu daring,” tambahnya, menjelaskan kesulitan yang dihadapi dalam mendampingi anaknya saat belajar di rumah.

Lebih dari itu, dampak sosial ekonomi juga terasa bagi para pelaku usaha. Toko dan warung harus tutup lebih awal atau bahkan tidak buka sama sekali karena sejumlah pelanggan enggan keluar rumah. Hal ini tentunya berimbas pada pendapatan mereka dalam jangka pendek.

Warga pun berharap pemerintah tidak hanya fokus pada pemadaman api saat terjadi kebakaran. Namun, pencegahan agar kebakaran tidak terjadi merupakan langkah yang jauh lebih penting. Penegakan hukum terhadap pelakunya harus ditegakkan agar kejadian serupa tidak terulang.

Pemerintah setempat diharapkan bisa memberikan informasi mengenai kualitas udara secara transparan kepada masyarakat. Ini penting agar warga bisa mengambil langkah preventif untuk meminimalisir dampak buruk kesehatan dari kabut asap.

Peran Pemerintah dalam Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan

Pemerintah memiliki tanggung jawab besar dalam mengatasi masalah kebakaran hutan dan lahan. Langkah-langkah strategis dan komprehensif perlu segera diambil untuk melindungi kesehatan masyarakat serta lingkungan. Pemadaman segera harus menjadi prioritas saat terjadi kebakaran.

Namun, pemerintah juga perlu aktif dalam melakukan pencegahan. Edukasi mengenai dampak dari kebakaran hutan kepada masyarakat dan pelaku usaha sangat penting untuk meminimalisir tindakan pembakaran lahan yang tidak bertanggung jawab.

Banyak pihak berharap pemerintah dapat mengevaluasi serta memperkuat kebijakan terkait pembakaran lahan. Langkah konkret harus diambil agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan, mengingat dampak yang ditimbulkan tidak hanya bersifat lokal, tetapi juga nasional.

Di antara harapan yang disuarakan masyarakat, muncul kesadaran bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya sangat diperlukan. Diperlukan sinergi untuk merumuskan solusi jangka panjang yang menguntungkan bagi semua pihak.

Ada pula harapan agar masyarakat berpartisipasi secara aktif dalam menjaga lingkungan. Memahami pentingnya peran serta individu dalam menjaga kelestarian sumber daya alam bisa menjadi langkah awal dalam menghadapi masalah kedepannya.

Upaya Mitigasi untuk Mengurangi Kebakaran Hutan dan Lahan

Mitigasi kebakaran hutan dan lahan bukanlah tugas pemerintah semata; masyarakat juga memiliki peran penting. Kesadaran kolektif untuk bersama-sama menjaga lingkungan dapat menciptakan pelindung yang lebih baik bagi bumi yang kita huni.

Penggunaan teknologi dalam pemantauan kebakaran juga dapat membantu mempercepat respons pemerintah. Dengan dukungan teknologi informasi, berita mengenai potensi kebakaran bisa disampaikan dengan cepat kepada pihak berwenang.

Pendidikan lingkungan kepada generasi muda juga sangat krusial. Mengajarkan pentingnya menjaga alam dan tidak sembarangan membakar lahan sejak di bangku sekolah bisa menjadi pondasi kuat bagi perubahan ke arah yang lebih baik.

Upaya kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat dapat menghasilkan dampak positif. Keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan program-program pemeliharaan hutan dan lahan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga alam untuk generasi yang akan datang.

Jika kebakaran hutan dan lahan ini tidak mendapatkan perhatian serius, dikhawatirkan akan menyebabkan kerugian yang lebih besar di masa depan. Setiap pihak perlu bekerja sama agar lingkungan tetap terjaga dan kualitas udara dapat kembali normal.

Tags: AsapDikepungJalanKarhutlaKecelakaanKhawatirPalembangterhadapWarga

Related Posts

Kobar Api di KMP Batumandi, Penumpang Semua Selamat
Travel

Kobar Api di KMP Batumandi, Penumpang Semua Selamat

October 20, 2026
Prasmanan di Sekolah untuk Mengurangi Limbah Makanan
Travel

Prasmanan di Sekolah untuk Mengurangi Limbah Makanan

October 20, 2026
Logam Gosong Misterius di Kebun Sawit Kotim Kalimantan Tengah TNI Ambil Tindakan
Travel

Logam Gosong Misterius di Kebun Sawit Kotim Kalimantan Tengah TNI Ambil Tindakan

October 19, 2026
Muhammadiyah Kritik Candaan Donald Trump terkait Nama Mohammad
Travel

Muhammadiyah Kritik Candaan Donald Trump terkait Nama Mohammad

October 19, 2026
Jasad Pria Ditemukan di Selokan Bekasi, Polisi Amankan 4 Tersangka
Travel

Pabrik Tramadol Bandung Digerebek Cetak 8 Juta Obat Setiap Bulan

October 18, 2026
Fakta Dugaan Korupsi yang Menjerat Bupati Klaten
Travel

Fakta Dugaan Korupsi yang Menjerat Bupati Klaten

October 18, 2026

POPULAR NEWS

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

August 10, 2026
Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

August 8, 2026
Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

August 9, 2026
Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

May 16, 2026
Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

May 21, 2026

EDITOR'S PICK

Nikahan Anak Boy Thohir, Prabowo dan Jokowi Duduk Bersama di Satu Meja

Nikahan Anak Boy Thohir, Prabowo dan Jokowi Duduk Bersama di Satu Meja

July 27, 2026
Cicilan KPR Buruh Diperpanjang Hingga 40 Tahun

Cicilan KPR Buruh Diperpanjang Hingga 40 Tahun

May 1, 2026
DPR Siapkan Aturan Mengenai Polisi yang Terafiliasi dengan Ormas di RUU Polri

DPR Siapkan Aturan Mengenai Polisi yang Terafiliasi dengan Ormas di RUU Polri

June 5, 2026
Negara Paling Dermawan di Dunia Selain Eropa dan Jepang

Negara Paling Dermawan di Dunia Selain Eropa dan Jepang

September 5, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Palembang Dikepung Asap Karhutla, Warga Khawatir Terhadap Kecelakaan di Jalan
  • Alumni UNS Gugat Syarat Bukti Ijazah SMA Calon Pemimpin ke MK
  • Tersangka Korupsi, Bupati Klaten Dipecat oleh PDIP
  • Ajudan Gubernur Kaltim Minta Maaf Setelah Insiden dengan Mahasiswa Saat Demo
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In