Kawasan KANA Hills di Ungasan, Kuta Selatan, Bali, resmi diperkenalkan melalui sebuah acara yang meriah pada akhir Oktober 2026. Proyek ini dirancang sebagai vila eksklusif yang mengusung konsep ‘Redefining Luxury Living’, menjadikannya fokus utama untuk para pembeli yang mencari hunian premium di pulau tersebut.
Dengan total luasan 1,5 hektare, proyek ini mempersembahkan sebanyak 55 unit vila yang memiliki desain dan fasilitas modern. Sebelum acara peluncuran resminya, ternyata 10 unit vila sudah terjual pada tahap awal pre-launching, menunjukkan antusiasme yang tinggi dari pasar hunian di Bali Selatan.
Peresmian show unit merupakan momen penting bagi pengembang untuk memperlihatkan desain bangunan, tata ruang, serta karakter kawasan kepada calon pembeli. Dengan pendekatan ini, diharapkan para pembeli dapat merasakan langsung konsep yang akan ditawarkan oleh KANA Hills.
Timotius Budiawan, selaku President Director dari KSO KANA Hills, menegaskan bahwa proyek ini tidak hanya sekadar menawarkan vila, tetapi juga sebuah pengalaman hidup yang berbeda. Ia menekankan pentingnya pengalaman tinggal dalam setiap elemen pengembangan produk yang ditawarkan.
KANA Hills bertujuan untuk memadukan berbagai aspek penting, seperti keindahan alam Bali, kenyamanan, serta privasi dalam satu kawasan yang terintegrasi. Desain yang modern dikombinasikan dengan lingkungan yang alami menjadikan proyek ini menarik perhatian banyak calon investor dan pembeli.
Lokasi Strategis KANA Hills di Bali Selatan
KANA Hills terletak di kawasan perbukitan Ungasan, yang dikenal sebagai salah satu daerah premium di Bali Selatan. Lokasinya sangat strategis, dekat dengan berbagai destinasi wisata dan fasilitas penting lainnya, seperti pendidikan dan pusat perbelanjaan.
Hanya lima menit dari Garuda Wisnu Kencana Cultural Park dan delapan menit dari Sidewalk Jimbaran, lokasi ini juga memiliki akses mudah menuju Universitas Udayana dan Pantai Melasti yang terkenal. Waktu tempuh yang singkat ke berbagai tempat menarik menjadi salah satu daya tarik utama dari KANA Hills.
Dengan perjalanan sekitar 24 menit ke Pura Luhur Uluwatu dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai yang berjarak sekitar 30 menit, kenyamanan aksesibilitas semakin menjadi nilai tambah bagi proyek ini. KANA Hills menawarkan potensi bagi penghuni untuk merasakan kemudahan yang ditawarkan oleh lokasi yang strategis ini.
Pengunjung juga akan disuguhkan dengan pemandangan spektakuler yang meliputi panorama laut, pegunungan, dan lanskap GWK yang menakjubkan. Kedudukan unit-unit vila yang dirancang dengan pendekatan arsitektur yang cermat memastikan setiap penghuni bisa menikmati keindahan alam Bali dari setiap sudut vila mereka.
Beragam Tipe Vila yang Menarik di KANA Hills
Pengelolaan KANA Hills juga memperhatikan keberagaman segmen pasar dengan menawarkan berbagai pilihan tipe vila. Tipe vila yang tersedia mencakup 2BR Balsa Rooftop, 3BR Balsa Type B, dan 3BR Balsa Rooftop, masing-masing dengan desain yang menarik dan luas yang bervariasi.
Tipe 2BR Balsa Rooftop memiliki luas tanah sebesar 135 meter persegi, dengan luas bangunan mencapai 169,5 meter persegi. Sementara tipe 3BR menawarkan luasan tanah yang lebih besar, antara 192 hingga 216 meter persegi, dan luas bangunan yang dapat mencapai 223 meter persegi.
KANA Hills tidak hanya berfokus pada ukuran, tetapi juga pada fitur-fitur modern yang meningkatkan kenyamanan dan privasi penghuninya. Fitur-fitur seperti plafon tinggi, konsep ruang terbuka, dan kolam renang pribadi memberikan pengalaman hunian yang premium bagi setiap penghuni.
Selain itu, fasilitas tambahan seperti smart door lock dan carport juga disediakan untuk mempertahankan keamanan dan kenyamanan. Setiap vila dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan penghuni, termasuk adanya kamar mandi pribadi dan powder room untuk tamu.
Totalitas dalam desain juga mencakup pengembangan area umum yang terdiri dari main gate dan clubhouse, bertujuan untuk memperkuat ikatan antar penghuni dan menciptakan suasana yang harmonis dalam komunitas. Clubhouse dirancang sebagai ruang multifungsi yang dapat digunakan untuk kegiatan sosial dan interaksi antar penghuni.
Pentingnya Pelestarian Karakter Budaya Bali dalam Pengembangan KANA Hills
Acara grand launching KANA Hills dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Bendesa Adat Ungasan yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali. Dalam sambutannya, pentingnya memperhatikan kesesuaian pembangunan dengan kondisi geografis dan sosial budaya setempat ditekankan.
Perwakilan masyarakat adat mengingatkan akan perlunya sinergi antara pemerintah, investor, dan masyarakat dalam menjaga konsistensi pengembangan investasi sambil tetap menghormati nilai-nilai budaya Bali yang telah ada. Pengawasan terhadap proyek pembangunan diperlukan untuk memastikan bahwa identitas lokal dan lingkungan tetap terjaga.
Dalam pandangannya, pembangunan properti di Bali harus dilakukan dengan memperhatikan dampaknya terhadap alam dan masyarakat. Menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan merupakan tantangan penting dalam industri real estate saat ini.
Hal ini menjadi semakin relevan dalam konteks perkembangan hunian premium di Bali Selatan, di mana permintaan terus meningkat. KANA Hills, dengan pendekatan yang berkelanjutan, diharapkan dapat menjadi contoh bagi proyek pembangunan lainnya yang ada di wilayah tersebut.
Pengarahan yang jelas terhadap aspek lingkungan dan sosial dalam pembangunan properti menjadi langkah signifikan untuk memastikan bahwa setiap proyek tidak hanya berfungsi sebagai hunian, tetapi juga sebagai bagian integral dari ekosistem lokal yang lebih besar.
















