Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengadakan istigasah yang berlangsung meriah di Kabupaten Pandeglang, Banten. Acara ini mengajak para ulama dan santri untuk memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dengan penuh rasa khidmat.
Istigasah diadakan di Pondok Pesantren Fathul Ma’ani, Desa Kananga, Kecamatan Menes. Kegiatan ini menarik perhatian berbagai kalangan, termasuk jajaran pengurus PSI, anggota DPRD, dan masyarakat setempat.
Rangkaian acara menyuguhkan lantunan sholawat dan zikir. Doa bersama menjadi inti dari kegiatan yang bertujuan untuk memperkuat solidaritas di kalangan masyarakat.
Menurut H Ian Pribadi, Pembina PSI Banten, acara ini merupakan ikhtiar spiritual yang sangat penting. Ia menyatakan bahwa istigasah tidak hanya sekedar peringatan, tetapi juga refleksi untuk meningkatkan solidaritas sosial.
H Ian Pribadi menambahkan bahwa doa dipanjatkan untuk masyarakat yang mengalami bencana agar cepat pulih. “Kami berharap agar semua yang terkena musibah diberi kekuatan dan bisa segera bangkit,” tuturnya dengan penuh harap.
Merayakan Peristiwa Bersejarah dengan Makna Mendalam
Isra Mi’raj adalah salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam. Peristiwa ini menandakan perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW yang sangat berarti bagi umat Muslim.
Secara umum, Isra Mi’raj dipahami sebagai perjalanan malam dari Makkah ke Yerusalem dan ascension ke langit. Dalam konteks peringatan ini, PSI berupaya mengajak umat untuk merenungkan makna di balik perjalanan tersebut.
Peringatan seperti ini menjadi momentum untuk memperdalam iman. Selama acara, para peserta diberikan kesempatan untuk merefleksikan diri dan mengambil hikmah dari peristiwa agung tersebut.
Selain itu, doa bersama menjadi sarana untuk menguatkan rasa kebersamaan. Masyarakat diharapkan untuk bersatu dan saling mendukung, terlepas dari berbagai perbedaan yang ada.
Peran Pengurus dan Masyarakat dalam Memperkuat Solidaritas
Jajaran pengurus PSI di tingkat Provinsi Banten hadir dengan semangat dalam acara ini. Kehadiran mereka menjadi simbol dukungan terhadap penguatan komunitas dan kepedulian sosial.
Perwakilan dari berbagai daerah turut hadir, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat. Mereka percaya bahwa solidaritas sosial adalah kunci untuk menghadapi tantangan di masyarakat.
Wakil Bupati Pandeglang juga memberikan sambutan, menegaskan pentingnya kerjasama antara pemerintah dan masyarakat. Hal ini menjadi langkah strategis untuk mendukung pembangunan daerah.
Keberadaan para ulama dalam acara ini melengkapi makna kesejatian aksi sosial. Ulama sebagai figur panutan diharapkan bisa memberikan perhatian lebih terhadap kondisi masyarakat.
Acara Khidmat dengan Harapan Akan Masyarakat yang Lebih Baik
Kegiatan istigasah diakhiri dengan harapan agar masyarakat mendapatkan berkah. Setiap peserta memiliki keinginan yang sama untuk menghadapi tantangan yang ada dengan semangat kebangkitan.
Doa bersama juga menjadi pengingat akan pentingnya dukungan antar sesama. Kesadaran sosial perlu terus dibangun agar masyarakat lebih tangguh dan resilien.
Pihak PSI berkomitmen untuk terus mengadakan aktivitas serupa di masa mendatang. Kegiatan seperti ini tidak hanya penting untuk memperkuat solidaritas, tetapi juga bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa.
Pengurus berharap, dengan rutin melakukan acara ini, sikap kepedulian akan semakin terinternalisasi di dalam setiap individu. Masyarakat diharapkan bisa menjadi warga yang lebih empatik dan peduli terhadap sesamanya.
Rangkaian istigasah ini menunjukkan bahwa spiritualitas tidak terpisah dari aksi sosial. Kegiatan yang dilakukan merupakan manifestasi dari keyakinan iman yang dianut oleh setiap individu.













