Alwi Farhan berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan menembus final Indonesia Masters 2026. Dalam pertandingan semifinal yang digelar di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, ia mengalahkan wakil dari Chinese Taipei, Chi Yu Jen, dengan skor 21-11 dan 21-12 yang cukup meyakinkan.
Kemenangan ini menjadi pencapaian penting bagi Alwi, terutama mengingat ia bermain dalam kondisi fisik yang tidak sepenuhnya prima. “Saya membuktikan kepada diri saya bahwa sebenarnya saya masih mampu,” ujarnya, menunjukkan semangat dan tekad yang kuat meskipun ada tantangan yang dihadapi.
Alwi menambahkan bahwa meski kondisinya tidak 100 persen, motivasi dan ambisinya tetap melebihi harapan. “Saya masih punya satu tugas lagi untuk besok,” kata Alwi, menegaskan fokusnya pada pertandingan final mendatang.
Perjalanan Alwi Menuju Final Indonesia Masters 2026
Perjalanan Alwi menuju final bukan tanpa rintangan. Ia menghadapi Chi Yu Jen dalam waktu yang singkat, hanya 30 menit untuk meraih kemenangan. Penampilan Alwi di semifinal ini cukup membuat publik terkejut, terutama setelah sebelumnya ia berhasil menumbangkan unggulan kedua dari Denmark, Anders Antonsen.
“Mungkin bisa dibilang saya bermain lumayan. Enggak yang bagus banget, tetapi saya rasa lawan juga kena pressure dari penonton,” ungkapnya. Alwi menilai bahwa suasana yang ada di Istora memberikan efek tersendiri yang membuat lawan mengalami kesulitan untuk mengembangkan permainan.
Di partai final, Alwi akan berhadapan dengan wakil Thailand, Panitchaphon Teeraratchakul. Pertemuan keduanya sebelumnya menampilkan hasil imbang 1-1, sehingga final ini akan menjadi penentu siapa yang lebih unggul di antara mereka.
Dukungan Luar Biasa dari Penonton di Istora
Setelah pertandingan, Alwi menyatakan rasa terima kasihnya kepada penonton yang hadir memberi dukungan. Atmosfer Istora yang bergemuruh menjadi salah satu faktor motivasi bagi dia untuk tampil maksimal. “Terima kasih buat masyarakat yang tadi sudah datang,” ujar Alwi dengan penuh semangat.
Dengan berbagai kalangan yang hadir, mulai dari anak-anak hingga orang tua, Alwi merasa terharu. “Tidak pernah terbayangkan bisa mendapatkan dukungan sebesar ini,” ungkapnya, merinci bagaimana setiap sorakan penonton memberi energi tambahan saat bertanding.
Dia juga mengenang momen saat dia menonton Anthony Sinisuka Ginting meraih juara di tempat yang sama pada tahun 2018. “Sekarang, delapan tahun kemudian, saya bisa berada di partai final. Tidak ada di dalam benak saya,” kata Alwi, menunjukkan besarnya perjalanan karirnya yang telah dilalui.
Hasil Pertandingan Lain di Semifinal Indonesia Masters 2026
Kemenangan Alwi tidak sepenuhnya dibarengi dengan hasil positif dari wakil lainnya. Ganda campuran Jafar Hidayatullah dan Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu mengalami kekalahan di semifinal. Mereka harus mengakui keunggulan pasangan Denmark, Mathias Christiansen dan Alexandra Boje, dalam pertandingan ketat yang berlangsung hingga tiga set.
Dalam laga tersebut, pasangan Indonesia tampil apik, tetapi tidak cukup untuk merebut kemenangan. “Kami sudah berusaha maksimal, tetapi lawan bermain lebih baik pada detik-detik krusial,” ujar Jafar setelah pertandingan berakhir. Hal ini menjadi pelajaran berharga bagi mereka untuk meningkatkan performa di kesempatan mendatang.
Beberapa wakil Indonesia lainnya juga ikut bertanding di semifinal, meskipun hasilnya kurang memuaskan. Rachel Allessya Rose dan Febi Setianingrum, serta Lanny Tria Mayasari dan Apriyai Rahayu, juga harus merasakan getirnya kekalahan di tangan lawan dari Jepang dan Malaysia.











