Tesla mulai mengimplementasikan langkah strategis dalam dunia otomotif Cina dengan menawarkan opsi pembiayaan jangka panjang yang sangat menarik. Langkah ini diambil untuk menghadapi tantangan baru akibat pajak pembelian kendaraan yang baru diterapkan di negara tersebut, agar tetap menarik bagi konsumen lokal.
Dengan menawarkan bunga rendah dan tenor yang panjang, Tesla berusaha menjaga pangsa pasar di tengah persaingan yang semakin ketat. Inisiatif ini menandakan komitmen perusahaan untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan kebutuhan konsumen di pasar global.
Program pembiayaan ini fokus pada dua model utama, yaitu Model 3 dan Model Y, yang memiliki permintaan tinggi di pasar Cina. Melalui penawaran ini, konsumen diharapkan merasa lebih mudah untuk berinvestasi pada kendaraan listrik yang ramah lingkungan.
Strategi Pembiayaan Terbaru Tesla di Pasar Cina
Tesla secara resmi mengumumkan bahwa pelanggan yang membeli Model 3, Model Y, atau Model YL hingga 31 Januari 2026 dapat memanfaatkan fasilitas pembiayaan yang menarik ini. Opsi pembiayaan ini adalah yang terpanjang pernah ditawarkan di Cina, memungkinkan tenor hingga tujuh tahun dengan suku bunga yang sangat rendah.
Menurut analisis, tawaran ini memungkinkan konsumen menghemat uang hingga RMB 33.479, yang setara dengan sekitar Rp80,1 juta. Strategi ini menunjukkan keseriusan Tesla dalam mengatasi dampak dari kebijakan pajak baru yang mempengaruhi pembelian kendaraan di pasar tersebut.
Dengan suku bunga tahunan yang dapat ditekan hingga 0,5 persen, program ini menjadi salah satu yang paling menguntungkan di pasar otomotif. Hal ini tentunya akan menarik banyak minat dari calon pembeli, yang sebelumnya mungkin ragu untuk berinvestasi di kendaraan listrik.
Pembiayaan Mudah untuk Model 3 dan Model Y
Pembelian Model 3 atau Model Y kini menjadi lebih terjangkau, di mana pelanggan hanya perlu menyiapkan uang muka sebesar RMB 79.900 atau sekitar Rp191,4 juta. Dengan cicilan bulanan mulai dari RMB 1.918, setara Rp4,6 juta untuk Model 3, ini menjadi pilihan menarik bagi banyak konsumen.
Sementara itu, bagi mereka yang tertarik dengan Model YL, mereka perlu menyiapkan uang muka minimum sebesar RMB 99.900, yang setara dengan sekitar Rp239,3 juta. Cicilan bulanan dimulai dari RMB 2.947 atau sekitar Rp7,05 juta, yang dianggap cukup kompetitif untuk kendaraan sekelas ini.
Program pembiayaan ini tidak hanya menarik bagi calon pembeli kendaraan listrik baru, tetapi juga mencerminkan dedikasi Tesla dalam menawarkan solusi yang menyesuaikan kebutuhan pasar. Hal ini tentunya dapat meningkatkan minat dan partisipasi konsumen dalam beralih ke kendaraan listrik.
Insentif Pembiayaan Lainnya yang Ditawarkan Tesla
Selain skema terbaru ini, Tesla tetap mempertahankan insentif pembiayaan tanpa bunga selama lima tahun untuk seluruh model yang diproduksi secara lokal. Penawaran ini juga kini mencakup Model YL, memberikan kesempatan lebih banyak bagi konsumen untuk memilih kendaraan sesuai kebutuhan mereka.
Inisiatif ini menunjukkan komitmen Tesla untuk menjangkau lebih banyak pelanggan dan mendukung transisi ke kendaraan ramah lingkungan. Dengan berbagai pilihan pembiayaan, diharapkan konsumen bisa menemukan solusi yang paling sesuai dengan kondisi keuangan mereka.
Tesla tidak hanya fokus pada penjualan, tetapi juga memastikan konsumen merasa nyaman dan terwakili dalam keputusan mereka untuk beralih ke kendaraan listrik. Dengan langkah ini, perusahaan berupaya memposisikan dirinya sebagai pemimpin dalam industri otomotif global, khususnya di Tiongkok.













