Tim balap Razaiq Motorsport menunjukkan penampilan mengesankan pada ajang Pertamina 6 Hours Endurance Mandalika 2026, yang berlangsung di Sirkuit Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada hari Minggu (1/2/2026). Dengan menuntaskan balapan ketahanan selama enam jam, mereka berhasil meraih kemenangan mutlak dan mencatat prestasi yang mengesankan.
Pembalap dari tim ini berasal dari berbagai negara, termasuk Rafi Thamrin dan Junus Danuatmojo asal Indonesia, serta Bradley Anthony dan Hayden Haikal dari Malaysia. Keberhasilan ini tak hanya bergantung pada kecepatan yang ada, tetapi juga pada strategi yang matang dan pembagian tugas yang efektif di lintasan.
Strategi yang diterapkan oleh tim Razaiq Motorsport menjadi salah satu kunci utama keberhasilan mereka di Mandalika. Selain itu, kesiapan mobil yang telah dimodifikasi secara menyeluruh juga berperan besar dalam menjaga performa selama balapan yang berlangsung ketat tersebut.
Mencapai Keberhasilan Lewat Tim yang Solid dan Strategis
Salah satu faktor utama yang mendorong keberhasilan Razaiq Motorsport adalah kerjasama tim yang solid. Setiap pembalap memiliki keahlian dan pengalaman yang berbeda, sehingga mereka mampu saling berkolaborasi dengan baik di lintasan. Ini terlihat dari bagaimana mereka mempertahankan posisi dan menghadapi tekanan dari tim lawan.
Konsistensi juga menjadi aspek penting dalam balapan ketahanan. Dalam ajang ini, tim harus mampu melakukan adaptasi terhadap berbagai kondisi, termasuk cuaca dan keadaan lintasan. Tim berhasil membuktikan bahwa mereka siap menghadapi tantangan yang ada.
Selain itu, strategi pemilihan komponen kendaraan tidak bisa dianggap sepele. Tim engineer Razaiq Motorsport melakukan riset dan lokasi pengembangan yang cermat untuk memastikan bahwa semua bagian mobil berfungsi optimal sepanjang balapan. Ini adalah langkah krusial yang turut menentukan keberhasilan mereka.
Pembelajaran Dari Pengalaman Sebelumnya
Pengalaman dari balapan sebelumnya menjadi guru berharga bagi tim Razaiq Motorsport. Mereka memanfaatkan analisis data dan feedback dari balapan sebelumnya untuk memperbaiki performa mobil dan strategi tim. Ini menunjukkan betapa pentingnya pengujian dan evaluasi dalam meningkatkan hasil balapan.
Setiap balapan memberikan pelajaran yang berbeda. Tim belajar dari kesalahan dan kesuksesan prior yang membantu dalam penyusunan strategi baru. Proses ini jelas membantu mereka mengoptimalkan performa di sirkuit Mandalika.
Mengetahui pentingnya aspek teknis, tim juga berinvestasi dalam teknologi dan pelatihan untuk para pembalap. Ini tidak hanya meningkatkan keterampilan berkendara tetapi juga mempersiapkan mereka mengatasi berbagai situasi di lintasan.
Mobil Balap yang Dioptimalkan Sehingga Performanya Maksimal
Mobil yang digunakan oleh Razaiq Motorsport adalah Honda Brio yang telah dimodifikasi sesuai kebutuhan balap ketahanan. Setiap detail dari kendaraan ini diperhatikan untuk memaksimalkan performa di lintasan. Kesiapan teknis mobil menjadi pilar utama kesuksesan mereka.
Salah satu inovasi yang diterapkan adalah penggantian sistem pengereman dengan spesifikasi endurance. Ini bertujuan untuk memastikan bahwa selama enam jam balapan, mobil bisa beroperasi dengan baik tanpa harus mengganti bagian yang mudah aus seperti brake pad.
Keberhasilan dalam modifikasi mobil muncul dari kerjasama tim engineer yang tidak hanya berkualitas tetapi juga berdedikasi. Mereka bekerja tanpa lelah untuk memastikan setiap elemen mobil berfungsi dengan baik saat balapan berlangsung.











