• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Sunday, June 21, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Health

Founder Dana Syariah Ditangkap Bareskrim Terkait Proyek Fiktif

Malino SPDI by Malino SPDI
June 21, 2026
in Health
0
Founder Dana Syariah Ditangkap Bareskrim Terkait Proyek Fiktif
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Polri baru-baru ini menahan seorang tersangka bernama FH selama 20 hari untuk mendalami penyidikan kasus dugaan tindak pidana dalam pendanaan yang bermasalah. Kasus ini melibatkan PT Dana Syariah Indonesia, yang kabarnya telah merugikan sejumlah korban dengan cara yang cukup kompleks.

Menurut Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus, Brigjen Ade Safri Simanjuntak, penangkapan FH merupakan hasil dari pengembangan kasus yang mencakup tersangka lain, seperti TA, MY, ARL, dan AS. Langkah hukum ini diambil guna mencegah kerugian lebih lanjut dan memastikan proses penyidikan berlangsung secara transparan.

READ ALSO

Nenek Jukir Terima Hadiah Umrah Setelah Gagalkan Pencurian Uang Rp3,6 Miliar

Jasad Pria Ditemukan di Selokan Bekasi, Polisi Amankan 4 Tersangka

Penahanan FH ditetapkan untuk periode mulai tanggal 19 Juni hingga 8 Juli 2026 dan dilakukan di Rutan Bareskrim Polri. Upaya ini diambil setelah pemeriksaan mendalam dilakukan dan FH telah dipanggil sebagai tersangka.

Selama proses pemeriksaan, FH yang didampingi kuasa hukum menjawab pertanyaan penyidik. Proses berlangsung dari pukul 11.00 WIB hingga sekitar 21.00 WIB, di mana penyidik mengajukan total 79 pertanyaan.

FH dikenal sebagai pendiri dan penasihat di PT Dana Syariah Indonesia. Sebelumnya, ia juga dikenal memiliki posisi penting di berbagai lembaga, antara lain sebagai Direktur Operasional dan Sarana Sistem Informasi di Otoritas Jasa Keuangan selama tiga tahun.

Penyidikan Kasus Pendanaan Bermasalah di PT DSI

Dari hasil penyidikan, terungkap bahwa PT DSI diduga terlibat dalam penyaluran pendanaan kepada masyarakat melalui proyek-proyek fiktif. Selain itu, penyidik terus menggali informasi mengenai data peminjam dari periode 2018 hingga 2025.

Dalam prosecutori, penyidik menerapkan sejumlah pasal yang berkaitan dengan penggelapan, penipuan, serta tindak pidana di sektor jasa keuangan. Proses hukum ini diharapkan dapat memberikan keadilan bagi para korban yang merasa dirugikan.

Selain itu, kerja sama dengan berbagai instansi terkait juga dilakukan untuk menelusuri aset-aset yang mungkin terlibat dalam tindakan ini. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan OJK ikut berperan dalam upaya pemulihan kerugian yang dialami oleh korban.

Penyidik juga memastikan bahwa mereka akan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban untuk memfasilitasi proses restitusi bagi para korban. Hal ini sangat penting agar hak-hak mereka tetap terakomodasi dalam mekanisme hukum yang berlaku.

Pengalaman FH dalam dunia keuangan diharapkan dapat memberikan pencerahan lebih lanjut mengenai bagaimana skema penyaluran dana ini dapat berjalan dalam sistem yang seharusnya aman dan terawasi. Penegakan hukum yang efektif menjadi salah satu kunci untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Proses Hukum dan Koordinasi Antar Instansi

Proses hukum terhadap tiga tersangka lainnya telah mencapai tahap yang lebih maju, di mana berkas perkara mereka dinyatakan lengkap dan dikirimkan ke Jaksa Penuntut Umum. Hal ini menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam penegakan hukum terhadap kasus ini.

Meski demikian, kasus FH dan tersangka AS masih dalam proses pemberkasan yang perlu dilakukan secara simultan. Koordinasi dengan Kejaksaan Agung dilakukan untuk memastikan tidak ada celah dalam proses hukum yang dapat merugikan korban.

Keterlibatan berbagai pihak merupakan langkah strategis agar penanganan kasus ini berjalan dengan baik. Dukungan dari pihak kepolisian, lembaga keuangan, serta lembaga hukum lain sangat penting agar hasil akhir dari penyidikan dapat memuaskan semua pihak.

Peran serta masyarakat juga tidak kalah penting dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penipuan yang berkaitan dengan investasi. Edukasi terhadap masyarakat tentang cara investasi yang benar tetap harus menjadi prioritas untuk mengurangi kerugian di masa depan.

Dalam jangka panjang, kasus ini diharapkan dapat mengarah pada penyesuaian regulasi dan pengawasan bagi lembaga-lembaga keuangan agar lebih transparan, sehingga kepercayaan masyarakat dapat terjaga.

Menjaga Transparansi dan Akuntabilitas di Sektor Keuangan

Pentingnya transparansi dalam sektor keuangan menjadi sorotan utama dalam kasus ini. Masyarakat perlu tahu bahwa investasi yang dilakukan harus memiliki dasar yang jelas dan terukur. Dengan begitu, risiko kerugian dapat diminimalkan.

Regulasi yang ketat dan pengawasan yang berkelanjutan akan menjadi kunci untuk meminimalkan tindak pidana di sektor ini. Kehadiran teknologi juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan akuntabilitas lembaga keuangan.

Pemerintah diharapkan dapat segera mereformasi kebijakan keuangan yang tidak hanya melindungi investor, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi secara positif dan berkelanjutan. Keterlibatan masyarakat dalam pengawasan juga perlu dipupuk demi menciptakan lingkungan investasi yang lebih sehat.

Dengan langkah-langkah proaktif dan pengawasan yang terus diperkuat, surat-surat berharga dan lembaga keuangan diharapkan bisa memperbaiki citra mereka di mata publik. Hal ini akan memberikan rasa aman yang lebih bagi para investor.

Akhirnya, kasus ini juga harus menjadi pembelajaran bagi semua pihak mengenai pentingnya tindakan preventif dalam mencegah penipuan di sektor keuangan. Kesadaran akan investasi yang aman dan bertanggung jawab perlu digalakkan agar semua orang dapat berinvestasi dengan bijak.

Tags: BareskrimDanaDitangkapFiktifFounderProyekSyariahTerkait

Related Posts

Nenek Jukir Terima Hadiah Umrah Setelah Gagalkan Pencurian Uang Rp3,6 Miliar
Health

Nenek Jukir Terima Hadiah Umrah Setelah Gagalkan Pencurian Uang Rp3,6 Miliar

June 20, 2026
Jasad Pria Ditemukan di Selokan Bekasi, Polisi Amankan 4 Tersangka
Health

Jasad Pria Ditemukan di Selokan Bekasi, Polisi Amankan 4 Tersangka

June 20, 2026
Deklarasi Perang Hukum Kami Melawan Jokowi
Health

Deklarasi Perang Hukum Kami Melawan Jokowi

June 19, 2026
Kejagung Sita Alphard Milik Orang Kepercayaan di Kasus Sony Sonjaya
Health

Kejagung Sita Alphard Milik Orang Kepercayaan di Kasus Sony Sonjaya

June 19, 2026
Tamu Masih Menginap Saat Eksekusi Hotel Sultan Menurut Penjelasan Polisi
Health

Tamu Masih Menginap Saat Eksekusi Hotel Sultan Menurut Penjelasan Polisi

June 18, 2026
Menhaj Gus Irfan Ungkap Penurunan Angka Kematian Jemaah Haji RI 2026
Health

Menhaj Gus Irfan Ungkap Penurunan Angka Kematian Jemaah Haji RI 2026

June 18, 2026
Next Post
Ketegangan Geopolitik Timur Tengah Mereda, Harga Pertamax Berpotensi Turun

Ketegangan Geopolitik Timur Tengah Mereda, Harga Pertamax Berpotensi Turun

POPULAR NEWS

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

May 16, 2026
Polisi Berikan Penjelasan Mengenai Pocong Duduk yang Viral di Teras Warga Depok

Polisi Berikan Penjelasan Mengenai Pocong Duduk yang Viral di Teras Warga Depok

May 24, 2026
Pengemudi Tabrak Pedagang Buah di Jaktim Resmi Jadi Tersangka

Pengemudi Tabrak Pedagang Buah di Jaktim Resmi Jadi Tersangka

May 6, 2026
Penyesuaian Harga BBM Pertamax Telah Melalui Proses Penilaian

Penyesuaian Harga BBM Pertamax Telah Melalui Proses Penilaian

June 11, 2026
Potensi Besar Properti Komersial di Gading Serpong Didukung oleh Pasar yang Berkembang

Potensi Besar Properti Komersial di Gading Serpong Didukung oleh Pasar yang Berkembang

June 10, 2026

EDITOR'S PICK

Kurs Dolar AS di Bank Besar Mencapai Rp 17.670

Kurs Dolar AS di Bank Besar Mencapai Rp 17.670

May 18, 2026
Jual Beli Titik SPPG dan Setoran ke Dadan

Jual Beli Titik SPPG dan Setoran ke Dadan

June 19, 2026
Kondisi Terkini Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

Kondisi Terkini Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

May 3, 2026
Wamenkum Jelaskan Mengapa RUU Polri Dibahas Secara Singkat

Wamenkum Jelaskan Mengapa RUU Polri Dibahas Secara Singkat

June 9, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Baksos Polri untuk Warga Sekitar TPA Burangkeng Bekasi
  • Polisi Ungkap Frans Kirim Uang 168 Kali ke Fredy Pratama Minimal Rp1 M
  • Klaster Hunian Baru Terhubung Akses Tol yang Segera Aktif di Paramount Petals
  • Brian Brobbey Kalahkan Duet Penyerang Swedia dengan Nilai Rp 4,3 Triliun
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In