• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Tuesday, September 22, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Health

KPK Pertimbangkan Penangkapan Model Fitri Assiddikki dalam Kasus CSR BI

Malino SPDI by Malino SPDI
June 24, 2026
in Health
0
KPK Selidiki Dugaan Gratifikasi Pegawai Kementerian Perhubungan
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Model dan mantan staf ahli anggota DPR, Fitri Assiddikki, tidak menghadiri panggilan keempat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari ini. Ia menjadi saksi dalam kasus dugaan penerimaan gratifikasi serta Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang berkaitan dengan program sosial CSR yang diadakan oleh Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa pihak penyidik akan mempertimbangkan untuk melakukan penjemputan paksa jika tindakan ini dianggap perlu. Kasus ini menyoroti isu penting tentang transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana publik.

READ ALSO

Kasus ISPA Naik, Banten Perpanjang PJJ Hingga 11 September

Tim Khusus Dikirim untuk Cari 5 Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Fitri sebelumnya telah dipanggil untuk menjalani pemeriksaan pada beberapa tanggal, namun tidak ada satu pun yang dihadirinya. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang komitmennya untuk memberikan kesaksian yang dibutuhkan dalam proses hukum yang sedang berlangsung.

Mengapa Fitri Assiddikki Menghindari Panggilan KPK?

Panggilan untuk saksi dalam kasus ini sudah dilakukan sebanyak empat kali, masing-masing pada 9, 11, 15, dan 23 Juni. Namun, absennya Fitri dalam setiap kesempatan menimbulkan spekulasi mengenai motivasi dan alasannya untuk tidak hadir.

Budi Prasetyo mengungkapkan bahwa jika dibutuhkan, KPK dapat berkoordinasi untuk menjadwalkan ulang panggilan. Selain itu, ada kemungkinan penerbitan surat perintah membawa jika dibutuhkan.

Ketidakhadiran Fitri juga bisa mengindikasikan upaya untuk menghindari keterlibatan lebih lanjut dalam kasus yang semakin rumit ini. KPK terus mengejar bukti-bukti yang diperlukan untuk melengkapi berkas perkara sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.

Status Hukum Tersangka dalam Kasus Ini

KPK telah menetapkan Heri Gunawan dan koleganya, Satori, sebagai tersangka dalam kasus ini. Dua individu ini dipergoki terlibat dalam dugaan penerimaan gratifikasi dan pencucian uang yang berhubungan dengan program sosial di BI dan OJK.

Status tersangka bagi keduanya diumumkan pada Agustus 2025, namun sampai saat ini, mereka masih aktif di parlemen dengan segala hak mereka. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai integritas lembaga legislatif dalam menghadapi dugaan korupsi.

Selama proses penyidikan, KPK telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dari DPR, BI, dan OJK untuk memperkuat bukti-bukti dugaan penyimpangan dana CSR yang dikeluarkan oleh kedua lembaga tersebut.

Rincian Keuangan yang Mencurigakan

Satori diduga menerima uang total senilai Rp12,52 miliar, yang berasal dari BI, OJK, dan mitra kerja Komisi XI DPR. Uang tersebut diduga dialokasikan untuk kepentingan pribadi yang tidak sejalan dengan tujuan program sosial.

Pencucian uang yang diduga dilakukan Satori melibatkan pemindahan dana untuk keperluan pribadi, seperti pembelian tanah dan pembangunan showroom. Ini menunjukkan bahwa dana yang seharusnya digunakan untuk masyarakat justru digunakan untuk keuntungan pribadi.

Sementara itu, Heri Gunawan juga diduga menerima Rp15,86 miliar dengan cara yang mirip, dan ini mengindikasikan bahwa praktik korupsi ini melibatkan pelanggaran serius terhadap hukum.

Tindakan KPK Selanjutnya Terhadap Kasus Ini

KPK berkomitmen untuk terus mengumpulkan bukti-bukti serta mencari tahu bagaimana dana publik disalahgunakan. Dalam upayanya, KPK berencana memfokuskan penyelidikan pada penelusuran aset yang terkait dengan kejahatan ini.

Saat ini, fokus utama KPK adalah mengidentifikasi aliran dana yang tidak semestinya dan memastikan bahwa para pelaku bertanggung jawab atas tindakan mereka. Hal ini penting untuk menegakkan keadilan dan menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pemerintah.

Langkah-langkah tersebut menunjukkan keseriusan KPK dalam menangani kasus dugaan korupsi yang melibatkan para pejabat publik, serta upaya untuk memberi pelajaran bagi siapa pun yang berusaha mengeksploitasi posisi mereka untuk keuntungan pribadi.

Tags: AssiddikkiCSRdalamFitriKasusKPKModelPenangkapanPertimbangkan

Related Posts

Kasus ISPA Naik, Banten Perpanjang PJJ Hingga 11 September
Health

Kasus ISPA Naik, Banten Perpanjang PJJ Hingga 11 September

September 9, 2026
Tim Khusus Dikirim untuk Cari 5 Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda
Health

Tim Khusus Dikirim untuk Cari 5 Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda

September 8, 2026
Banjir Menggenangi 16156 Rumah di Muratara Sumsel dan Menewaskan 1 Balita
Health

Hujan Lebat Menyebabkan Banjir di Tiga Wilayah Sumut, Ribuan Warga Terpengaruh

September 8, 2026
Kebakaran Hutan Gunung Semeru Padam, Hanguskan 3.072 Hektare Lahan
Health

Kebakaran Hutan Gunung Semeru Padam, Hanguskan 3.072 Hektare Lahan

September 7, 2026
Erupsi Gunung Anak Krakatau Terus Berlanjut
Health

Erupsi Gunung Anak Krakatau Terus Berlanjut

September 7, 2026
Foto Jakarta Menyemprot Jalan untuk Mitigasi Abu Vulkanik Anak Krakatau
Health

Foto Jakarta Menyemprot Jalan untuk Mitigasi Abu Vulkanik Anak Krakatau

September 6, 2026
Next Post
Pabrik Otomotif Jawa Timur Tidak Alami Relokasi dan PHK

Pabrik Otomotif Jawa Timur Tidak Alami Relokasi dan PHK

POPULAR NEWS

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

August 10, 2026
Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

August 9, 2026
Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

August 8, 2026
Massimiliano Allegri Menjadi Pelatih Baru Napoli Setelah Dipecat dari AC Milan

Massimiliano Allegri Menjadi Pelatih Baru Napoli Setelah Dipecat dari AC Milan

May 29, 2026
99,8% Transaksi Digital, Perkuat Pertahanan Melawan Cyber Fraud

99,8% Transaksi Digital, Perkuat Pertahanan Melawan Cyber Fraud

May 23, 2026

EDITOR'S PICK

KPK Selidiki Dugaan Gratifikasi Pegawai Kementerian Perhubungan

KPK Selidiki Dugaan Gratifikasi Pegawai Kementerian Perhubungan

May 27, 2026
Urai Kepadatan Jemaah Haji dengan Sistem Buka Tutup di Terminal Ajyad

Urai Kepadatan Jemaah Haji dengan Sistem Buka Tutup di Terminal Ajyad

May 11, 2026
Lowongan Kerja Dibuka, Cek Posisi dan Syaratnya

Lowongan Kerja Dibuka, Cek Posisi dan Syaratnya

August 8, 2026
Korban Penipuan Kursus Bahasa Arab Mengadu ke Bareskrim

Korban Penipuan Kursus Bahasa Arab Mengadu ke Bareskrim

July 24, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Kasus ISPA Naik, Banten Perpanjang PJJ Hingga 11 September
  • Sertifikasi Halal Pipa Vinilon Diterbitkan oleh BPJPH secara Resmi
  • Program MBG di Sumut Harus Terus Berjalan untuk Kebutuhan Daerah
  • Febrie Heran soal Pemeriksaan Tersangka Menggunakan Rujukan Instansi Lain
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In