• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Wednesday, June 24, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Health

KPK Pertimbangkan Penangkapan Model Fitri Assiddikki dalam Kasus CSR BI

Malino SPDI by Malino SPDI
June 24, 2026
in Health
0
KPK Selidiki Dugaan Gratifikasi Pegawai Kementerian Perhubungan
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Model dan mantan staf ahli anggota DPR, Fitri Assiddikki, tidak menghadiri panggilan keempat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari ini. Ia menjadi saksi dalam kasus dugaan penerimaan gratifikasi serta Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang berkaitan dengan program sosial CSR yang diadakan oleh Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa pihak penyidik akan mempertimbangkan untuk melakukan penjemputan paksa jika tindakan ini dianggap perlu. Kasus ini menyoroti isu penting tentang transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana publik.

READ ALSO

10 Hari ke Depan 55000 Buruh Terancam Pemutusan Hubungan Kerja

Jaksa KPK Yakin Dedi Congor Bea Cukai Terima 30 Miliar Rupiah

Fitri sebelumnya telah dipanggil untuk menjalani pemeriksaan pada beberapa tanggal, namun tidak ada satu pun yang dihadirinya. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang komitmennya untuk memberikan kesaksian yang dibutuhkan dalam proses hukum yang sedang berlangsung.

Mengapa Fitri Assiddikki Menghindari Panggilan KPK?

Panggilan untuk saksi dalam kasus ini sudah dilakukan sebanyak empat kali, masing-masing pada 9, 11, 15, dan 23 Juni. Namun, absennya Fitri dalam setiap kesempatan menimbulkan spekulasi mengenai motivasi dan alasannya untuk tidak hadir.

Budi Prasetyo mengungkapkan bahwa jika dibutuhkan, KPK dapat berkoordinasi untuk menjadwalkan ulang panggilan. Selain itu, ada kemungkinan penerbitan surat perintah membawa jika dibutuhkan.

Ketidakhadiran Fitri juga bisa mengindikasikan upaya untuk menghindari keterlibatan lebih lanjut dalam kasus yang semakin rumit ini. KPK terus mengejar bukti-bukti yang diperlukan untuk melengkapi berkas perkara sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.

Status Hukum Tersangka dalam Kasus Ini

KPK telah menetapkan Heri Gunawan dan koleganya, Satori, sebagai tersangka dalam kasus ini. Dua individu ini dipergoki terlibat dalam dugaan penerimaan gratifikasi dan pencucian uang yang berhubungan dengan program sosial di BI dan OJK.

Status tersangka bagi keduanya diumumkan pada Agustus 2025, namun sampai saat ini, mereka masih aktif di parlemen dengan segala hak mereka. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai integritas lembaga legislatif dalam menghadapi dugaan korupsi.

Selama proses penyidikan, KPK telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dari DPR, BI, dan OJK untuk memperkuat bukti-bukti dugaan penyimpangan dana CSR yang dikeluarkan oleh kedua lembaga tersebut.

Rincian Keuangan yang Mencurigakan

Satori diduga menerima uang total senilai Rp12,52 miliar, yang berasal dari BI, OJK, dan mitra kerja Komisi XI DPR. Uang tersebut diduga dialokasikan untuk kepentingan pribadi yang tidak sejalan dengan tujuan program sosial.

Pencucian uang yang diduga dilakukan Satori melibatkan pemindahan dana untuk keperluan pribadi, seperti pembelian tanah dan pembangunan showroom. Ini menunjukkan bahwa dana yang seharusnya digunakan untuk masyarakat justru digunakan untuk keuntungan pribadi.

Sementara itu, Heri Gunawan juga diduga menerima Rp15,86 miliar dengan cara yang mirip, dan ini mengindikasikan bahwa praktik korupsi ini melibatkan pelanggaran serius terhadap hukum.

Tindakan KPK Selanjutnya Terhadap Kasus Ini

KPK berkomitmen untuk terus mengumpulkan bukti-bukti serta mencari tahu bagaimana dana publik disalahgunakan. Dalam upayanya, KPK berencana memfokuskan penyelidikan pada penelusuran aset yang terkait dengan kejahatan ini.

Saat ini, fokus utama KPK adalah mengidentifikasi aliran dana yang tidak semestinya dan memastikan bahwa para pelaku bertanggung jawab atas tindakan mereka. Hal ini penting untuk menegakkan keadilan dan menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pemerintah.

Langkah-langkah tersebut menunjukkan keseriusan KPK dalam menangani kasus dugaan korupsi yang melibatkan para pejabat publik, serta upaya untuk memberi pelajaran bagi siapa pun yang berusaha mengeksploitasi posisi mereka untuk keuntungan pribadi.

Tags: AssiddikkiCSRdalamFitriKasusKPKModelPenangkapanPertimbangkan

Related Posts

10 Hari ke Depan 55000 Buruh Terancam Pemutusan Hubungan Kerja
Health

10 Hari ke Depan 55000 Buruh Terancam Pemutusan Hubungan Kerja

June 23, 2026
Jaksa KPK Yakin Dedi Congor Bea Cukai Terima 30 Miliar Rupiah
Health

Jaksa KPK Yakin Dedi Congor Bea Cukai Terima 30 Miliar Rupiah

June 23, 2026
Bos Kresna Life Michael Steven Ditangkap Polri di Maroko
Health

Bos Kresna Life Michael Steven Ditangkap Polri di Maroko

June 22, 2026
Motor Anggota Kopassus Hilang di Cakung, Dua Pelaku Ditangkap
Health

Motor Anggota Kopassus Hilang di Cakung, Dua Pelaku Ditangkap

June 22, 2026
Kemenhaj Ungkap Banyak Jamaah Haji Terjerat Utang
Health

Kemenhaj Ungkap Banyak Jamaah Haji Terjerat Utang

June 21, 2026
Founder Dana Syariah Ditangkap Bareskrim Terkait Proyek Fiktif
Health

Founder Dana Syariah Ditangkap Bareskrim Terkait Proyek Fiktif

June 21, 2026
Next Post
Pabrik Otomotif Jawa Timur Tidak Alami Relokasi dan PHK

Pabrik Otomotif Jawa Timur Tidak Alami Relokasi dan PHK

POPULAR NEWS

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

May 16, 2026
Investasi Properti Asia Pasifik Meningkat, Data Center dan Kantor Jadi Target Utama

Investasi Properti Asia Pasifik Meningkat, Data Center dan Kantor Jadi Target Utama

May 29, 2026
Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

May 14, 2026
Polisi Berikan Penjelasan Mengenai Pocong Duduk yang Viral di Teras Warga Depok

Polisi Berikan Penjelasan Mengenai Pocong Duduk yang Viral di Teras Warga Depok

May 24, 2026
Perkuat Kredibilitas dengan 4 Bukti Komitmen Pembangunan Kota Mandiri Berkelanjutan

Perkuat Kredibilitas dengan 4 Bukti Komitmen Pembangunan Kota Mandiri Berkelanjutan

May 4, 2026

EDITOR'S PICK

DPR Minta Pemerintah Selidiki Dugaan Pemalsuan Riset oleh WNI

DPR Minta Pemerintah Selidiki Dugaan Pemalsuan Riset oleh WNI

May 28, 2026
Pemprov DKI Rencanakan Agenda Budaya dan Pariwisata Menyambut HUT ke-500

Pemprov DKI Rencanakan Agenda Budaya dan Pariwisata Menyambut HUT ke-500

June 20, 2026
KA Jaka Tingkir dan KA Serayu Anjlok di Pasar Senen Menurut KAI

Diskon 30% Tiket Kereta Api Libur Sekolah, Cek Rute dan Kuota Favorit

June 9, 2026
Kesiapan Armuzna Diperiksa, Fasilitas Toilet Jadi Sorotan Kemenhaj

Kesiapan Armuzna Diperiksa, Fasilitas Toilet Jadi Sorotan Kemenhaj

May 10, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Pembangunan Huntara Korban Bencana Sumatra Capai 99 Persen Menurut BNPB
  • Kejagung Amankan Kajari dan Kasi Pidsus di Serdang Bedagai Sumut
  • Cristiano Ronaldo Raih 3 Rekor Baru Usai Portugal Kalahkan Uzbekistan
  • Walkot Surabaya Minta Maaf atas Banjir yang Terjadi Selama Dua Hari Berturut-turut
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In