• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Tuesday, August 25, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Travel

Polda Klarifikasi Insiden Santri Terbakar di Lombok yang Gagal di Podcast Densu

Malino SPDI by Malino SPDI
July 10, 2026
in Travel
0
Polda Klarifikasi Insiden Santri Terbakar di Lombok yang Gagal di Podcast Densu
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Di tengah situasi yang memprihatinkan, dua santri yang menjadi korban dalam peristiwa dugaan pembakaran di sebuah pondok pesantren di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, batal terbang ke Jakarta. Keberangkatan mereka yang seharusnya untuk tampil dalam siniar yang dipandu oleh seorang selebritas terkenal, terpaksa dibatalkan akibat tindakan aparat kepolisian.

Rekaman mengenai insiden tersebut viral di media sosial, menunjukkan momen ketika rombongan santri, Ahmad Deven Ramdan dan Sahid Al Hudri, beserta anggota keluarga mereka, dicegat di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid (BIZAM) pada Rabu, 8 Juli. Situasi ini memperlihatkan dinamika yang rumit antara pihak kepolisian dan hak-hak korban.

READ ALSO

64 Hotspot Kebakaran Hutan dan Lahan di Sumut, Terbanyak di Karo

Dua Pelajar Ditangkap Karena Diduga Membakar Lahan di Belitung Timur

Kapolda NTB memberikan penjelasan terkait pencegatan tersebut, menyatakan bahwa tindakan polisi bukanlah pencegatan, melainkan bertujuan untuk melindungi hak-hak korban dan memastikan kelangsungan penyidikan kasus ini berjalan dengan baik.

Pernyataan dari Polda NTB Mengenai Keberangkatan Korban

Direktur Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak Polda NTB, Kombes Ni Made Pujewati, menjelaskan bahwa tim yang ingin membawa korban sebenarnya belum mendapatkan izin resmi. Menurutnya, keberangkatan itu juga dilakukan tanpa sepengetahuan pendamping korban yang seharusnya terlibat dalam proses tersebut.

Pujewati menekankan bahwa tindakan polisi diambil untuk mencegah adanya komplikasi yang lebih besar dalam proses hukum. Dia menambahkan bahwa para korban masih memerlukan perawatan di rumah sakit sebelum bisa melakukan perjalanan jauh.

”Kami mengingatkan mereka namun tetap bersikeras untuk berangkat,” ungkap Pujewati. Dengan kondisi yang ada, kepolisian berusaha menjaga agar proses hukum tidak terganggu dan hak korban tetap terjaga.

Kisah Ibu Korban dan Rencana Keberangkatan yang Gagal

Ibu dari salah satu santri, Nuraini, menceritakan detail mengenai rencana keberangkatan mereka. Dia menyebut adanya komunikasi dengan seorang kreator konten yang menawarkan kesempatan untuk tampil di podcast. Kreator tersebut menghubungi pengacara korban untuk memastikan izin membawa mereka ke Jakarta.

Nuraini menyampaikan bahwa pengacara, Joko Jumadi, sempat memberikan lampu hijau untuk berangkat, meskipun dia sebagai kuasa hukum menyarankan agar mendapatkan izin terlebih dahulu dari kepolisian. Pada minggu tersebut, berkembang kabar bahwa mereka telah diberi izin untuk berangkat.

Namun, saat tiba di bandara, situasi membingungkan mengemuka. Nuraini dan rombongannya mendapati bahwa tidak ada izin resmi yang diperoleh dari pihak kepolisian. ”Kami sangat terkejut saat menyadari situasinya,” ujar Nuraini dengan nada pilu.

Respon dari Lembaga Perlindungan Anak dan Keamanan Korban

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Mataram, yang juga merupakan kuasa hukum korban, Joko Jumadi, menjelaskan bahwa pencegatan oleh kepolisian bukanlah bentuk pelarangan sepihak. Dia menggarisbawahi pentingnya keselamatan fisik anak-anak yang masih dalam proses pemulihan di rumah sakit.

”Kita harus mengutamakan kesejahteraan mereka,” tegas Joko. Saat ini, lembaga tersebut berupaya memastikan semua kebutuhan korban, mulai dari perawatan medis hingga dukungan psikologis, terpenuhi dengan baik.

Perhatian publik terhadap kasus ini semakin meningkat, dengan banyak pihak mengawasi perkembangan selanjutnya. Setiap langkah dalam proses hukum diharapkan bisa memberikan keadilan bagi korban yang masih berjuang untuk pulih.

Reaksi Publik dan Penanganan Kasus Dugaan Pembakaran

Setelah berita tentang pembatalan keberangkatan santri tersebar, banyak reaksi muncul dari masyarakat, termasuk pihak Denny Sumargo yang merasa prihatin. Ia mengungkapkan bahwa niatnya untuk memfasilitasi suara korban menjadi tantangan ketika situasi terhambat oleh peraturan yang ada.

Keterbukaan informasi dianggap penting untuk mencegah munculnya spekulasi yang tidak diinginkan di masyarakat. Denny meneruskan ajakannya agar masyarakat tetap mengawal kasus ini secara aktif.

Kapolda NTB, Irjen Kalingga Rendra Raharja, menegaskan bahwa pengusutan kasus dugaan pembunuhan ini akan terus berlanjut. Di sampaikan juga bahwa polisi segera melaksanakan gelar perkara untuk menetapkan status hukum para terduga pelaku.

Perkembangan Kasus dan Pentingnya Dukungan Hukum

Kasus dugaan pembakaran ini menarik perhatian luas, terutama setelah tersebarnya video korban di media sosial. Insiden yang terjadi pada Desember 2022 tersebut menyebabkan satu santri kehilangan nyawa, sementara dua lainnya mengalami luka bakar berat.

Di tengah situasi ini, penting bagi semua pihak untuk bersikap proaktif dan mendukung korban serta keluarganya dalam proses pemulihan. Keterlibatan berbagai pihak, termasuk lembaga perlindungan dan masyarakat umum, menjadi elemen kunci untuk mendorong keadilan dalam kasus yang memilukan ini.

Semoga dengan dukungan yang tepat, para korban bisa mendapatkan keadilan dan kembali menjalani kehidupan yang lebih baik. Kesadaran hukum yang masyarakat semakin kritik juga menjadi harapan bagi masa depan yang lebih aman bagi semua.

Tags: DensuGagalInsidenKlarifikasiLombokPodcastPoldaSantriTerbakaryang

Related Posts

64 Hotspot Kebakaran Hutan dan Lahan di Sumut, Terbanyak di Karo
Travel

64 Hotspot Kebakaran Hutan dan Lahan di Sumut, Terbanyak di Karo

August 24, 2026
Dua Pelajar Ditangkap Karena Diduga Membakar Lahan di Belitung Timur
Travel

Dua Pelajar Ditangkap Karena Diduga Membakar Lahan di Belitung Timur

August 24, 2026
91 Warga Tewas dan 1.286 Terluka dalam Insiden
Travel

91 Warga Tewas dan 1.286 Terluka dalam Insiden

August 23, 2026
Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading ke Manggarai 26 Agustus
Travel

Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading ke Manggarai 26 Agustus

August 23, 2026
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Ha, Tiga Kali Luas Kecamatan Menteng Jakarta
Travel

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Ha, Tiga Kali Luas Kecamatan Menteng Jakarta

August 22, 2026
Kabut Asap Memburuk, Banjarbaru Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh untuk Sekolah
Travel

Kabut Asap Memburuk, Banjarbaru Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh untuk Sekolah

August 22, 2026
Next Post
DKI Siapkan 5 Mobil Klinik Hewan Keliling di Lima Wilayah Kota

DKI Siapkan 5 Mobil Klinik Hewan Keliling di Lima Wilayah Kota

POPULAR NEWS

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

August 10, 2026
Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

August 8, 2026
Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

May 16, 2026
Massimiliano Allegri Menjadi Pelatih Baru Napoli Setelah Dipecat dari AC Milan

Massimiliano Allegri Menjadi Pelatih Baru Napoli Setelah Dipecat dari AC Milan

May 29, 2026
Menko Polkam Pastikan Upaya Pembebasan WNI yang Diculik oleh Israel

Menko Polkam Pastikan Upaya Pembebasan WNI yang Diculik oleh Israel

May 21, 2026

EDITOR'S PICK

Korban KM Nurul Salsa Membantu Perbaiki Pompa Sebelum Karam

Korban KM Nurul Salsa Membantu Perbaiki Pompa Sebelum Karam

July 23, 2026
Lionel Messi Ciptakan Rekor Piala Dunia, Argentina Melaju ke 32 Besar

Lionel Messi Ciptakan Rekor Piala Dunia, Argentina Melaju ke 32 Besar

June 23, 2026
Lonjakan Penjualan 37 Persen Catat Segmen Menengah Atas yang Kuat

Lonjakan Penjualan 37 Persen Catat Segmen Menengah Atas yang Kuat

June 12, 2026
Anggota BPK Haerul Saleh Berteriak Kebakaran Sebelum Meninggal Dunia

Anggota BPK Haerul Saleh Berteriak Kebakaran Sebelum Meninggal Dunia

May 8, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • 64 Hotspot Kebakaran Hutan dan Lahan di Sumut, Terbanyak di Karo
  • Truk Tabrak Mobil dan Motor Setelah Terobos Lampu Merah di Cibubur, 1 Tewas
  • Gempa 6,2 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya Tanpa Potensi Tsunami
  • Perempuan Mabuk Tabrak Lari Maut di Surabaya
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In