• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Sunday, August 9, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Tekno

Prabowo Sindir Pakar yang Dinilai Tidak Patriotik

Malino SPDI by Malino SPDI
June 24, 2026
in Tekno
0
Prabowo Sindir Pakar yang Dinilai Tidak Patriotik
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Presiden RI Prabowo Subianto baru-baru ini kembali mengekspresikan pandangannya mengenai pemahaman para ahli yang dianggap tidak berkaitan dengan kepentingan nasional. Ini menjadi sebuah sorotan dalam konteks kebijakan impor beras yang dianggap merugikan para petani Indonesia.

Dalam pidatonya yang disampaikan di Puncak Pekan Nasional Petani Nelayan XVII 2026 di Gorontalo, Prabowo menekankan betapa pentingnya untuk membela petani Indonesia terhadap pengaruh kebijakan yang merugikan mereka.

READ ALSO

Pengusutan Kasus Sutrimo Diserahkan dari Polresta Banyumas ke Polda Metro

TNI-Polri Selidiki KKB Terkait Penembakan Warga di Festival Lembah Baliem

“Banyak pakar-pakar yang pintar-pintar, sampai sekarang masih menganggap dirinya pintar mengatakan untuk apa kita membela petani Indonesia,” ungkap Prabowo dengan nada tegas. Pernyataan ini menjadi sebuah panggilan bagi para pemangku kebijakan untuk mendengarkan suara para petani.

Dalam penjelasan lebih lanjut, Prabowo mengisahkan pengalamannya ketika menjabat sebagai Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). Pada saat itu, ia menemui Menko Perekonomian dan dengan semangat menyampaikan aspirasinya yang menolak rencana impor beras dilakukan pemerintah.

Prabowo mencatat bahwa langkah impor beras akan merugikan petani, khususnya menjelang musim panen. “Apalagi impor beras pada saat petani mau panen, hancur harga untuk petani. Petani kita tidak bisa untung, tidak kembali modal,” tambahnya, memberikan gambaran jelas tentang dampak yang dihadapi oleh para petani.

Pengalaman Prabowo Menyuarakan Aspirasi Petani

Prabowo menjelaskan bahwa penolakan yang ia lihat bukan hanya dari para petani, tetapi juga dari pihak-pihak tertentu yang seharusnya berpihak kepada mereka. Dia mendapati bahwa ada penasihat yang justru mempertahankan kebijakan impor tersebut dengan alasan efisiensi.

“Ini kata-kata beliau, bukan Pak Aburizal Bakrie. Tapi salah satu penasihatnya bilang kalau petani Indonesia tidak efisien,” jelas Prabowo. Hal ini mengundang rasa prihatin bagi Prabowo dan menunjukkan ketidakpahaman sejumlah pihak terkait situasi yang dihadapi para petani.

Sikap skeptis tersebut menurutnya bukan hanya keliru, tetapi juga mencerminkan pola pikir yang tidak mendukung pembangunan pertanian lokal. Dia merasa sangat sedih dan terkejut mendengar pernyataan tersebut, yang menunjukkan betapa pentingnya manusiawi dalam menghargai perjuangan para petani.

Pentingnya hal ini adalah Prabowo menekankan bahwa pendekatan terhadap pertanian harus berbeda, berdasarkan pada kondisi lokal yang perlu mendapatkan perhatian khusus. Hal tersebut berperan dalam memperkuat ketahanan pangan di Indonesia.

Tentu saja, dampak dari kebijakan impor beras yang terus berlangsung selama bertahun-tahun memberikan tantangan besar bagi keberlangsungan usaha tani. Prabowo berharap adanya pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana kebijakan seharusnya berpihak kepada petani, bukan sebaliknya.

Impor Beras dan Dampaknya Terhadap Petani Lokal

Pemerintah seringkali menghadapi dilema dalam mengambil keputusan terkait kebijakan pangan, namun Prabowo menegaskan pentingnya memperhatikan strategi yang tepat untuk mendukung petani lokal. Seringkali, ketidakadilan terjadi ketika keputusan diambil tanpa melibatkan suara mereka yang paling terdampak.

“Impor beras bukan hanya tentang angka produksi, tetapi tentang kehidupan dan keberlangsungan petani,” katanya menekankan aspek manusiawi dalam masalah ini. Kegagalan untuk memahami hal ini dapat mengakibatkan sistem pertanian yang sakit.

Prabowo menilai bahwa petani lokal seharusnya mendapatkan dukungan yang kuat, bukan justru tertekan oleh kebijakan yang memihak pada negara lain. Kebijakan semacam ini, menurutnya, hanya akan menambah beban yang harus ditanggung oleh para petani.

Dia juga menggambarkan bagaimana banyak petani yang bingung dan tidak tahu harus berbuat apa lagi ketika harga beras jatuh akibat kebijakan impor. Mereka yang seharusnya menjadi tulang punggung perekonomian nasional menjadi semakin terpinggirkan.

Dengan kembalinya ke arah kebijakan yang lebih bersahabat dengan pertanian lokal, harapan untuk memulihkan harga dan membantu petani bisa menjadi kenyataan. Hal ini membutuhkan perhatian serius dari semua pihak yang berwenang.

Mendorong Kebijakan yang Berbasis kepada Kesejahteraan Petani

Untuk mewujudkan hal tersebut, Prabowo mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun kebijakan yang berpihak kepada petani. Stakeholder, termasuk pemerintah dan para peneliti, perlu bersinergi dalam menciptakan solusi bagi masalah yang ada.

“Kita perlu mendorong kebijakan yang lebih kuat dalam mendukung petani lokal, termasuk pemberian akses yang lebih baik terhadap input pertanian,” ucapnya. Hal ini sangat penting agar petani bisa mendapatkan keuntungan yang layak dari hasil jerih payah mereka.

Dalam pandangannya, penting untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya membeli produk lokal guna menjaga pertumbuhan ekonomi petani. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga semua pihak dalam masyarakat.

Melalui pendekatan yang lebih inklusif, Prabowo yakin ini bisa meningkatkan kesejahteraan petani dan akhirnya berkontribusi pada ketahanan pangan nasional. Kebijakan yang baik akan membawa hasil yang baik, namun semua harus dimulai dari keinginan untuk berbagi hasil dengan adil.

Ke depannya, Prabowo berharap akan ada banyak dialog dan kolaborasi untuk menciptakan ekosistem pertanian di Indonesia agar lebih baik dan berkelanjutan. Harapan ini juga akan menjadi inspirasi bagi generasi mendatang dalam memajukan sektor pertanian.

Tags: DinilaiPakarPatriotikPrabowoSindirTidakyang

Related Posts

Pengusutan Kasus Sutrimo Diserahkan dari Polresta Banyumas ke Polda Metro
Tekno

Pengusutan Kasus Sutrimo Diserahkan dari Polresta Banyumas ke Polda Metro

August 9, 2026
TNI-Polri Selidiki KKB Terkait Penembakan Warga di Festival Lembah Baliem
Tekno

TNI-Polri Selidiki KKB Terkait Penembakan Warga di Festival Lembah Baliem

August 9, 2026
Karyawan Bank Keliling Dianiaya Rekan Kerja di Tangerang Diselidiki Polisi
Tekno

Korban Pemukulan Melapor ke Polda Sumbar melalui Direskrimum Kombes TF

August 8, 2026
Polisi Periksa Bigmo Terkait Ajak Anak untuk Promosi Vape Pekan Depan
Tekno

Polisi Periksa Bigmo Terkait Ajak Anak untuk Promosi Vape Pekan Depan

August 8, 2026
Bisa Membuat Jokowi Tertawa
Tekno

Bisa Membuat Jokowi Tertawa

August 7, 2026
Kematian Eks Istri Polisi Medan, Dokter Ungkap Penyebab Luka Lebam
Tekno

Kematian Eks Istri Polisi Medan, Dokter Ungkap Penyebab Luka Lebam

August 7, 2026
Next Post
Kado HUT Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Tanah dari Kementerian ATR BPN

Kado HUT Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Tanah dari Kementerian ATR BPN

POPULAR NEWS

Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

May 14, 2026
Pelatih Renang di Kendari Diduga Melakukan Pencabulan terhadap 4 Anak di Bawah Umur

Pelatih Renang di Kendari Diduga Melakukan Pencabulan terhadap 4 Anak di Bawah Umur

July 10, 2026
Perluasan Program Pengelolaan Sampah dan Dorongan UMKM Berkelanjutan di Indonesia

Perluasan Program Pengelolaan Sampah dan Dorongan UMKM Berkelanjutan di Indonesia

June 27, 2026
Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

May 16, 2026
Skema Khusus Agar Vinicius Junior Bersinar di Piala Dunia 2026

Skema Khusus Agar Vinicius Junior Bersinar di Piala Dunia 2026

June 14, 2026

EDITOR'S PICK

Polisi Digigit Ular saat Mengejar Tahanan yang Kabur dan Dilarikan ke Rumah Sakit

Polisi Digigit Ular saat Mengejar Tahanan yang Kabur dan Dilarikan ke Rumah Sakit

July 10, 2026
Bahlil Minta Segera Atasi Pemadaman Bergilir, Pasokan Batu Bara Aman

Bahlil Minta Segera Atasi Pemadaman Bergilir, Pasokan Batu Bara Aman

June 21, 2026
Prediksi Timor Leste vs Indonesia: Garuda Penuhi Harapan Fans

Prediksi Timor Leste vs Indonesia: Garuda Penuhi Harapan Fans

July 30, 2026
Ekosistem Hunian dan Komersial Terpadu Sebagai Kekuatan di Gading Serpong

Ekosistem Hunian dan Komersial Terpadu Sebagai Kekuatan di Gading Serpong

June 16, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Tembok Pembatas Sekolah Dasar Roboh Timpa Peserta Jalan Sehat di Sleman, 10 Luka
  • DPRD Bandung Desak Tindakan Hukum atas Dugaan Penebangan 10 Pohon Terencana
  • Geledah 15 Lokasi Kasus Bupati Pemalang oleh KPK, Simak Hasilnya
  • Pengusutan Kasus Sutrimo Diserahkan dari Polresta Banyumas ke Polda Metro
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In