• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Thursday, August 20, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Modal Cangkul, Guru SD Temukan Harta Karun Miliaran di Halaman Sekolah

Malino SPDI by Malino SPDI
July 4, 2026
in Lifestyle
0
Modal Cangkul, Guru SD Temukan Harta Karun Miliaran di Halaman Sekolah
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sebuah temuannya yang tak terduga, saat menggali tanah di halaman sekolah, mengubah hidup seorang guru SD asal Madura. Nuryasin, yang juga menjabat sebagai Kepala SDN Pejagan IV, menemukan gerabah kuno berisi koin-koin peninggalan VOC yang ternyata bernilai miliaran rupiah.

Penemuan ini berawal ketika Nuryasin berusaha memperbaiki halaman sekolah yang becek setelah hujan deras. Dalam penggalian tersebut, yang awalnya adalah kegiatan rutin, terjadilah kejadian yang sangat mengejutkan.

READ ALSO

Rupiah Menguat 0,14% dan Dolar AS Turun ke Rp17.800

Pasar Motor Listrik Rp3.040 T, Bos Yakin Indonesia Jadi Juara Dunia

Ketika menggali tanah pada kedalaman sekitar 25-30 cm, ia mendapati sebuah gerabah kuno yang dipenuhi dengan koin-koin. Temuan tersebut kemudian diidentifikasi sebagai koin kuno peninggalan Belanda dari masa penjajahan, dengan nilai sejarah dan ekonomi yang sangat tinggi.

“Koin yang saya temukan bertuliskan VOC serta lambang Kerajaan Belanda, dan berasal dari tahun 1746 hingga 1760,” sebut Nuryasin, menceritakan penemuan berharga tersebut. Penemuan ini telah menggemparkan masyarakat setempat dan menjadi berita hangat di seluruh Indonesia.

Temuan Nuryasin yang beratnya mencapai sekitar 13 kilogram tersebut tidak hanya dianggap berharga secara materi, tetapi juga sebagai harta karun sejarah. Banyak yang berpendapat bahwa ia seharusnya menjual koin-koin itu, tetapi Nuryasin memilih untuk menyumbangkannya ke museum sesuai arahan Depdikbud.

“Saya tidak bisa menjadikan harta karun ini sumber kekayaan. Ini adalah barang bersejarah dan harus dijaga,” tegasnya.

Walaupun tidak mengubah hidupnya secara finansial, Nuryasin telah menjadi bagian dari sejarah Indonesia. Temuan ini membuka peluang untuk penelitian lebih lanjut tentang sistem transaksi pada masa VOC, yang mungkin selama ini kurang diketahui oleh masyarakat.

Penggunaan Uang Koin di Indonesia Sejak Dulu

Sejak zaman kerajaan Hindu-Buddha, masyarakat di Nusantara telah mengenal transaksi menggunakan mata uang. Berbeda dengan barter, penggunaan uang ini memberikan nilai dan kemudahan dalam perdagangan.

Pada masa Jawa kuno, misalnya, koin emas digunakan untuk transaksi besar seperti jual beli tanah. Namun, untuk transaksi sehari-hari, alat tukar yang digunakan pada umumnya bernilai lebih kecil.

Ketika VOC beroperasi di Nusantara, mereka mulai memperkenalkan sistem mata uang yang lebih terstandardisasi. Hal ini dilakukan untuk menggantikan berbagai mata uang asing yang beredar di wilayah tersebut dengan koin mereka sendiri.

Museum Bank Indonesia mencatat bahwa beberapa jenis koin yang dikeluarkan oleh VOC termasuk rijksdaalder, dukat, dan stuiver. Koin-koin ini terbuat dari berbagai bahan seperti emas, perak, dan tembaga, dan berfungsi sebagai alat tukar dalam perdagangan.

Salah satu koin yang paling dikenal dari era ini adalah ‘duit’, yang berasal dari istilah ‘doit’. Nama ini masih digunakan dalam bahasa Indonesia sampai sekarang, menunjukkan pengaruh budaya masa lampau.

Masyarakat dan Koin di Era VOC

Pada masa dominasi VOC, penggunaan uang koin semakin meluas. Koin-koin yang mereka cetak mulai digunakan dalam kegiatan dagang sehari-hari, menggantikan sistem barter yang masih umum dipakai sebelumnya.

Dengan memperkenalkan koin produksi mereka sendiri, VOC berusaha mempermudah perdagangan di Nusantara dan meningkatkan kegiatan ekonomi yang lebih terintegrasi. Di sisi lain, hal ini juga menunjukkan bagaimana ekonomi masyarakat dapat dipengaruhi oleh kekuasaan kolonial yang beroperasi di wilayah tersebut.

Namun, setelah VOC dibubarkan pada tahun 1799, pengenalan mata uang baru oleh pemerintah Hindia Belanda membawa dampak signifikan. Koin-koin yang dikeluarkan oleh VOC perlahan hilang dari peredaran dan menjadi bagian dari sejarah.

Beberapa di antaranya akhirnya terkubur di tanah, menunggu waktu yang tepat untuk ditemukan kembali. Penemuan Nuryasin adalah contoh nyata dari bagaimana harta bersejarah ini kembali ke permukaan setelah ratusan tahun tersembunyi.

Penemuan ini juga menegaskan betapa pentingnya pelestarian dan penelitian harta karun bersejarah sebagai bagian dari identitas dan warisan suatu bangsa.

Signifikansi Penemuan Harta Karun Bersejarah

Penemuan oleh Nuryasin menyoroti pentingnya harta karun bersejarah dalam memberikan wawasan baru tentang sejarah Indonesia. Temuan ini bukan hanya sekadar benda mati, tetapi juga merupakan cerminan dari sistem keuangan dan perdagangan pada masa lalu.

Melalui penelitian lebih lanjut, koin yang ditemukan akan membantu para arkeolog dan sejarawan untuk memahami lebih baik dinamika ekonomi dan sosial masyarakat pada masa penjajahan. Ini adalah kesempatan untuk mendalami sejarah yang terkadang dilupakan.

Koin-koin ini tidak hanya bernilai materi, tetapi juga memberikan konteks yang lebih dalam tentang kehidupan masyarakat pada saat itu. Menggali pengetahuan dari barang-barang seperti ini sangat penting untuk generasi mendatang.

Dengan penemuan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya melestarikan warisan budaya dan sejarah, serta menghargai nilai edukatif yang terkandung dalamnya. Sejarah bukan hanya milik masa lalu, tetapi juga bagian dari perjalanan bangsa menuju masa depan.

Nuryasin, meskipun tidak menjadi miliarder, telah memberikan sumbangsih besar bagi pemahaman sejarah Indonesia. Temuan tersebut adalah pengingat bahwa sejarah sering kali tersembunyi di tempat yang paling tidak terduga, hanya menunggu untuk ditemukan oleh tangan yang tepat.

Tags: CangkulGuruHalamanHartaKarunMiliaranModalSekolahTemukan

Related Posts

Rupiah Menguat 0,14% dan Dolar AS Turun ke Rp17.800
Lifestyle

Rupiah Menguat 0,14% dan Dolar AS Turun ke Rp17.800

August 20, 2026
Pasar Motor Listrik Rp3.040 T, Bos Yakin Indonesia Jadi Juara Dunia
Lifestyle

Pasar Motor Listrik Rp3.040 T, Bos Yakin Indonesia Jadi Juara Dunia

August 13, 2026
Fakta Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal II Tahun 2026
Lifestyle

Fakta Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal II Tahun 2026

August 13, 2026
Pertumbuhan FMCG yang Kuat Menjadi Sinyal Konsumsi Mesin Ekonomi Indonesia
Lifestyle

Pertumbuhan FMCG yang Kuat Menjadi Sinyal Konsumsi Mesin Ekonomi Indonesia

August 12, 2026
Pengendali Emiten Borong 204 Juta Saham dengan Harga Rp210
Lifestyle

Pengendali Emiten Borong 204 Juta Saham dengan Harga Rp210

August 12, 2026
Penertiban Tambang Ilegal Sebagai Katalis Produksi dan Kinerja TINS
Lifestyle

Penertiban Tambang Ilegal Sebagai Katalis Produksi dan Kinerja TINS

August 11, 2026
Next Post
Tuan Rumah Percaya Diri Hadapi Tim Terkuat di Afrika

Tuan Rumah Percaya Diri Hadapi Tim Terkuat di Afrika

POPULAR NEWS

Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

May 14, 2026
Perluasan Program Pengelolaan Sampah dan Dorongan UMKM Berkelanjutan di Indonesia

Perluasan Program Pengelolaan Sampah dan Dorongan UMKM Berkelanjutan di Indonesia

June 27, 2026
Pelatih Renang di Kendari Diduga Melakukan Pencabulan terhadap 4 Anak di Bawah Umur

Pelatih Renang di Kendari Diduga Melakukan Pencabulan terhadap 4 Anak di Bawah Umur

July 10, 2026
Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

May 16, 2026
Skema Khusus Agar Vinicius Junior Bersinar di Piala Dunia 2026

Skema Khusus Agar Vinicius Junior Bersinar di Piala Dunia 2026

June 14, 2026

EDITOR'S PICK

Kejagung Jual 90 Unit Apartemen Milik Benny Tjokro di Jakarta Selatan

Kejagung Jual 90 Unit Apartemen Milik Benny Tjokro di Jakarta Selatan

July 14, 2026
Siswa di Pati Diduga Korban Bullying Hingga Dua Jari Terputus

Siswa di Pati Diduga Korban Bullying Hingga Dua Jari Terputus

August 3, 2026
Angka Kematian Jemaah Haji Jatim Turun 28 Persen menurut Menhaj

Menhaj Gus Irfan Tutup Operasional Haji 2026 dan Klaim Biaya Turun

July 2, 2026
Alasan Laporkan Komisaris Media oleh Jusuf Hamka

Alasan Laporkan Komisaris Media oleh Jusuf Hamka

June 14, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Gempa 5,8 Kembali Guncang NTT, Warga Panik Keluar Rumah
  • KPK Duga Bebizie Terima Uang dari Korporasi Tersangka Korupsi Batu Bara
  • Insiden Ganggu KRL Rute Bogor dan Tangerang Pagi Ini
  • Ongkos Haji 2027 Meningkat, Dana Terkendala di Saudi
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In