• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Saturday, August 22, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Entertainment

Aksi Massa Bali Menyoroti Kebijakan Tak Prorakyat dengan Teatrikal-Pukul Kulkul

Malino SPDI by Malino SPDI
July 7, 2026
in Entertainment
0
Aksi Massa Bali Menyoroti Kebijakan Tak Prorakyat dengan Teatrikal-Pukul Kulkul
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sejumlah organisasi masyarakat sipil baru-baru ini menggelar unjuk rasa yang bertujuan untuk menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah. Aksi ini berlangsung di depan Monumen Bajra Sandhi, Renon, di kota Denpasar, Bali, dan dihadiri oleh massa yang datang dari latar belakang beragam.

Unjuk rasa yang digelar pada sore hari ini mengusung tema “Grubug Agung Pulihkan Bali & Indonesia,” dengan maksud untuk menyoroti berbagai persoalan lingkungan dan ketidakadilan sosial. Dalam aksi tersebut, para demonstran mengekspresikan kekecewaan mereka melalui spanduk, poster, dan aksi teatrikal.

READ ALSO

Pemerasan Rektor Unsoed Melibatkan Lebih dari Sekedar Calon Mahasiswa FK

Pria di Berau Kaltim Ditangkap Polisi Karena Pembakaran Lahan untuk Kebun Sawit

Pada kesempatan tersebut, mereka membawa berbagai atribut simbolik, termasuk kulkul bulus dan tampah yang berisi sayur-mayur. Teatrikal yang dilakukan menunjukkan interaksi antara pedagang dan pembeli, menggambarkan kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat akibat tingginya harga bahan pokok.

Aksi Simbolik dan Pesan yang Ingin Disampaikan

Massa aksi melukiskan betapa sulitnya kehidupan ekonomi masyarakat melalui penuturan seorang pelanggan yang mengeluh kepada pedagang. Dalam suasana tersebut, pedagang juga terpaksa mengungkapkan bahwa mereka harus menaikkan harga barang akibat melemahnya nilai rupiah dan meningkatnya harga BBM.

Situasi ini menunjukkan kekacauan ekonomi yang dirasakan oleh rakyat kecil. Mereka merasa terpinggirkan dalam proses pengambilan keputusan, yang seharusnya pro terhadap kepentingan rakyat dan lingkungan hidup.

Teatrikal tersebut ditutup dengan pemukulan kulkul bulus oleh para massa aksi, sebagai simbol dari keadaan demokrasi yang dinilai amburadul. Penekanan ini bertujuan untuk menggambarkan keadaan yang tidak baik di Indonesia saat ini.

Pernyataan Sikap dan Tuntutan dari Massa Aksi

Sejumlah pernyataan sikap pun disampaikan oleh perwakilan massa aksi, I Wayan Sathya Tirtayasa. Ia menekankan bahwa pemukulan kulkul bulus mengandung makna simbolis tentang kondisi demokrasi yang tidak sehat. Menurutnya, rakyat harus terus bersuara demi mendapatkan keadilan dan hak-hak mereka.

Ia menjelaskan tema “Grubug Agung” yang diangkat berasal dari pengamatan terhadap keadaan negara dan khususnya Bali. Kebijakan yang diambil pemerintah dinilai tidak sejalan dengan kepentingan rakyat dan memicu krisis lingkungan.

“Kita melihat rakyat kecil semakin kesulitan di tengah situasi ekonomi yang tidak menentu,” ujar Tirtayasa. Ia menegaskan bahwa kehadiran mereka di jalan bukan hanya untuk menyuarakan keluh kesah, melainkan juga untuk menuntut tindakan nyata dari pemerintah.

Pentingnya Perhatian Terhadap Isu Lingkungan dan Ekonomi

Saat ini, salah satu isu utama yang menjadi sorotan adalah alih fungsi lahan yang terus terjadi di Bali. Banyak kelompok masyarakat merasa bahwa hal ini merusak daya dukung lingkungan dan mengancam keberlangsungan hidup mereka. Dalam konteks ini, massa aksi menyerukan adanya moratorium terhadap pariwisata yang dianggap menjadi salah satu penyebab utama masalah tersebut.

Pernyataan sikap yang dibacakan menggarisbawahi perlunya semua pihak, termasuk pemerintah, untuk meninjau kembali kebijakan yang ada. Mereka mendesak agar pemerintah serius menangani masalah krisis lahan dan air bersih yang turut berkontribusi terhadap kerusakan ekosistem di Bali.

Selain itu, mereka juga menyerukan penghentian segala bentuk kriminalisasi terhadap pejuang HAM dan aktivis lingkungan. Tindakan represif terhadap mereka yang memperjuangkan keadilan dianggap sebagai upaya untuk membungkam suara rakyat.

Pentingnya Keterlibatan Publik dalam Proses Politik

Unjuk rasa ini mencerminkan betapa pentingnya keterlibatan masyarakat dalam proses politik. Aksi tersebut menjadi sarana bagi rakyat untuk menyampaikan aspirasinya dan berjuang demi keadilan. Terlebih lagi, dalam situasi di mana banyak suara terpinggirkan, aksi seperti ini memiliki peran signifikan dalam menciptakan kesadaran kolektif.

Keterlibatan masyarakat dan kesadaran akan hak-hak mereka sangat diperlukan dalam upaya mencapai perubahan positif. Tuntutan yang diajukan oleh massa aksi tidak hanya relevan bagi Bali, tetapi juga untuk bangsa Indonesia secara keseluruhan.

Kemandekan dalam menghormati hak-hak masyarakat bisa berdampak pada stabilitas sosial dan politik. Oleh sebab itu, sudah saatnya semua elemen masyarakat, termasuk pemangku kebijakan, mendengarkan dan memperhatikan aspirasi rakyat.

Tags: AksiBalidenganKebijakanKulkulMassaMenyorotiProrakyatTakTeatrikalPukul

Related Posts

Audiensi KPK dan Kementerian Sosial Bahas Polemik Pengadaan Besok
Entertainment

Pemerasan Rektor Unsoed Melibatkan Lebih dari Sekedar Calon Mahasiswa FK

August 22, 2026
Pria di Berau Kaltim Ditangkap Polisi Karena Pembakaran Lahan untuk Kebun Sawit
Entertainment

Pria di Berau Kaltim Ditangkap Polisi Karena Pembakaran Lahan untuk Kebun Sawit

August 21, 2026
Catatan BPBD 936 Hektare Hutan dan Lahan Terbakar di Kaltim
Entertainment

Catatan BPBD tentang 936 Hektare Hutan dan Lahan Terbakar di Kaltim

August 21, 2026
Pramono Serahkan Bantuan Pemprov DKI Sebesar Rp5,8 Miliar untuk NTT
Entertainment

Pramono Serahkan Bantuan Pemprov DKI Sebesar Rp5,8 Miliar untuk NTT

August 20, 2026
KPK Duga Bebizie Terima Uang dari Korporasi Tersangka Korupsi Batu Bara
Entertainment

KPK Duga Bebizie Terima Uang dari Korporasi Tersangka Korupsi Batu Bara

August 20, 2026
Pramono Kukuhkan 44 Paskibraka DKI 2026
Entertainment

Pramono Kukuhkan 44 Paskibraka DKI 2026

August 13, 2026
Next Post
Dalami Aliran Uang Gubernur Riau, KPK Ingin Periksa Ajudan Pangdam XIX

Dalami Aliran Uang Gubernur Riau, KPK Ingin Periksa Ajudan Pangdam XIX

POPULAR NEWS

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

August 10, 2026
Massimiliano Allegri Menjadi Pelatih Baru Napoli Setelah Dipecat dari AC Milan

Massimiliano Allegri Menjadi Pelatih Baru Napoli Setelah Dipecat dari AC Milan

May 29, 2026
Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

August 8, 2026
Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

May 16, 2026
Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

May 21, 2026

EDITOR'S PICK

Hong Myung-bo Mengundurkan Diri Setelah Korea Selatan Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Hong Myung-bo Mengundurkan Diri Setelah Korea Selatan Tersingkir dari Piala Dunia 2026

June 29, 2026
Proyek PLTP Dieng Lanjutan Digarap oleh Geo Dipa dengan Pendanaan Tahun Ini

Proyek PLTP Dieng Lanjutan Digarap oleh Geo Dipa dengan Pendanaan Tahun Ini

June 26, 2026
Kita Harus Terus Berusaha Keras

Kita Harus Terus Berusaha Keras

June 1, 2026
Lois Openda Bergabung dengan Lyon Siap Bangkit Setelah Sulit di Juventus

Lois Openda Bergabung dengan Lyon Siap Bangkit Setelah Sulit di Juventus

July 29, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Kabut Asap Memburuk, Banjarbaru Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh untuk Sekolah
  • Pemerasan Rektor Unsoed Melibatkan Lebih dari Sekedar Calon Mahasiswa FK
  • Balita Meninggal di Posko Pengungsian Gempa NTT Akibat Kedinginan
  • Fakta Pengusiran WNA Diduga Tentara Israel dari Gym di Bali
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In