• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Sunday, October 4, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Entertainment

Ojol Palembang Meninggal Karena Sesak Nafas Diduga Akibat Kabut Asap

Malino SPDI by Malino SPDI
October 3, 2026
in Entertainment
0
Karhutla dan Kemarau Picu Kasus ISPA Jatim Mencapai 200 Ribu
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kabut asap yang ditimbulkan oleh kebakaran hutan dan lahan tentu saja bukan hal yang baru bagi masyarakat di Indonesia, terutama di wilayah Sumatera Selatan. Selama hampir dua bulan terakhir, kabut asap ini telah menyelimuti sejumlah area, meninggalkan dampak yang sangat mendalam bagi masyarakat, termasuk keluarga Ardiansyah, seorang pengemudi ojek online yang menjadi korban dari paparan udara yang tercemar tersebut.

Ardiansyah, yang berusia 41 tahun, mengalami sesak napas dan kehilangan nyawanya yang diduga disebabkan oleh kondisi udara yang memburuk akibat kabut asap. Keluarganya, terutama sang istri, merasa sangat kehilangan dan menganggap bahwa situasi ini adalah pelajaran pahit bagi semua orang tentang efek serius dari pencemaran udara yang disebabkan oleh kebakaran hutan.

READ ALSO

Daftar Mutasi Besar-besaran Polri oleh Kapolri Jenderal Suyudi

Dukung Program Prioritas, Cek Program Bedah Rumah di Purwakarta

Rita, istri Ardiansyah, mengungkapkan bahwa suaminya memiliki riwayat asma, dan sejak kabut asap menyelimuti Kota Palembang, gejala tersebut semakin parah. Ardiansyah sering kali mengalami batuk dan kesulitan bernapas, terutama setelah beraktivitas di luar rumah. Keadaan ini semakin diperburuk dengan kebiasaan kerjanya yang mengharuskannya berada di luar rumah jauh lebih lama.

Dampak Kesehatan dari Kebakaran Hutan dan Asap

Kebakaran hutan dan lahan memberikan dampak kesehatan yang cukup mengkhawatirkan bagi masyarakat yang tinggal di daerah terpapar. Dalam kasus Ardiansyah, paparan kabut asap membuat kondisinya semakin memburuk, dan dalam satu hari, dia bisa menghabiskan hingga sembilan jam di luar rumah. Praktik ini menempatkannya dalam risiko yang tinggi terhadap polusi udara yang diakibatkan oleh kebakaran hutan.

Ketika kabut asap mulai menyelimuti, masyarakat pun mulai mengurangi aktivitas luar ruangan. Namun, bagi para pekerja seperti Ardiansyah, hal ini bukanlah pilihan yang mudah. Di pagi hari sebelum ia meninggal, sesak napasnya kembali kambuh akibat paparan asap yang sangat pekat. Keberadaan kabut tersebut sangat mengganggu dan bisa jadi fatal bagi yang memiliki masalah pernapasan.

Masyarakat pun mulai merasakan dampak lain dari kebakaran hutan ini, tidak hanya dari segi kesehatan tetapi juga dari kehidupan sehari-hari. Banyak yang terganggu aktivitasnya, dan situasi ini semakin memperburuk kondisi kesehatan orang-orang yang sudah memiliki masalah asma atau penyakit paru lainnya. Dampak yang dirasakan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga emosional bagi keluarga yang kehilangan orang terkasih seperti yang dialami Rita dan anak-anaknya.

Penerbangan Terganggu Akibat Kabut Asap yang Menyebar

Kabut asap juga memperparah situasi di sektor transportasi, khususnya penerbangan. Pada suatu pagi, kabut asap yang dihasilkan dari kebakaran hutan di Palembang menyebabkan penerbangan menjadi terganggu, menjadikan jarak pandang di bawah standar yang dibutuhkan untuk operasional penerbangan.

General Manager Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II mengatakan bahwa delapan penerbangan mengalami gangguan yang disebabkan oleh rendahnya jarak pandang. Hal ini mengakibatkan beberapa pesawat harus menunda keberangkatan atau bahkan kembali ke bandara asal demi keselamatan penumpang.

Penerbangan yang terpengaruh mencakup berbagai rute dari dan menuju Palembang, yang menunjukkan betapa luasnya dampak kebakaran hutan ini. Penundaan ini bukan hanya merepotkan, tetapi juga bisa berdampak pada agenda perjalanan para penumpang, baik untuk kepentingan bisnis maupun pribadi.

Panggilan untuk Tindakan dari Pemerintah

Kasus yang menimpa Ardiansyah dan dampak lebih luas yang ditimbulkan oleh kabut asap ini menjadi panggilan bagi pemerintah untuk lebih serius menangani masalah kebakaran hutan dan dampaknya. Rita, selaku keluarga almarhum, menekankan pentingnya tindakan nyata dari pemerintah dalam mengantisipasi situasi yang berpotensi berbahaya bagi masyarakat.

Dia berharap agar tidak ada lagi korban jiwa yang harus dihadapi akibat dampak kebakaran hutan yang tegas ini. Situasi yang terjadi saat ini membutuhkan perhatian dan tindakan segera dari pihak berwenang agar tidak ada tragedi serupa yang terulang di masa depan.

Pemerintah diharapkan tidak hanya mengandalkan penanganan setelah kejadian, tetapi juga melakukan upaya pencegahan sebelum situasi memburuk. Edukasi kepada masyarakat mengenai dampak kebakaran hutan dan penanganan yang harus dilakukan saat terjadi kabut asap juga sangat penting agar keluarga lain tidak mengalami kehilangan yang sama.

Tags: AkibatAsapDidugaKabutKarenaMeninggalNafasOjolPalembangSesak

Related Posts

Daftar Mutasi Besar-besaran Polri oleh Kapolri Jenderal Suyudi
Entertainment

Daftar Mutasi Besar-besaran Polri oleh Kapolri Jenderal Suyudi

October 3, 2026
Dukung Program Prioritas, Cek Program Bedah Rumah di Purwakarta
Entertainment

Dukung Program Prioritas, Cek Program Bedah Rumah di Purwakarta

October 2, 2026
Prabowo Lantik Nuzran Joher Sebagai Ketua Ombudsman di Tengah Kasus Lapas
Entertainment

Prabowo Lantik Nuzran Joher Sebagai Ketua Ombudsman di Tengah Kasus Lapas

October 2, 2026
Terlama 14 Tahun dan Tersingkat 8 Bulan dalam Satu Periode
Entertainment

Terlama 14 Tahun dan Tersingkat 8 Bulan dalam Satu Periode

October 1, 2026
Puan Jelaskan Alasan Tes Fit & Proper Calon Kapolri Dilaksanakan Cepat
Entertainment

Puan Jelaskan Alasan Tes Fit & Proper Calon Kapolri Dilaksanakan Cepat

October 1, 2026
Gus Baha Terpilih Sebagai Wakil Rais Aam PBNU 2026 hingga 2031
Entertainment

Gus Baha Terpilih Sebagai Wakil Rais Aam PBNU 2026 hingga 2031

September 30, 2026
Next Post
8 Siswi Tenggelam Saat Berenang di Mata Air Garut, 1 Tewas

Bocah Tenggelam di Galian Pasir Bekas di Tangerang dengan Kedalaman 20 Meter

POPULAR NEWS

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

August 10, 2026
Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

August 9, 2026
Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

May 21, 2026
Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

May 16, 2026
Menko Polkam Pastikan Upaya Pembebasan WNI yang Diculik oleh Israel

Menko Polkam Pastikan Upaya Pembebasan WNI yang Diculik oleh Israel

May 21, 2026

EDITOR'S PICK

Purbaya Siap Pangkas Anggaran MBG dan Kemenkeu Ikut Kawal Prosesnya

Purbaya Siap Pangkas Anggaran MBG dan Kemenkeu Ikut Kawal Prosesnya

September 4, 2026
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Suara Keadilan Terus Bergema untuk Korban

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Suara Keadilan Terus Bergema untuk Korban

October 2, 2026
Dana Disiapkan untuk Membangun Jaringan dan Data Center

Dana Disiapkan untuk Membangun Jaringan dan Data Center

June 23, 2026
Kisah Mantan Pecandu yang Memulai Hidup Baru di Ruang ICU

Kisah Mantan Pecandu yang Memulai Hidup Baru di Ruang ICU

June 28, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Bocah Tenggelam di Galian Pasir Bekas di Tangerang dengan Kedalaman 20 Meter
  • Ojol Palembang Meninggal Karena Sesak Nafas Diduga Akibat Kabut Asap
  • Komisi III DPR Minta Kapolri Perbaiki Pejabat Polri yang Arogan
  • Profil Irjen Roberto GM Pasaribu, Kadiv TIK Polri Terbaru Pilihan Kapolri
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In