Dugaan penculikan atlet golf putri, Jesslyn Wijaya Lay, di Jakarta Pusat mengundang perhatian publik dan polisi. Peristiwa ini terjadi saat ia menghadiri perayaan ulang tahun keluarganya, dan telah menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan masyarakat.
Meski pelapor yang merupakan rekan korban, dengan inisial NA, telah mencabut laporannya, kepolisian memastikan bahwa penyelidikan tetap berjalan. Hal ini dilakukan untuk memastikan kebenaran informasi dan kondisi Jesslyn Wijaya.
“Pelapor datang ke Polres Jakarta Pusat untuk mencabut laporan pada tanggal 19 Juli,” ujar AKBP Roby Heri Saputra, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat. Mereka berkomitmen untuk menyelidiki apakah tindakan penculikan benar-benar terjadi atau tidak.
Detail Peristiwa Penculikan yang Diduga Terjadi di Restoran
Rapport kejadian tak bisa diabaikan. Insiden dugaan penculikan berlangsung pada malam Senin, 13 Juli, saat korban merayakan ulang tahun neneknya di sebuah restoran. Saat itulah, lima orang mendekati Jesslyn dan mengambilnya secara paksa.
Informasi lebih lanjut menjelaskan bahwa pada saat kejadian, Jesslyn ditutup matanya dan diangkut ke dalam mobil hitam oleh dua pria bertubuh besar. Suasana panik terlihat ketika dia berteriak minta tolong dan berusaha untuk keluar dari kendaraan tersebut.
Pemantauan oleh pihak kepolisian terhadap rekaman CCTV di lokasi kejadian membantu mengungkap fakta lebih lanjut tentang insiden tersebut. Meskipun ada petunjuk, keberadaan korban masih misterius.
Keterangan dari Keluarga dan Kuasa Hukum
Kuasa hukum keluarga korban, Andi Darti, memberikan penjelasan mengenai apa yang terjadi. Ia mengklaim bahwa saat kejadian, Jesslyn tidak bisa dijangkau baik oleh teman maupun anggota keluarganya setelah insiden tersebut.
Keberadaan telepon seluler Jesslyn juga menjadi perhatian saat tidak dapat diakses lagi. Hal ini menyiratkan adanya kemungkinan bahwa korban mengalami sesuatu yang tidak diinginkan.
Pelapor melaporkan insiden ini ke kepolisian dengan nomor LP/B/2092/VII/2026/SPKT/POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA, sebagai langkah untuk menindaklanjuti dan mencari kejelasan mengenai keberadaan Jesslyn.
Investigasi Berlanjut Meski Laporan Dicabut
Meskipun laporan telah dicabut, penyelidikan tetap dilakukan oleh pihak kepolisian untuk memastikan apakah benar ada tindakan kejahatan. Roby menekankan pentingnya menyelidiki kebenaran di balik laporan tersebut.
Dalam perkembangan lebih lanjut, polisi mendatangi tempat tinggal korban dan mencermati berbagai informasi terkait keberadaannya. Informasi tersebut termasuk laporan bahwa Jesslyn mungkin telah berpergian ke luar negeri.
Pihak pelapor juga menduga bahwa Jesslyn melakukan perjalanan menuju Malaysia sekitar 14 Juli. Hal ini menambah kompleksitas dalam menyelidiki kasus ini, yang kini menghantui banyak pihak terlibat.















