• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Thursday, October 29, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Properti

Beli Apartemen LRT City Malah Terhambat: Barang Belum Ada, Cicilan KPA Tetap Berlanjut!

Malino SPDI by Malino SPDI
July 29, 2026
in Properti
0
Beli Apartemen LRT City Malah Terhambat: Barang Belum Ada, Cicilan KPA Tetap Berlanjut!
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) baru-baru ini mengambil tindakan signifikan untuk menangani keluhan masyarakat terkait dengan keterlambatan pembangunan dan penyerahan unit Apartemen LRT City. Tindakan ini merupakan respons terhadap 17 laporan resmi yang diajukan oleh konsumen melalui saluran pengaduan yang telah disediakan.

Atas instruksi Menteri PKP, dilakukan forum mediasi yang mempertemukan manajemen PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) dengan perwakilan konsumen di Jakarta. Tujuan dari forum ini adalah untuk mencari solusi atas masalah yang dihadapi oleh ribuan konsumen yang telah melakukan pembayaran tetapi belum menerima unit apartemen yang dijanjikan.

READ ALSO

Perkuat Aksesibilitas Hunian dengan Paramount Petals

Rice Cooker Halal untuk Keluarga

Menurut data yang disampaikan pengembang, terdapat sekitar 2.400 konsumen yang belum menerima unit yang telah mereka beli. Banyak dari mereka dijadwalkan untuk menerima serah terima antara tahun 2023 dan 2024, namun pada kenyataannya, tidak ada kepastian dari pihak pengembang.

Pemerintah mengedepankan transparansi dalam penyelesaian masalah ini, memastikan bahwa semua langkah yang diambil sesuai dengan hukum yang berlaku. Menteri PKP menekankan betapa pentingnya menjamin kepentingan rakyat melalui proses yang adil dan transparan.

“Kami ingin masalah ini bisa diselesaikan tanpa adanya kebohongan atau penundaan yang lebih lanjut,” ujar Menteri PKP dengan tegas. Dalam mediasi tersebut, ia juga menginstruksikan pembentukan kelompok komunikasi untuk mempermudah pengaduan dan mencari jalan keluar secara cepat.

Kisah Konsumen yang Menghadapi Keterlambatan Proyek

Dari ribuan konsumen yang tidak mendapatkan unit, ada banyak kisah tragis yang diungkapkan. Salah satunya adalah cerita seorang wanita yang juga hadir dalam mediasi dan menceritakan pengalamannya. Dia menjelaskan tentang kepatuhannya dalam memenuhi kewajiban pembayaran Kredit Pemilikan Apartemen (KPA).

Wanita tersebut memaparkan bahwa dalam perjanjian, seharusnya ia mendapatkan unit apartemen pada Mei 2025. Namun, saat waktu serah terima tiba, proyek tersebut tidak kunjung selesai. Ketika ia mengecek kondisi di lokasi, proyek terhenti dan tidak ada aktivitas yang terlihat.

Karena penghentian pekerjaan, ia kemudian menghentikan pembayaran untuk sementara waktu. Namun, tindakan tersebut justru berdampak buruk baginya, karena pihak bank terus menagih hingga ia merasa sangat tertekan di tempat kerja.

Dari laporan konsumen lain yang hadir, terlihat bahwa situasi di setiap proyek berbeda. Beberapa lokasi seperti LRT City Ciracas dan LRT City Tebet membutuhkan perhatian khusus karena meskipun sudah memasuki tahap pembangunan struktur, proyek interiornya masih terhenti.

sementara beberapa proyek lain, seperti LRT City Cibubur, belum menunjukkan adanya aktivitas pembangunan sama sekali, membuat konsumen semakin frustasi karena situasi yang tidak menentu.

Penjelasan Resmi dari Pihak ADCP

Sikap responsif dari pihak ADCP disampaikan oleh Direktur Operasi mereka, yang meminta maaf kepada konsumen atas keterlambatan yang terjadi. Mereka mengakui bahwa situasi ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi para konsumen, dan pihaknya berupaya mencari solusi yang tepat.

Direktur Operasi juga menjelaskan bahwa keterlambatan ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk tekanan likuiditas yang mengganggu operasional perusahaan. Hal ini telah memicu restrukturisasi internal serta perubahan struktur kepemimpinan yang berimbas pada progres proyek.

Walaupun mengalami kesulitan, ADCP menegaskan bahwa seluruh aset proyek tetap ada dan perizinan yang diperlukan terus berjalan. Mereka berkomitmen untuk menyelesaikan proyek ini meskipun dalam keadaan sulit.

Untuk memberikan kepastian sementara bagi konsumen yang memerlukan tempat tinggal, ADCP menawarkan beberapa opsi, termasuk peminjaman unit yang telah selesai di lokasi lain. Opsi ini diharapkan dapat membantu konsumen yang sangat membutuhkan hunian sementara.

Namun, saat ini, tuntutan konsumen untuk pengembalian dana penuh masih belum dapat dipenuhi oleh ADCP. Hal ini disebabkan oleh arus kas yang terbatas dan masalah internal lainnya pada perusahaan.

Respon Lembaga Perlindungan Konsumen dan Tindak Lanjut

Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional menekankan bahwa penyelesaiannya harus dilakukan dengan cepat dan responsif. Ia meminta agar pihak yang bertanggung jawab memberikan layanan yang hebat kepada konsumen selama 24 jam.

Selain itu, Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia memberikan apresiasi terhadap respons cepat dari Kementerian PKP. Mereka berharap mediasi ini dapat menghasilkan solusi yang saling menguntungkan bagi semua pihak tanpa merugikan konsumen.

Kementerian menjadwalkan pertemuan lanjutan dan meminta agar semua pihak yang terlibat menyusun kronologi masalah serta usulan solusi konkret untuk dihadirkan dalam pertemuan tersebut. Hal ini diharapkan dapat memberikan kejelasan hukum bagi konsumen.

Pemerintah juga berencana untuk melibatkan pihak perbankan dalam membahas bagaimana menangani kewajiban cicilan konsumen. Dengan demikian, diharapkan dapat ditemukan solusi yang adil bagi semua pihak yang terlibat.

Situasi ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, pengembang, dan konsumen sangat penting untuk mencapai solusi yang memuaskan. Semua pihak harus bekerja sama agar masalah ini dapat diselesaikan dengan cepat dan adil.

Tags: AdaApartemenBarangBeliBelumBerlanjutCicilanCityKPALRTMalahTerhambatTetap

Related Posts

Perkuat Aksesibilitas Hunian dengan Paramount Petals
Properti

Perkuat Aksesibilitas Hunian dengan Paramount Petals

October 28, 2026
Rice Cooker Halal untuk Keluarga
Properti

Rice Cooker Halal untuk Keluarga

October 28, 2026
One Grand Eastlakes Sydney Meningkat 95 Persen Menjadi AU$38 Juta
Properti

One Grand Eastlakes Sydney Meningkat 95 Persen Menjadi AU$38 Juta

October 27, 2026
Pembiayaan Perumahan Tembus Rp552 Triliun
Properti

Pembiayaan Perumahan Tembus Rp552 Triliun

October 27, 2026
Rute Penerbangan Melbourne ke Bali Telah Dibuka
Properti

Rute Penerbangan Melbourne ke Bali Telah Dibuka

October 26, 2026
Tren Warna Interior 2027: Koleksi Terbaru dan Inspirasi Dekorasi
Properti

Tren Warna Interior 2027: Koleksi Terbaru dan Inspirasi Dekorasi

October 26, 2026
Next Post
Islamic Travel Connect 2026 Dimeriahkan Oleh Pengunjung di Kokas

Islamic Travel Connect 2026 Dimeriahkan Oleh Pengunjung di Kokas

POPULAR NEWS

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

August 10, 2026
Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

August 8, 2026
Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

August 9, 2026
Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

May 16, 2026
Menko Polkam Pastikan Upaya Pembebasan WNI yang Diculik oleh Israel

Menko Polkam Pastikan Upaya Pembebasan WNI yang Diculik oleh Israel

May 21, 2026

EDITOR'S PICK

TNI Selidiki Informasi KPK Tentang Prajurit Diduga Terlibat Korupsi BNPB

TNI Selidiki Informasi KPK Tentang Prajurit Diduga Terlibat Korupsi BNPB

October 22, 2026
WN Taiwan Tersangka Penyelundupan 800 Kg Ketamin

WN Taiwan Tersangka Penyalahgunaan Narkoba Dalam Kasus Penyelundupan 800 KG Ketamin

September 2, 2026
Islamic Travel Connect 2026 Dimeriahkan Oleh Pengunjung di Kokas

Islamic Travel Connect 2026 Dimeriahkan Oleh Pengunjung di Kokas

July 29, 2026
Mensos Kunjungi KPK Terkait Masalah Sepatu Sekolah Rakyat Besok

Mensos Kunjungi KPK Terkait Masalah Sepatu Sekolah Rakyat Besok

May 8, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • KPK Siapkan Jadwal Panggil Nusron Wahid
  • Keluarga Minta Penyelesaian Kasus Tembak Polisi di Mabes Polri
  • KPK Geledah Kantor di Kudus Selain Bea Cukai
  • Anak-Anak Penyintas Gempa NTT Ungkapkan Mimpi yang Tersisa
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In