• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Wednesday, July 22, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Tekno

Angin Kencang Menghancurkan 58 Hunian Sementara Korban Banjir di Aceh Utara

Malino SPDI by Malino SPDI
June 4, 2026
in Tekno
0
Angin Kencang Menghancurkan 58 Hunian Sementara Korban Banjir di Aceh Utara
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Angin kencang yang menghantam Kabupaten Aceh Utara, Aceh, baru-baru ini menyebabkan kerusakan signifikan pada kawasan hunian sementara korban banjir bandang di Kecamatan Langkahan. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa sebanyak 58 unit hunian sementara (huntara) terpaksa mengalami rusak, dan situasi ini menimbulkan kepedihan bagi penghuninya yang sudah mengalami bencana sebelumnya.

Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), cuaca ekstrem telah melanda sejumlah desa di wilayah tersebut, termasuk Desa Rumoh Rayeuk, Buket Linteung, Geudumbak, dan Langkahan. Ini adalah kondisi yang mencemaskan karena dampak angin kencang ini terjadi di saat banyak warga masih berjuang untuk pulih dari bencana sebelumnya.

READ ALSO

Jumlah Truk Sampah ke TPST Bantargebang Menurut Pramono Kini Berkurang

Laporan Penculikan Jesslyn Wijaya Ditarik di Polres Jakarta Pusat

Di antara 58 unit huntara yang rusak, kerusakan paling signifikan terjadi pada bagian atap bangunan. Penghuni hunian sementara sangat bergantung pada struktur ini sebagai mata pencaharian dan perlindungan dari cuaca yang adakalanya tidak bersahabat.

Detail Kerusakan pada Hunian Sementara di Aceh Utara

Di Desa Rumoh Rayeuk, tercatat sebanyak 36 unit huntara terdampak, di mana rincian menunjukkan bahwa 11 unit mengalami kerusakan berat, 20 unit rusak sedang, dan lima unit lainnya rusak ringan. Tingginya angka kerusakan ini mencerminkan betapa parahnya angin kencang yang melanda, membuat penghuninya berisiko kehilangan tempat tinggal.

Sementara itu, di Desa Buket Linteung, terdapat tujuh unit huntara yang mengalami kerusakan berat, serta satu unit tempat ibadah yang juga terdampak. Hal ini mengindikasikan bahwa serangan cuaca bukan hanya memengaruhi tempat tinggal, tetapi juga tempat berkumpul dan beribadah masyarakat setempat.

Di Desa Geudumbak, sepuluh unit huntara mengalami kerusakan yang bervariasi, dengan rincian empat unit rusak berat, empat unit rusak sedang, dan dua unit rusak ringan. Di Desa Langkahan sendiri, terdapat lima unit huntara yang rusak ringan. Situasi ini menambah beban warga yang tengah berjuang setelah bencana sebelumnya.

Pantauan dan Respons dari BPBA Terkait Bencana

Hingga saat ini, tidak ada laporan mengenai korban jiwa akibat kejadian ini. Namun, jumlah warga terdampak dan status pengungsi masih dalam proses pendataan oleh tim petugas di lapangan. Data ini krusial untuk memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan tepat waktu.

Kepala Pelaksana BPBA, Bahron Bakti, menegaskan pentingnya penanganan yang cepat. “Benar, telah terjadi angin kencang di Kecamatan Langkahan,” ujarnya, menunjukkan keseriusan situasi yang dihadapi. Penanganan ini sangat penting agar kebutuhan dasar masyarakat dapat dipenuhi sesegera mungkin.

Dia juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca di wilayah tersebut sudah mulai membaik. Warga yang terdampak dilakukan upaya mitigasi dengan memindahkan barang-barang berharga ke lokasi yang lebih aman untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya cuaca buruk susulan.

Pentingnya Kewaspadaan Terhadap Cuaca Ekstrem di Aceh

Dari data sementara yang dikeluarkan oleh BPBA, total sebanyak 58 unit huntara yang terdampak oleh bencana ini menjadi indikator jelas akan risiko yang dihadapi masyarakat setempat. Kondisi seperti ini selalu mengingatkan kita pentingnya kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa terjadi kapan saja.

BPBA mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada terutama selama musim peralihan yang terus berlangsung di berbagai wilayah Aceh. Pemahaman dan tindakan preventif dari masyarakat adalah langkah awal untuk mengurangi risiko lebih besar di masa depan.

Adalah penting untuk terus memperkuat infrastruktur yang ada dan mengembangkan rencana mitigasi bencana yang efisien. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih siap menghadapi situasi darurat yang bisa kembali terjadi di kemudian hari.

Tags: AcehAnginBanjirHunianKencangKorbanMenghancurkanSementaraUtara

Related Posts

Jumlah Truk Sampah ke TPST Bantargebang Menurut Pramono Kini Berkurang
Tekno

Jumlah Truk Sampah ke TPST Bantargebang Menurut Pramono Kini Berkurang

July 22, 2026
Atlet Golf Wanita Diculik saat Perayaan Ulang Tahun Nenek di Jakarta Pusat
Tekno

Laporan Penculikan Jesslyn Wijaya Ditarik di Polres Jakarta Pusat

July 21, 2026
Atlet Golf Wanita Diculik saat Perayaan Ulang Tahun Nenek di Jakarta Pusat
Tekno

Atlet Golf Wanita Diculik saat Perayaan Ulang Tahun Nenek di Jakarta Pusat

July 20, 2026
Forum Pemred kritik sikap Hotman terhadap wartawan sangat tidak profesional
Tekno

Forum Pemred kritik sikap Hotman terhadap wartawan sangat tidak profesional

July 20, 2026
Motor Anggota Kopassus Hilang di Cakung, Dua Pelaku Ditangkap
Tekno

Residivis Curanmor Menggunakan Senpi Ditangkap Setelah Beraksi di 20 Titik Jakarta Selatan

July 19, 2026
KPK Siap Hadapi Praperadilan Kedua Terkait Ketum Kesthuri Tersangka Kuota Haji
Tekno

KPK Siap Hadapi Praperadilan Kedua Terkait Ketum Kesthuri Tersangka Kuota Haji

July 19, 2026
Next Post
Jelang Tengah Malam Wamen Imipas Serahkan Diri ke KPK

Jelang Tengah Malam Wamen Imipas Serahkan Diri ke KPK

POPULAR NEWS

Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

May 14, 2026
Perluasan Program Pengelolaan Sampah dan Dorongan UMKM Berkelanjutan di Indonesia

Perluasan Program Pengelolaan Sampah dan Dorongan UMKM Berkelanjutan di Indonesia

June 27, 2026
Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

May 16, 2026
Skema Khusus Agar Vinicius Junior Bersinar di Piala Dunia 2026

Skema Khusus Agar Vinicius Junior Bersinar di Piala Dunia 2026

June 14, 2026
Hakim Tegaskan Andrie Yunus Harus Memberikan Kesaksian di Sidang

Hakim Tegaskan Andrie Yunus Harus Memberikan Kesaksian di Sidang

May 7, 2026

EDITOR'S PICK

Rekayasa Lalu Lintas untuk Demo Hardiknas di DPR Kemdikti dan Istana

Rekayasa Lalu Lintas untuk Demo Hardiknas di DPR Kemdikti dan Istana

May 4, 2026
Kendari Berpotensi Menjadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE di Wilayah Timur Indonesia

Kendari Berpotensi Menjadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE di Wilayah Timur Indonesia

May 10, 2026
Kasus Pendiri Pesantren di Pati Diduga Cabul Terhadap Santri Dapat Sorotan PBNU

Kasus Pendiri Pesantren di Pati Diduga Cabul Terhadap Santri Dapat Sorotan PBNU

May 6, 2026
MSCI Hapus 18 Saham Indonesia, Ini Tanggapan Direktur Utama BEI

MSCI Hapus 18 Saham Indonesia, Ini Tanggapan Direktur Utama BEI

May 14, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Pekerja Dengar Teriakan Usai Rumah Meledak di Polonia Medan
  • Garda Pemuda Dukung NasDem Raih Posisi Tiga Besar Pemilu 2029
  • Bupati Lombok Barat Miliki 55 Aset Tanah yang Banyak Tidak Dilaporkan
  • Jumlah Truk Sampah ke TPST Bantargebang Menurut Pramono Kini Berkurang
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In