• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Wednesday, August 12, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Tekno

Respons Koalisi Sipil terhadap Pernyataan Panglima TNI tentang Tanggung Jawab Keamanan

Malino SPDI by Malino SPDI
August 12, 2026
in Tekno
0
Respons Koalisi Sipil terhadap Pernyataan Panglima TNI tentang Tanggung Jawab Keamanan
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Koalisi masyarakat sipil yang fokus pada reformasi sektor keamanan mengeluarkan tanggapan atas pernyataan Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, mengenai tanggung jawab TNI dalam menjaga keamanan masyarakat. Pernyataan ini dianggap kontroversial karena mempertegas peran militer dalam urusan yang seharusnya menjadi wilayah sipil, menimbulkan kekhawatiran tentang pelanggaran hak asasi manusia serta dominasi militer dalam kehidupan masyarakat.

Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, mengkritik klaim Panglima TNI yang menegaskan bahwa TNI akan melakukan patroli di berbagai wilayah untuk mengantisipasi demonstrasi. Ia menyatakan bahwa ini menunjukkan adanya kekeliruan dalam memahami batas antara tugas militer dan kepolisian, serta risiko mengganggu tatanan demokrasi.

READ ALSO

Mensos Minta Bupati Madina Percepat Pengajuan Sekolah Rakyat

Pakar Ungkap Pilkada Tanpa Wakil Berpotensi Melanggar UUD

Dimas menambahkan bahwa pernyataan ini berpotensi menormalisasi keberadaan militer dalam konteks sipil, yang seharusnya tidak terjadi dalam negara yang menganut sistem demokrasi. Selain itu, ia menyebutkan bahwa perlunya menjaga pemisahan fungsi antara TNI dan Polri adalah suatu langkah penting menuju reformasi yang lebih luas.

Pentingnya Pemisahan Fungsi TNI dan Polri dalam Negara Demokratis

Dalam konteks demokrasi, pemisahan antara otoritas militer dan kepolisian merupakan hal yang fundamental. Hal ini dirumuskan dalam Pasal 30 UUD 1945 yang menetapkan TNI sebagai alat negara untuk mempertahankan dan melindungi kedaulatan negara. Tugas dan fungsi Polri sebagai penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, seharusnya tidak dipindahkan kepada TNI.

Dimas menjelaskan bahwa fungsi kepolisian mencakup perlindungan, pelayanan kepada warga, dan penegakan hukum, yang merupakan tanggung jawab mutlak Polri. Mengalihkan fungsi ini kepada TNI dapat menciptakan potensi penyalahgunaan kekuasaan dan kekacauan dalam sistem hukum yang ada.

Reformasi yang dicapai pasca-reformasi Orde Baru menunjukkan bahwa pemisahan TNI dan Polri adalah sebuah kemajuan. Hal ini bertujuan untuk mengakhiri dwifungsi ABRI yang telah mengakar dalam sistem pemerintahan selama bertahun-tahun dan meresahkan masyarakat.

Resiko Penyalahgunaan Kekuasaan oleh TNI di Ruang Sipil

Dimas mengingatkan bahwa meskipun ada undang-undang yang memungkinkan TNI membantu Polri, peran tersebut harus memiliki batasan yang jelas. TNI tidak diberi kewenangan untuk mengelola operasi keamanan secara mandiri tanpa adanya koordinasi yang sah dari pihak kepolisan. Setiap permintaan bantuan harus berlandaskan kebutuhan nyata dan harus dapat diawasi oleh publik.

Ia menegaskan bahwa alasan untuk melakukan “koordinasi” atau “kolaborasi” tidak cukup kuat untuk membenarkan kehadiran militer dalam konteks sipil. Aturan-aturan internal tidak bisa mengubah hak dan kewenangan yang telah diatur oleh konstitusi dan undang-undang yang berlaku.

Menghadapi aksi demonstrasi dengan pengerahan tentara dianggap sebagai pendekatan yang keliru. Warga masyarakat seharusnya dipandang bukan sebagai ancaman, melainkan sebagai pemegang kedaulatan yang menggunakan hak-haknya untuk berdemonstrasi dan menyuarakan pendapat.

Desakan untuk Mengoreksi Pernyataan Panglima TNI

Oleh karena itu, Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan mendesak Panglima TNI untuk segera mengoreksi dan mencabut pernyataannya mengenai peran TNI dalam keamanan masyarakat. Tindakan ini penting untuk menghindari kesalahpahaman lebih lanjut di kalangan masyarakat mengenai peran militer.

Koalisi juga meminta Polri untuk memberikan penjelasan resmi apakah ada permintaan bantuan dari TNI dalam mengatasi masalah keamanan dan batasan apa yang telah ditetapkan dalam kerjasama tersebut. Kejelasan ini penting untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam penegakan hukum.

Lebih lanjut, Koalisi juga menekankan agar prajurit TNI tidak melakukan tindakan yang melibatkan pemeriksaan, penangkapan, atau interogasi terhadap aktivis. Langkah ini diperlukan untuk menjaga hak-hak sipil dan mencegah penyalahgunaan kekuasaan militer dalam urusan yang seharusnya menjadi tanggung jawab kepolisian.

Peran Koalisi Masyarakat Sipil dalam Mengawasi Keamanan

Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan terdiri dari berbagai organisasi, seperti Imparsial, KontraS, YLBHI, dan lain-lain, yang memiliki tujuan yang sama dalam memperjuangkan reformasi sektor keamanan di Indonesia. Mereka berkomitmen untuk mengawasi serta memberikan kritik terhadap segala keputusan yang dapat berpotensi merugikan hak asasi manusia.

Dengan adanya kolaborasi antara organisasi-organisasi ini, diharapkan dapat tercipta sistem keamanan yang lebih transparan dan adil. Melalui pengawasan yang ketat, koalisi ingin memastikan bahwa keamanan masyarakat tidak diabaikan dalam upaya mempertahankan kedaulatan negara.

Di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks, keberadaan koalisi ini menjadi sangat penting untuk mengingatkan semua pihak tentang arti sesungguhnya dari demokrasi dan hak-hak sipil. Tindakan mereka merefleksikan kebutuhan untuk mencegah kembali terulangnya sejarah kelam yang melibatkan penyalahgunaan kekuasaan oleh militer.

Tags: JawabKeamananKoalisiPanglimaPernyataanResponsSipilTanggungtentangterhadapTNI

Related Posts

Mensos Minta Bupati Madina Percepat Pengajuan Sekolah Rakyat
Tekno

Mensos Minta Bupati Madina Percepat Pengajuan Sekolah Rakyat

August 11, 2026
Pakar Ungkap Pilkada Tanpa Wakil Berpotensi Melanggar UUD
Tekno

Pakar Ungkap Pilkada Tanpa Wakil Berpotensi Melanggar UUD

August 11, 2026
Khariq Anhar Dikenakan Tuntutan 6 Bulan Penjara Dalam Kasus Teks Demo Agustus
Tekno

Khariq Anhar Dikenakan Tuntutan 6 Bulan Penjara Dalam Kasus Teks Demo Agustus

August 10, 2026
DPR Dukung Pemerintah Perketat Naturalisasi WNA untuk Lindungi Aset Indonesia
Tekno

DPR Dukung Pemerintah Perketat Naturalisasi WNA untuk Lindungi Aset Indonesia

August 10, 2026
Pengusutan Kasus Sutrimo Diserahkan dari Polresta Banyumas ke Polda Metro
Tekno

Pengusutan Kasus Sutrimo Diserahkan dari Polresta Banyumas ke Polda Metro

August 9, 2026
TNI-Polri Selidiki KKB Terkait Penembakan Warga di Festival Lembah Baliem
Tekno

TNI-Polri Selidiki KKB Terkait Penembakan Warga di Festival Lembah Baliem

August 9, 2026
Next Post
Seleksi Hakim Agung, KY Ungkap Alasan Identitas Calon Tidak Terlihat

Seleksi Hakim Agung, KY Ungkap Alasan Identitas Calon Tidak Terlihat

POPULAR NEWS

Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

May 14, 2026
Perluasan Program Pengelolaan Sampah dan Dorongan UMKM Berkelanjutan di Indonesia

Perluasan Program Pengelolaan Sampah dan Dorongan UMKM Berkelanjutan di Indonesia

June 27, 2026
Pelatih Renang di Kendari Diduga Melakukan Pencabulan terhadap 4 Anak di Bawah Umur

Pelatih Renang di Kendari Diduga Melakukan Pencabulan terhadap 4 Anak di Bawah Umur

July 10, 2026
Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

May 16, 2026
Platform Permainan Online Targetkan Dana Besar dari Wall Street

Platform Permainan Online Targetkan Dana Besar dari Wall Street

July 24, 2026

EDITOR'S PICK

OPEC+ Siap Tingkatkan Produksi Minyak, Apakah Harga Akan Turun?

OPEC+ Siap Tingkatkan Produksi Minyak, Apakah Harga Akan Turun?

May 3, 2026
Brasil melawan Norwegia: Apakah Neymar Akan Menjadi Starter?

Brasil melawan Norwegia: Apakah Neymar Akan Menjadi Starter?

July 5, 2026
Performa Pemain dan Kualitas Pertandingan Bisa Menurun

Performa Pemain dan Kualitas Pertandingan Bisa Menurun

June 4, 2026
Asal Usul Motor Ilegal yang Digerebek Polisi di Gudang Jaksel

Asal Usul Motor Ilegal yang Digerebek Polisi di Gudang Jaksel

May 12, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Federico Valverde Tidak Lagi Menjadi Bek Kanan di Bawah Jose Mourinho
  • Pertumbuhan FMCG yang Kuat Menjadi Sinyal Konsumsi Mesin Ekonomi Indonesia
  • Dokter Forensik Selidiki Buih yang Keluar dari Mulut Sutrimo
  • Ledakan Data Center dan Industri Ramah Lingkungan Tingkatkan Permintaan Hunian di Deltamas
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In