• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Sunday, September 27, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Tekno

Respons Koalisi Sipil terhadap Pernyataan Panglima TNI tentang Tanggung Jawab Keamanan

Malino SPDI by Malino SPDI
August 12, 2026
in Tekno
0
Respons Koalisi Sipil terhadap Pernyataan Panglima TNI tentang Tanggung Jawab Keamanan
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Koalisi masyarakat sipil yang fokus pada reformasi sektor keamanan mengeluarkan tanggapan atas pernyataan Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, mengenai tanggung jawab TNI dalam menjaga keamanan masyarakat. Pernyataan ini dianggap kontroversial karena mempertegas peran militer dalam urusan yang seharusnya menjadi wilayah sipil, menimbulkan kekhawatiran tentang pelanggaran hak asasi manusia serta dominasi militer dalam kehidupan masyarakat.

Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, mengkritik klaim Panglima TNI yang menegaskan bahwa TNI akan melakukan patroli di berbagai wilayah untuk mengantisipasi demonstrasi. Ia menyatakan bahwa ini menunjukkan adanya kekeliruan dalam memahami batas antara tugas militer dan kepolisian, serta risiko mengganggu tatanan demokrasi.

READ ALSO

Ketum Ansufri Sambo dan Ketua Harian Heikal

Fakta Hunian Mewah Lapas Cibinong Kamar Seperti Hotel dan Fasilitas Minigolf

Dimas menambahkan bahwa pernyataan ini berpotensi menormalisasi keberadaan militer dalam konteks sipil, yang seharusnya tidak terjadi dalam negara yang menganut sistem demokrasi. Selain itu, ia menyebutkan bahwa perlunya menjaga pemisahan fungsi antara TNI dan Polri adalah suatu langkah penting menuju reformasi yang lebih luas.

Pentingnya Pemisahan Fungsi TNI dan Polri dalam Negara Demokratis

Dalam konteks demokrasi, pemisahan antara otoritas militer dan kepolisian merupakan hal yang fundamental. Hal ini dirumuskan dalam Pasal 30 UUD 1945 yang menetapkan TNI sebagai alat negara untuk mempertahankan dan melindungi kedaulatan negara. Tugas dan fungsi Polri sebagai penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, seharusnya tidak dipindahkan kepada TNI.

Dimas menjelaskan bahwa fungsi kepolisian mencakup perlindungan, pelayanan kepada warga, dan penegakan hukum, yang merupakan tanggung jawab mutlak Polri. Mengalihkan fungsi ini kepada TNI dapat menciptakan potensi penyalahgunaan kekuasaan dan kekacauan dalam sistem hukum yang ada.

Reformasi yang dicapai pasca-reformasi Orde Baru menunjukkan bahwa pemisahan TNI dan Polri adalah sebuah kemajuan. Hal ini bertujuan untuk mengakhiri dwifungsi ABRI yang telah mengakar dalam sistem pemerintahan selama bertahun-tahun dan meresahkan masyarakat.

Resiko Penyalahgunaan Kekuasaan oleh TNI di Ruang Sipil

Dimas mengingatkan bahwa meskipun ada undang-undang yang memungkinkan TNI membantu Polri, peran tersebut harus memiliki batasan yang jelas. TNI tidak diberi kewenangan untuk mengelola operasi keamanan secara mandiri tanpa adanya koordinasi yang sah dari pihak kepolisan. Setiap permintaan bantuan harus berlandaskan kebutuhan nyata dan harus dapat diawasi oleh publik.

Ia menegaskan bahwa alasan untuk melakukan “koordinasi” atau “kolaborasi” tidak cukup kuat untuk membenarkan kehadiran militer dalam konteks sipil. Aturan-aturan internal tidak bisa mengubah hak dan kewenangan yang telah diatur oleh konstitusi dan undang-undang yang berlaku.

Menghadapi aksi demonstrasi dengan pengerahan tentara dianggap sebagai pendekatan yang keliru. Warga masyarakat seharusnya dipandang bukan sebagai ancaman, melainkan sebagai pemegang kedaulatan yang menggunakan hak-haknya untuk berdemonstrasi dan menyuarakan pendapat.

Desakan untuk Mengoreksi Pernyataan Panglima TNI

Oleh karena itu, Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan mendesak Panglima TNI untuk segera mengoreksi dan mencabut pernyataannya mengenai peran TNI dalam keamanan masyarakat. Tindakan ini penting untuk menghindari kesalahpahaman lebih lanjut di kalangan masyarakat mengenai peran militer.

Koalisi juga meminta Polri untuk memberikan penjelasan resmi apakah ada permintaan bantuan dari TNI dalam mengatasi masalah keamanan dan batasan apa yang telah ditetapkan dalam kerjasama tersebut. Kejelasan ini penting untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam penegakan hukum.

Lebih lanjut, Koalisi juga menekankan agar prajurit TNI tidak melakukan tindakan yang melibatkan pemeriksaan, penangkapan, atau interogasi terhadap aktivis. Langkah ini diperlukan untuk menjaga hak-hak sipil dan mencegah penyalahgunaan kekuasaan militer dalam urusan yang seharusnya menjadi tanggung jawab kepolisian.

Peran Koalisi Masyarakat Sipil dalam Mengawasi Keamanan

Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan terdiri dari berbagai organisasi, seperti Imparsial, KontraS, YLBHI, dan lain-lain, yang memiliki tujuan yang sama dalam memperjuangkan reformasi sektor keamanan di Indonesia. Mereka berkomitmen untuk mengawasi serta memberikan kritik terhadap segala keputusan yang dapat berpotensi merugikan hak asasi manusia.

Dengan adanya kolaborasi antara organisasi-organisasi ini, diharapkan dapat tercipta sistem keamanan yang lebih transparan dan adil. Melalui pengawasan yang ketat, koalisi ingin memastikan bahwa keamanan masyarakat tidak diabaikan dalam upaya mempertahankan kedaulatan negara.

Di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks, keberadaan koalisi ini menjadi sangat penting untuk mengingatkan semua pihak tentang arti sesungguhnya dari demokrasi dan hak-hak sipil. Tindakan mereka merefleksikan kebutuhan untuk mencegah kembali terulangnya sejarah kelam yang melibatkan penyalahgunaan kekuasaan oleh militer.

Tags: JawabKeamananKoalisiPanglimaPernyataanResponsSipilTanggungtentangterhadapTNI

Related Posts

Partai Ummat Ajak Pihak Dirugikan Amien Rais Ambil Jalur Hukum
Tekno

Ketum Ansufri Sambo dan Ketua Harian Heikal

September 26, 2026
Fakta Hunian Mewah Lapas Cibinong Kamar Seperti Hotel dan Fasilitas Minigolf
Tekno

Fakta Hunian Mewah Lapas Cibinong Kamar Seperti Hotel dan Fasilitas Minigolf

September 26, 2026
Prabowo Janjikan Penyelidikan Lanjutan terhadap Korporasi Penyebab Karhutla
Tekno

Prabowo Janjikan Penyelidikan Lanjutan terhadap Korporasi Penyebab Karhutla

September 25, 2026
Gus Alex Cerita Diminta Marwan Dasopang Mengatur Penyedia Katering Haji
Tekno

Gus Alex Cerita Diminta Marwan Dasopang Mengatur Penyedia Katering Haji

September 25, 2026
Geledah BPN Jatim Selama 11 Jam Penyidik KPK Bawa Koper dan Kardus
Tekno

Geledah BPN Jatim Selama 11 Jam Penyidik KPK Bawa Koper dan Kardus

September 24, 2026
Percepat Bantuan Bencana NTT, Mendagri Minta Pemda Segera Tindak Lanjuti
Tekno

Percepat Bantuan Bencana NTT, Mendagri Minta Pemda Segera Tindak Lanjuti

September 8, 2026
Next Post
Seleksi Hakim Agung, KY Ungkap Alasan Identitas Calon Tidak Terlihat

Seleksi Hakim Agung, KY Ungkap Alasan Identitas Calon Tidak Terlihat

POPULAR NEWS

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

August 10, 2026
Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

August 8, 2026
Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

May 21, 2026
99,8% Transaksi Digital, Perkuat Pertahanan Melawan Cyber Fraud

99,8% Transaksi Digital, Perkuat Pertahanan Melawan Cyber Fraud

May 23, 2026
Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

May 16, 2026

EDITOR'S PICK

Mayat Perempuan dalam Mobil di Bandara Juanda Teridentifikasi

Mayat Perempuan dalam Mobil di Bandara Juanda Teridentifikasi

June 25, 2026
OJK Menutup 278 Gadai Ilegal, Warga Diharap Waspada

OJK Menutup 278 Gadai Ilegal, Warga Diharap Waspada

July 8, 2026
Mini LED 100 Inci Hadir, TV AI Layar Besar Kini Lebih Terjangkau

Mini LED 100 Inci Hadir, TV AI Layar Besar Kini Lebih Terjangkau

June 21, 2026
Timwas Haji DPR Temukan Overkapasitas Kamar Jemaah Haji

Timwas Haji DPR Temukan Overkapasitas Kamar Jemaah Haji

May 23, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Gabung PSI Sejak Oktober 2025, Jokowi Pamer Kartu Anggota
  • 64 Orang Meninggal dan 71 Lainnya Masih Hilang
  • Pentingnya Ketepatan Lebih Utama daripada Kecepatan dalam Setiap Situasi
  • Ketum Ansufri Sambo dan Ketua Harian Heikal
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In