• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Thursday, August 6, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Otomotif

Kesaksian Warga Setelah Disiram Air Keras: Pakaian Hancur

Malino SPDI by Malino SPDI
May 7, 2026
in Otomotif
0
Kesaksian Warga Setelah Disiram Air Keras: Pakaian Hancur
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dua warga sipil, Muhammad Hidayat dan Pajri, menyaksikan kejadian yang mengejutkan ketika aktivis KontraS, Andrie Yunus, disiram air keras oleh anggota Detasemen Markas Badan Intelijen Strategis (Denma BAIS) TNI pada malam 12 Maret lalu di Jakarta Pusat. Kejadian ini mengundang perhatian publik dan menciptakan ketegangan di masyarakat, terutama terkait dengan isu kebebasan berpendapat dan hak asasi manusia.

Saksi Hidayat mengungkapkan pengalamannya saat mencoba mengejar pelaku setelah serangan itu. Dalam kesaksiannya di Pengadilan Militer II-07 Jakarta, Hidayat menceritakan bagaimana ia berada di pos keamanan bersama Pajri dan Buyung ketika mendengar teriakan minta tolong dari Andrie.

READ ALSO

Tiga Titik di Bandung-Cimahi Menjadi Lokasi Pembakaran Pria Berhoodie

Menko Polkam Berkomentar tentang Fenomena Mal yang Memasang Pagar Tinggi

Hidayat menjelaskan bahwa ia dan teman-teman langsung menghampiri Andrie, yang telah berteriak kesakitan dan mengungkapkan bahwa dirinya baru saja disiram air keras. Kejadian ini menggambarkan situasi tegang dan memberikan gambaran jelas tentang bahaya yang dihadapi oleh para aktivis.

Momen Mencekam Penyiraman Air Keras yang Menghentak

Saat kejadian, Hidayat mendengar teriakan dari arah jalan dan segera berlari untuk menyelamatkan Andrie. Ia menceritakan bagaimana kondisi Andrie saat itu sangat menyedihkan, dengan tubuhnya berlumuran cairan berbahaya. Deskripsi ini menambah kesan dramatis pada situasi yang berlangsung di lokasi.

Pada saat itu, Andrie dalam keadaan tanpa pakaian atas dan sangat kesakitan. Hidayat mencatat bahwa Andrie menyebutkan bahwa ia telah disiram air keras dan bukan menjadi korban penyerangan lain.

Setelah insiden itu, Hidayat berusaha mengejar pelaku dengan menggunakan motor milik Andrie. Namun, usaha tersebut tidak membuahkan hasil karena pelaku mampu melarikan diri dengan cepat. Hidayat kemudian kembali ke lokasi untuk memeriksa kondisi Andrie.

Analisis Latar Belakang Kejadian Penyerangan

Berdasarkan keterangan Hidayat, penyerangan ini diduga berkaitan dengan aktivisme Andrie yang kerap bersuara mengenai isu-isu militerisme dan kebijakan publik. Hidayat menyatakan bahwa ada ketidakpuasan dari para terdakwa terhadap tindakan Andrie yang kerap mengganggu kegiatan formal TNI.

Pihak berwenang juga mengungkapkan bahwa tindakan menyiram air keras tersebut merupakan bentuk balasan terhadap kritik yang dilontarkan Andrie. Tindakan ini mencerminkan tantangan yang dihadapi oleh aktivis dalam menyuarakan pendapat mereka, terutama ketika menyangkut lembaga-lembaga militer.

Seluruh rangkaian peristiwa ini menunjukkan betapa rentannya posisi aktivis dalam menghadapi berbagai ancaman, termasuk dari aparat penegak hukum sekalipun. Masalah ini menjadi sorotan penting dalam diskusi tentang kebebasan berpendapat dan keadilan sosial di Indonesia.

Proses Hukum dan Implikasi Sosial yang Ditimbulkan

Situasi yang dialami Andrie tidak hanya berimbas pada dirinya sendiri, tetapi juga dampak yang lebih luas pada suasana sosial dan politik. Hidayat menyampaikan bahwa banyak aktivis lain yang merasa terancam setelah insiden ini. Mereka mulai mempertanyakan keamanan diri saat melakukan aksi protes atau membahas isu-isu penting.

Di pengadilan, para terdakwa dihadapkan pada berbagai dakwaan terkait penyiraman air keras, yang melibatkan hukum yang jelas dan tegas. Oditur militer mengacu pada Undang-undang Nomor 1 Tahun 2023 yang mengatur tentang hukum pidana, dengan alasan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran serius.

Proses hukum ini akan menguji ketegasan hukum di Indonesia dan bagaimana negara serta institusi berwenang menanggapi tindakan kekerasan terhadap aktivis. Hasil dari kasasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran tentang komitmen negara untuk melindungi hak asasi manusia.

Tags: AirDisiramHancurKerasKesaksianPakaianSetelahWarga

Related Posts

Tiga Titik di Bandung-Cimahi Menjadi Lokasi Pembakaran Pria Berhoodie
Otomotif

Tiga Titik di Bandung-Cimahi Menjadi Lokasi Pembakaran Pria Berhoodie

August 6, 2026
Menko Polkam Berkomentar tentang Fenomena Mal yang Memasang Pagar Tinggi
Otomotif

Menko Polkam Berkomentar tentang Fenomena Mal yang Memasang Pagar Tinggi

August 5, 2026
DPR Komisi III Pastikan Tidak Ada Surpres Pergantian Kapolri
Otomotif

DPR Komisi III Pastikan Tidak Ada Surpres Pergantian Kapolri

August 5, 2026
Polisi Akan Konfrontasi Diduga Pengirim Bunga Teror ke Dokter Oky
Otomotif

Polisi Akan Konfrontasi Diduga Pengirim Bunga Teror ke Dokter Oky

August 4, 2026
Respons Prabowo Mengenai Korupsi Banyak Kepala Daerah Menurut Pimpinan MPR
Otomotif

Respons Prabowo Mengenai Korupsi Banyak Kepala Daerah Menurut Pimpinan MPR

August 4, 2026
Pilot Malaysia Ditangkap Karena Narkoba dengan Botol Urine Kamuflase
Otomotif

Pilot Malaysia Ditangkap Karena Narkoba dengan Botol Urine Kamuflase

August 3, 2026
Next Post
Gading Serpong Serba Terhubung, Kota Mandiri dengan Fasilitas yang Semakin Lengkap

Gading Serpong Serba Terhubung, Kota Mandiri dengan Fasilitas yang Semakin Lengkap

POPULAR NEWS

Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

May 14, 2026
Perluasan Program Pengelolaan Sampah dan Dorongan UMKM Berkelanjutan di Indonesia

Perluasan Program Pengelolaan Sampah dan Dorongan UMKM Berkelanjutan di Indonesia

June 27, 2026
Pelatih Renang di Kendari Diduga Melakukan Pencabulan terhadap 4 Anak di Bawah Umur

Pelatih Renang di Kendari Diduga Melakukan Pencabulan terhadap 4 Anak di Bawah Umur

July 10, 2026
Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

May 16, 2026
Skema Khusus Agar Vinicius Junior Bersinar di Piala Dunia 2026

Skema Khusus Agar Vinicius Junior Bersinar di Piala Dunia 2026

June 14, 2026

EDITOR'S PICK

Polisi Tentukan Tersangka Pembunuhan Jasad Dibuang di Tol Bogor

Polisi Tentukan Tersangka Pembunuhan Jasad Dibuang di Tol Bogor

May 25, 2026
Mengurai Konsep Klasik Amerika dan Aksesibilitas Klaster Mimosa Paramount Petals

Mengurai Konsep Klasik Amerika dan Aksesibilitas Klaster Mimosa Paramount Petals

July 22, 2026
DPR Minta Operator Segera Laksanakan Putusan MK Hapus Kuota yang Hangus

DPR Minta Operator Segera Laksanakan Putusan MK Hapus Kuota yang Hangus

July 25, 2026
Arah Baru Literasi Digital dalam Era Gadget Menurut Wamenkomdigi

Arah Baru Literasi Digital dalam Era Gadget Menurut Wamenkomdigi

June 26, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Gempa M5,3 Pangandaran, Guncangan Terasa hingga Bandung
  • Polisi Selidiki Dugaan Ancaman Bom Melalui Informasi Elektronik di Bandara Bali
  • Jakarta Akan Mendapat Hujan Buatan Setiap Minggu
  • Pria di Bandung Bakar Rumah Orang Tua hingga Ayah Mengalami Luka-luka
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In