• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Thursday, November 5, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Otomotif

Kesaksian Warga Setelah Disiram Air Keras: Pakaian Hancur

Malino SPDI by Malino SPDI
May 7, 2026
in Otomotif
0
Kesaksian Warga Setelah Disiram Air Keras: Pakaian Hancur
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dua warga sipil, Muhammad Hidayat dan Pajri, menyaksikan kejadian yang mengejutkan ketika aktivis KontraS, Andrie Yunus, disiram air keras oleh anggota Detasemen Markas Badan Intelijen Strategis (Denma BAIS) TNI pada malam 12 Maret lalu di Jakarta Pusat. Kejadian ini mengundang perhatian publik dan menciptakan ketegangan di masyarakat, terutama terkait dengan isu kebebasan berpendapat dan hak asasi manusia.

Saksi Hidayat mengungkapkan pengalamannya saat mencoba mengejar pelaku setelah serangan itu. Dalam kesaksiannya di Pengadilan Militer II-07 Jakarta, Hidayat menceritakan bagaimana ia berada di pos keamanan bersama Pajri dan Buyung ketika mendengar teriakan minta tolong dari Andrie.

READ ALSO

Satgas PKH Kuasai Semua Lahan yang Terhubung dengan Arif Kurniawan

Kasus Penyadapan Listyo Dikatakan Mahfud Lebih Jahat dari Sambo dan Teddy

Hidayat menjelaskan bahwa ia dan teman-teman langsung menghampiri Andrie, yang telah berteriak kesakitan dan mengungkapkan bahwa dirinya baru saja disiram air keras. Kejadian ini menggambarkan situasi tegang dan memberikan gambaran jelas tentang bahaya yang dihadapi oleh para aktivis.

Momen Mencekam Penyiraman Air Keras yang Menghentak

Saat kejadian, Hidayat mendengar teriakan dari arah jalan dan segera berlari untuk menyelamatkan Andrie. Ia menceritakan bagaimana kondisi Andrie saat itu sangat menyedihkan, dengan tubuhnya berlumuran cairan berbahaya. Deskripsi ini menambah kesan dramatis pada situasi yang berlangsung di lokasi.

Pada saat itu, Andrie dalam keadaan tanpa pakaian atas dan sangat kesakitan. Hidayat mencatat bahwa Andrie menyebutkan bahwa ia telah disiram air keras dan bukan menjadi korban penyerangan lain.

Setelah insiden itu, Hidayat berusaha mengejar pelaku dengan menggunakan motor milik Andrie. Namun, usaha tersebut tidak membuahkan hasil karena pelaku mampu melarikan diri dengan cepat. Hidayat kemudian kembali ke lokasi untuk memeriksa kondisi Andrie.

Analisis Latar Belakang Kejadian Penyerangan

Berdasarkan keterangan Hidayat, penyerangan ini diduga berkaitan dengan aktivisme Andrie yang kerap bersuara mengenai isu-isu militerisme dan kebijakan publik. Hidayat menyatakan bahwa ada ketidakpuasan dari para terdakwa terhadap tindakan Andrie yang kerap mengganggu kegiatan formal TNI.

Pihak berwenang juga mengungkapkan bahwa tindakan menyiram air keras tersebut merupakan bentuk balasan terhadap kritik yang dilontarkan Andrie. Tindakan ini mencerminkan tantangan yang dihadapi oleh aktivis dalam menyuarakan pendapat mereka, terutama ketika menyangkut lembaga-lembaga militer.

Seluruh rangkaian peristiwa ini menunjukkan betapa rentannya posisi aktivis dalam menghadapi berbagai ancaman, termasuk dari aparat penegak hukum sekalipun. Masalah ini menjadi sorotan penting dalam diskusi tentang kebebasan berpendapat dan keadilan sosial di Indonesia.

Proses Hukum dan Implikasi Sosial yang Ditimbulkan

Situasi yang dialami Andrie tidak hanya berimbas pada dirinya sendiri, tetapi juga dampak yang lebih luas pada suasana sosial dan politik. Hidayat menyampaikan bahwa banyak aktivis lain yang merasa terancam setelah insiden ini. Mereka mulai mempertanyakan keamanan diri saat melakukan aksi protes atau membahas isu-isu penting.

Di pengadilan, para terdakwa dihadapkan pada berbagai dakwaan terkait penyiraman air keras, yang melibatkan hukum yang jelas dan tegas. Oditur militer mengacu pada Undang-undang Nomor 1 Tahun 2023 yang mengatur tentang hukum pidana, dengan alasan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran serius.

Proses hukum ini akan menguji ketegasan hukum di Indonesia dan bagaimana negara serta institusi berwenang menanggapi tindakan kekerasan terhadap aktivis. Hasil dari kasasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran tentang komitmen negara untuk melindungi hak asasi manusia.

Tags: AirDisiramHancurKerasKesaksianPakaianSetelahWarga

Related Posts

Satgas PKH Kuasai Semua Lahan yang Terhubung dengan Arif Kurniawan
Otomotif

Satgas PKH Kuasai Semua Lahan yang Terhubung dengan Arif Kurniawan

November 5, 2026
Kasus Penyadapan Listyo Dikatakan Mahfud Lebih Jahat dari Sambo dan Teddy
Otomotif

Kasus Penyadapan Listyo Dikatakan Mahfud Lebih Jahat dari Sambo dan Teddy

November 4, 2026
Korupsi Pasar Ikan Modern Rp5,031 M Eks Wali Kota Sibolga Ditangkap
Otomotif

Korupsi Pasar Ikan Modern Rp5,031 M Eks Wali Kota Sibolga Ditangkap

November 4, 2026
Warga Pekanbaru Sambut Pembangunan Jalan Kebun Setelah Menunggu 15 Tahun
Otomotif

Warga Pekanbaru Sambut Pembangunan Jalan Kebun Setelah Menunggu 15 Tahun

November 3, 2026
Gibran Tidak Terkejut dengan Kasasi MK Terkait Suket Ijazah Menurut Relawan
Otomotif

Gibran Tidak Terkejut dengan Kasasi MK Terkait Suket Ijazah Menurut Relawan

November 3, 2026
Banjir Lahar Semeru yang Mengerikan Dekat Pemukiman Warga
Otomotif

Banjir Lahar Semeru yang Mengerikan Dekat Pemukiman Warga

November 2, 2026
Next Post
Gading Serpong Serba Terhubung, Kota Mandiri dengan Fasilitas yang Semakin Lengkap

Gading Serpong Serba Terhubung, Kota Mandiri dengan Fasilitas yang Semakin Lengkap

POPULAR NEWS

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

August 10, 2026
Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

August 9, 2026
Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

August 8, 2026
Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

May 16, 2026
Geledah Rumah Pengusaha di Pacitan Terkait Kasus Bupati Ponorogo

Geledah Rumah Pengusaha di Pacitan Terkait Kasus Bupati Ponorogo

May 19, 2026

EDITOR'S PICK

Kekalahan Blues di Markas Sendiri

Kekalahan Blues di Markas Sendiri

May 5, 2026
Lansia Dirampok oleh Tetangga, Lapor Polisi Sementara Mulut Terlakban

Lansia Dirampok oleh Tetangga, Lapor Polisi Sementara Mulut Terlakban

August 3, 2026
Statistik Kemenangan Tim Los Blancos

Statistik Kemenangan Tim Los Blancos

August 27, 2026
Belum Selesaikan Pajak Kendaraan? Manfaatkan Pembebasan Sanksi Sebelum 31 Agustus 2026

Belum Selesaikan Pajak Kendaraan? Manfaatkan Pembebasan Sanksi Sebelum 31 Agustus 2026

August 23, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Pemberdayaan Perempuan melalui Posyandu dan Bank Sampah di Pasar Minggu
  • Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Telah Meninggal Dunia
  • Momen Berziarah Megawati Mengenang 40 Hari Wafatnya Guruh
  • Sidang Militer Tembak Jarak Dekat Pratu F oleh Sertu Rafy di Palembang
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In