• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Thursday, May 7, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Otomotif

Kesaksian Warga Setelah Disiram Air Keras: Pakaian Hancur

Malino SPDI by Malino SPDI
May 7, 2026
in Otomotif
0
Kesaksian Warga Setelah Disiram Air Keras: Pakaian Hancur
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dua warga sipil, Muhammad Hidayat dan Pajri, menyaksikan kejadian yang mengejutkan ketika aktivis KontraS, Andrie Yunus, disiram air keras oleh anggota Detasemen Markas Badan Intelijen Strategis (Denma BAIS) TNI pada malam 12 Maret lalu di Jakarta Pusat. Kejadian ini mengundang perhatian publik dan menciptakan ketegangan di masyarakat, terutama terkait dengan isu kebebasan berpendapat dan hak asasi manusia.

Saksi Hidayat mengungkapkan pengalamannya saat mencoba mengejar pelaku setelah serangan itu. Dalam kesaksiannya di Pengadilan Militer II-07 Jakarta, Hidayat menceritakan bagaimana ia berada di pos keamanan bersama Pajri dan Buyung ketika mendengar teriakan minta tolong dari Andrie.

READ ALSO

Dedikasi Jaksa Olivia untuk Melindungi WNI di Thailand

Pengemudi Tabrak Pedagang Buah di Jaktim Resmi Jadi Tersangka

Hidayat menjelaskan bahwa ia dan teman-teman langsung menghampiri Andrie, yang telah berteriak kesakitan dan mengungkapkan bahwa dirinya baru saja disiram air keras. Kejadian ini menggambarkan situasi tegang dan memberikan gambaran jelas tentang bahaya yang dihadapi oleh para aktivis.

Momen Mencekam Penyiraman Air Keras yang Menghentak

Saat kejadian, Hidayat mendengar teriakan dari arah jalan dan segera berlari untuk menyelamatkan Andrie. Ia menceritakan bagaimana kondisi Andrie saat itu sangat menyedihkan, dengan tubuhnya berlumuran cairan berbahaya. Deskripsi ini menambah kesan dramatis pada situasi yang berlangsung di lokasi.

Pada saat itu, Andrie dalam keadaan tanpa pakaian atas dan sangat kesakitan. Hidayat mencatat bahwa Andrie menyebutkan bahwa ia telah disiram air keras dan bukan menjadi korban penyerangan lain.

Setelah insiden itu, Hidayat berusaha mengejar pelaku dengan menggunakan motor milik Andrie. Namun, usaha tersebut tidak membuahkan hasil karena pelaku mampu melarikan diri dengan cepat. Hidayat kemudian kembali ke lokasi untuk memeriksa kondisi Andrie.

Analisis Latar Belakang Kejadian Penyerangan

Berdasarkan keterangan Hidayat, penyerangan ini diduga berkaitan dengan aktivisme Andrie yang kerap bersuara mengenai isu-isu militerisme dan kebijakan publik. Hidayat menyatakan bahwa ada ketidakpuasan dari para terdakwa terhadap tindakan Andrie yang kerap mengganggu kegiatan formal TNI.

Pihak berwenang juga mengungkapkan bahwa tindakan menyiram air keras tersebut merupakan bentuk balasan terhadap kritik yang dilontarkan Andrie. Tindakan ini mencerminkan tantangan yang dihadapi oleh aktivis dalam menyuarakan pendapat mereka, terutama ketika menyangkut lembaga-lembaga militer.

Seluruh rangkaian peristiwa ini menunjukkan betapa rentannya posisi aktivis dalam menghadapi berbagai ancaman, termasuk dari aparat penegak hukum sekalipun. Masalah ini menjadi sorotan penting dalam diskusi tentang kebebasan berpendapat dan keadilan sosial di Indonesia.

Proses Hukum dan Implikasi Sosial yang Ditimbulkan

Situasi yang dialami Andrie tidak hanya berimbas pada dirinya sendiri, tetapi juga dampak yang lebih luas pada suasana sosial dan politik. Hidayat menyampaikan bahwa banyak aktivis lain yang merasa terancam setelah insiden ini. Mereka mulai mempertanyakan keamanan diri saat melakukan aksi protes atau membahas isu-isu penting.

Di pengadilan, para terdakwa dihadapkan pada berbagai dakwaan terkait penyiraman air keras, yang melibatkan hukum yang jelas dan tegas. Oditur militer mengacu pada Undang-undang Nomor 1 Tahun 2023 yang mengatur tentang hukum pidana, dengan alasan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran serius.

Proses hukum ini akan menguji ketegasan hukum di Indonesia dan bagaimana negara serta institusi berwenang menanggapi tindakan kekerasan terhadap aktivis. Hasil dari kasasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran tentang komitmen negara untuk melindungi hak asasi manusia.

Tags: AirDisiramHancurKerasKesaksianPakaianSetelahWarga

Related Posts

Dedikasi Jaksa Olivia untuk Melindungi WNI di Thailand
Otomotif

Dedikasi Jaksa Olivia untuk Melindungi WNI di Thailand

May 7, 2026
Pengemudi Tabrak Pedagang Buah di Jaktim Resmi Jadi Tersangka
Otomotif

Pengemudi Tabrak Pedagang Buah di Jaktim Resmi Jadi Tersangka

May 6, 2026
Pengeroyokan Wisatawan Surabaya di Malang Terjadi dalam Detik-Detik Menghentikan Kegiatan
Otomotif

Pengeroyokan Wisatawan Surabaya di Malang Terjadi dalam Detik-Detik Menghentikan Kegiatan

May 6, 2026
Pemeriksaan 36 Saksi oleh Polisi dalam Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Otomotif

Pemeriksaan 36 Saksi oleh Polisi dalam Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

May 5, 2026
Dua ABK Meninggal, Satu Orang Hilang
Otomotif

Dua ABK Meninggal, Satu Orang Hilang

May 5, 2026
Ayah di Lampung Tikam Anaknya 8 Kali Diduga Karena Halusinasi Setelah Mengonsumsi Narkoba
Otomotif

Ayah di Lampung Tikam Anaknya 8 Kali Diduga Karena Halusinasi Setelah Mengonsumsi Narkoba

May 4, 2026
Next Post
Gading Serpong Serba Terhubung, Kota Mandiri dengan Fasilitas yang Semakin Lengkap

Gading Serpong Serba Terhubung, Kota Mandiri dengan Fasilitas yang Semakin Lengkap

POPULAR NEWS

No Content Available

EDITOR'S PICK

Tadi Pagi Naik 18%, Terungkap Transaksi Jumbo di PNGO

Tadi Pagi Naik 18%, Terungkap Transaksi Jumbo di PNGO

May 4, 2026
Koridor Timur Menguasai 72,8% Pasar Logistik Greater Jakarta Sebagai Pusat Gudang Modern

Koridor Timur Menguasai 72,8% Pasar Logistik Greater Jakarta Sebagai Pusat Gudang Modern

May 5, 2026
10 WNI Ditangkap di Saudi Karena Dugaan Praktik Haji Ilegal

10 WNI Ditangkap di Saudi Karena Dugaan Praktik Haji Ilegal

May 6, 2026
Rektor Magelang Jamin Hak Pendidikan Mahasiswa Terpidana Aksi Unjuk Rasa Agustus

Rektor Magelang Jamin Hak Pendidikan Mahasiswa Terpidana Aksi Unjuk Rasa Agustus

May 7, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Mahayu Raih Penghargaan Perempuan Tangguh 2026
  • Penampakan Barang Bukti Kasus Penyiraman Air Keras di Kasus Andrie Yunus
  • 126 Pasien Ikuti Operasi Katarak Gratis di Bogor, Melibatkan 7 Dokter Mata
  • Dedikasi Jaksa Olivia untuk Melindungi WNI di Thailand
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In