• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Thursday, May 21, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Otomotif

Kesaksian Warga Setelah Disiram Air Keras: Pakaian Hancur

Malino SPDI by Malino SPDI
May 7, 2026
in Otomotif
0
Kesaksian Warga Setelah Disiram Air Keras: Pakaian Hancur
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dua warga sipil, Muhammad Hidayat dan Pajri, menyaksikan kejadian yang mengejutkan ketika aktivis KontraS, Andrie Yunus, disiram air keras oleh anggota Detasemen Markas Badan Intelijen Strategis (Denma BAIS) TNI pada malam 12 Maret lalu di Jakarta Pusat. Kejadian ini mengundang perhatian publik dan menciptakan ketegangan di masyarakat, terutama terkait dengan isu kebebasan berpendapat dan hak asasi manusia.

Saksi Hidayat mengungkapkan pengalamannya saat mencoba mengejar pelaku setelah serangan itu. Dalam kesaksiannya di Pengadilan Militer II-07 Jakarta, Hidayat menceritakan bagaimana ia berada di pos keamanan bersama Pajri dan Buyung ketika mendengar teriakan minta tolong dari Andrie.

READ ALSO

Layanan Bus Selawat Dihentikan Sementara Akan Beroperasi Kembali 31 Mei

Pembahasan Terima Uang Kuota Haji Tidak Tersedia

Hidayat menjelaskan bahwa ia dan teman-teman langsung menghampiri Andrie, yang telah berteriak kesakitan dan mengungkapkan bahwa dirinya baru saja disiram air keras. Kejadian ini menggambarkan situasi tegang dan memberikan gambaran jelas tentang bahaya yang dihadapi oleh para aktivis.

Momen Mencekam Penyiraman Air Keras yang Menghentak

Saat kejadian, Hidayat mendengar teriakan dari arah jalan dan segera berlari untuk menyelamatkan Andrie. Ia menceritakan bagaimana kondisi Andrie saat itu sangat menyedihkan, dengan tubuhnya berlumuran cairan berbahaya. Deskripsi ini menambah kesan dramatis pada situasi yang berlangsung di lokasi.

Pada saat itu, Andrie dalam keadaan tanpa pakaian atas dan sangat kesakitan. Hidayat mencatat bahwa Andrie menyebutkan bahwa ia telah disiram air keras dan bukan menjadi korban penyerangan lain.

Setelah insiden itu, Hidayat berusaha mengejar pelaku dengan menggunakan motor milik Andrie. Namun, usaha tersebut tidak membuahkan hasil karena pelaku mampu melarikan diri dengan cepat. Hidayat kemudian kembali ke lokasi untuk memeriksa kondisi Andrie.

Analisis Latar Belakang Kejadian Penyerangan

Berdasarkan keterangan Hidayat, penyerangan ini diduga berkaitan dengan aktivisme Andrie yang kerap bersuara mengenai isu-isu militerisme dan kebijakan publik. Hidayat menyatakan bahwa ada ketidakpuasan dari para terdakwa terhadap tindakan Andrie yang kerap mengganggu kegiatan formal TNI.

Pihak berwenang juga mengungkapkan bahwa tindakan menyiram air keras tersebut merupakan bentuk balasan terhadap kritik yang dilontarkan Andrie. Tindakan ini mencerminkan tantangan yang dihadapi oleh aktivis dalam menyuarakan pendapat mereka, terutama ketika menyangkut lembaga-lembaga militer.

Seluruh rangkaian peristiwa ini menunjukkan betapa rentannya posisi aktivis dalam menghadapi berbagai ancaman, termasuk dari aparat penegak hukum sekalipun. Masalah ini menjadi sorotan penting dalam diskusi tentang kebebasan berpendapat dan keadilan sosial di Indonesia.

Proses Hukum dan Implikasi Sosial yang Ditimbulkan

Situasi yang dialami Andrie tidak hanya berimbas pada dirinya sendiri, tetapi juga dampak yang lebih luas pada suasana sosial dan politik. Hidayat menyampaikan bahwa banyak aktivis lain yang merasa terancam setelah insiden ini. Mereka mulai mempertanyakan keamanan diri saat melakukan aksi protes atau membahas isu-isu penting.

Di pengadilan, para terdakwa dihadapkan pada berbagai dakwaan terkait penyiraman air keras, yang melibatkan hukum yang jelas dan tegas. Oditur militer mengacu pada Undang-undang Nomor 1 Tahun 2023 yang mengatur tentang hukum pidana, dengan alasan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran serius.

Proses hukum ini akan menguji ketegasan hukum di Indonesia dan bagaimana negara serta institusi berwenang menanggapi tindakan kekerasan terhadap aktivis. Hasil dari kasasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran tentang komitmen negara untuk melindungi hak asasi manusia.

Tags: AirDisiramHancurKerasKesaksianPakaianSetelahWarga

Related Posts

Layanan Bus Selawat Dihentikan Sementara Akan Beroperasi Kembali 31 Mei
Otomotif

Layanan Bus Selawat Dihentikan Sementara Akan Beroperasi Kembali 31 Mei

May 21, 2026
Pembahasan Terima Uang Kuota Haji Tidak Tersedia
Otomotif

Pembahasan Terima Uang Kuota Haji Tidak Tersedia

May 21, 2026
Prabowo Cerita Dapat Bantuan Megawati Saat Dalam Kesulitan
Otomotif

Prabowo Cerita Dapat Bantuan Megawati Saat Dalam Kesulitan

May 20, 2026
Maling Motor Ditangkap Polisi di Resepsi Pernikahan Garut
Otomotif

Maling Motor Ditangkap Polisi di Resepsi Pernikahan Garut

May 20, 2026
Geledah Rumah Pengusaha di Pacitan Terkait Kasus Bupati Ponorogo
Otomotif

Geledah Rumah Pengusaha di Pacitan Terkait Kasus Bupati Ponorogo

May 19, 2026
Eks Kasat Narkoba Kutai Barat Ditangkap dan Dibawa ke Bareskrim
Otomotif

Eks Kasat Narkoba Kutai Barat Ditangkap dan Dibawa ke Bareskrim

May 19, 2026
Next Post
Gading Serpong Serba Terhubung, Kota Mandiri dengan Fasilitas yang Semakin Lengkap

Gading Serpong Serba Terhubung, Kota Mandiri dengan Fasilitas yang Semakin Lengkap

POPULAR NEWS

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

May 16, 2026
19 WNI Ditangkap di Arab Saudi Karena Melanggar Hukum Haji

19 WNI Ditangkap di Arab Saudi Karena Melanggar Hukum Haji

May 17, 2026

EDITOR'S PICK

Kemdikdasmen Bahas Penambahan Mata Pelajaran TKA IPA dan Bahasa Inggris

Kemdikdasmen Bahas Penambahan Mata Pelajaran TKA IPA dan Bahasa Inggris

May 20, 2026
Geledah Rumah Heri Black Terkait Kasus Bea Cukai oleh KPK

Geledah Rumah Heri Black Terkait Kasus Bea Cukai oleh KPK

May 13, 2026
Rektor Magelang Jamin Hak Pendidikan Mahasiswa Terpidana Aksi Unjuk Rasa Agustus

Rektor Magelang Jamin Hak Pendidikan Mahasiswa Terpidana Aksi Unjuk Rasa Agustus

May 7, 2026
Faktor 3M untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan Menjadi Pengingat Mendikdasmen

Faktor 3M untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan Menjadi Pengingat Mendikdasmen

May 2, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Polisi Selidiki Kasus Pencabulan Anak oleh Pelatih Sepatu Roda di Tangsel
  • Tingkatkan Kesadaran Pelindungan Perempuan dan Anak Menurut Ketum TP PKK
  • Layanan Bus Selawat Dihentikan Sementara Akan Beroperasi Kembali 31 Mei
  • Unai Emery Akhiri Puasa Trofi Aston Villa dan Cetak Sejarah Pribadi
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In