• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Tuesday, October 6, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Health

Penanganan Karhutla Kalimantan Harus Menjadi Prioritas Nasional Menurut Komisi IV

Malino SPDI by Malino SPDI
August 21, 2026
in Health
0
Penanganan Karhutla Kalimantan Harus Menjadi Prioritas Nasional Menurut Komisi IV
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, mendesak pemerintah untuk mengambil tindakan luar biasa dalam menghadapi masalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kalimantan. Fenomena ini telah menyebabkan dampak yang luas bagi berbagai sektor seperti kesehatan, pendidikan, transportasi, dan kegiatan ekonomi di wilayah tersebut.

Alex menekankan bahwa perluasan dampak karhutla ini sangat dipengaruhi oleh fenomena cuaca kering yang disebabkan oleh El Nino, dengan puncaknya di bulan Agustus dan September 2026. Menurutnya, penanganan karhutla harus dijadikan prioritas oleh pemerintah untuk mengatasi masalah ini secara efektif.

READ ALSO

Penyebab Ledakan di Pakuwon City Diduga Karena Kebocoran 3 Tabung LPG 50 Kg

Pejabat Negara Baru Dilantik Harus Lapor LHKPN Dalam 2 Bulan

Ancaman serius yang ditimbulkan oleh kebakaran yang terjadi tidak hanya menyangkut lingkungan, tetapi juga kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, upaya pencegahan dan penanganan yang terencana menjadi sangat penting untuk dilakukan.

Urgensi Penanganan Kebakaran Hutan di Kalimantan

Kebakaran hutan di Kalimantan menciptakan krisis yang mempengaruhi kesehatan masyarakat, dengan kualitas udara yang memburuk signifikan. Beberapa wilayah seperti Palangka Raya mencatat Indeks Kualitas Udara (AQI) mencapai angka berbahaya, yakni 487 pada 19 Agustus 2026.

Selain buruknya kualitas udara, dampak karhutla juga mengganggu proses pendidikan. Dinas Pendidikan setempat terpaksa menunda jam masuk sekolah untuk menghindari risiko kesehatan bagi siswa. Jika situasi terus bertahan, pembelajaran jarak jauh bisa menjadi pilihan yang harus dipertimbangkan.

Tidak hanya itu, jarak pandang yang sangat terbatas, yakni turun hingga 1,4 kilometer, semakin memperparah keadaan. Ini berarti resiko berkurangnya mobilitas masyarakat dalam menjalani aktivitas sehari-hari meningkat.

Data dan Fakta Kebakaran Hutan di Kalimantan

Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan terdapat 1.487 titik panas di Kalimantan per tanggal 19 Agustus 2026. Sebagian besar titik tersebut berada di Kalimantan Tengah, yang menjadi episentrum kebakaran tahun ini.

Dengan rincian, 767 titik panas tercatat di Kalimantan Tengah, diikuti 441 titik di Kalimantan Barat, dan sisanya tersebar di provinsi lain. Penyebaran titik karhutla yang meluas ini memperlihatkan bahwa upaya penanganan saat ini belum cukup efektif.

Situasi di Kabupaten Kotawaringin Barat lebih mendesak, di mana pemerintah daerah memutuskan untuk memperpanjang status tanggap darurat. Kebakaran dalam wilayah ini telah melahap lebih dari 859 hektare lahan.

Rekomendasi untuk Perbaikan Penanganan Karhutla

Alex menggarisbawahi pentingnya evaluasi kebijakan terkait penanganan karhutla yang ada saat ini untuk mencegah terulangnya bencana serupa di masa mendatang. Pendekatan yang digunakan selama ini harus diperbaiki untuk merespons situasi yang semakin mendesak.

Jika melihat catatan sejarah kalam, puncak kebakaran biasanya terjadi antara bulan September hingga November, sehingga pemerintah perlu mempersiapkan langkah-langkah antisipatif yang lebih baik. Penyusunan strategi yang tepat akan menjadi kunci sukses dalam mengatasi permasalahan ini.

Peran masyarakat juga sangat krusial dalam upaya pencegahan kebakaran ini. Melalui program-program seperti Desa Peduli Api, masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi lebih aktif dalam menjaga lingkungan.

Tags: HarusKalimantanKarhutlaKomisiMenjadimenurutNasionalPenangananPrioritas

Related Posts

Penyebab Ledakan di Pakuwon City Diduga Karena Kebocoran 3 Tabung LPG 50 Kg
Health

Penyebab Ledakan di Pakuwon City Diduga Karena Kebocoran 3 Tabung LPG 50 Kg

October 6, 2026
Audiensi KPK dan Kementerian Sosial Bahas Polemik Pengadaan Besok
Health

Pejabat Negara Baru Dilantik Harus Lapor LHKPN Dalam 2 Bulan

October 5, 2026
Keluarga di Buayan Dapat Bantuan Membangun Rumah Setelah Kebakaran
Health

Keluarga di Buayan Dapat Bantuan Membangun Rumah Setelah Kebakaran

October 5, 2026
Sesak Bernapas di Palembang Akibat Kualitas Udara Sangat Berbahaya
Health

Sesak Bernapas di Palembang Akibat Kualitas Udara Sangat Berbahaya

October 4, 2026
Cukup Sekali Pindah Partai, Saya Tetap di Gerindra
Health

Cukup Sekali Pindah Partai, Saya Tetap di Gerindra

October 4, 2026
Pramono Ungkap Strategi Jakarta untuk Atasi Kemacetan dan Ungguli New York
Health

Pramono Ungkap Strategi Jakarta untuk Atasi Kemacetan dan Ungguli New York

October 3, 2026
Next Post
Harga Emas Naik 128%, 1 dari 3 Warga Inggris Menyesal Tak Berinvestasi

Harga Emas Naik 128%, 1 dari 3 Warga Inggris Menyesal Tak Berinvestasi

POPULAR NEWS

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

August 10, 2026
Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

August 9, 2026
Menko Polkam Pastikan Upaya Pembebasan WNI yang Diculik oleh Israel

Menko Polkam Pastikan Upaya Pembebasan WNI yang Diculik oleh Israel

May 21, 2026
Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

May 21, 2026
Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

May 16, 2026

EDITOR'S PICK

Gibran Ke Batang Cek Penanganan Korban Keracunan Makanan

Gibran Ke Batang Cek Penanganan Korban Keracunan Makanan

September 28, 2026
Cek Harga Pangan Terkini dari Cabai Rawit hingga Telur Ayam

Cek Harga Pangan Terkini dari Cabai Rawit hingga Telur Ayam

May 5, 2026
Anak Korban Perundungan Koma Berhak Menerima Restitusi

Anak Korban Perundungan Koma Berhak Menerima Restitusi

June 13, 2026
Kemdikdasmen Bahas Penambahan Mata Pelajaran TKA IPA dan Bahasa Inggris

Kemdikdasmen Bahas Penambahan Mata Pelajaran TKA IPA dan Bahasa Inggris

May 20, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Petasan Maulid hingga Tengah Malam Ganggu Warga Jakarta
  • Penampakan Ruko Pakuwon City Setelah Ledakan, 5 Orang Terluka
  • Momen Buruh Memantau DPR Menjelang Pengesahan RUU Ketenagakerjaan
  • Bau Gas Menyengat Tercium Sebelum Ledakan di Ruko Pakuwon City
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In