• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Saturday, September 5, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Berita

Tidak Rata Lagi Pendapatan Rp 6 Juta Setiap Hari

Malino SPDI by Malino SPDI
September 3, 2026
in Berita
0
Tidak Rata Lagi Pendapatan Rp 6 Juta Setiap Hari
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Perubahan dalam skema insentif bagi pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sedang diupayakan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan keadilan dalam pemberian insentif yang sebelumnya bersifat merata.

Kepala BGN, Sudaryono, menjelaskan bahwa revisi ini masih menunggu penerbitan Peraturan Kepala Badan (Perbadan) yang sudah diajukan. Meskipun demikian, skema lama dengan nilai insentif Rp 6 juta per dapur masih berlaku hingga adanya aturan baru.

READ ALSO

Anak Krakatau Erupsi, BNPB Imbau Warga Banten-Lampung Tetap Tenang Terkait Tsunami

Jalur Langit Transjakarta Hanya Beroperasi Sampai Halte JORR Karena Truk Mogok

Menurut Sudaryono, skema insentif sebelumnya tidak mencerminkan kapasitas produksi setiap dapur. Variasi besar dalam jumlah porsi yang dihasilkan mengakibatkan ketidakadilan dalam distribusi insentif.

Perubahan ini muncul setelah diskusi antara BGN dan Komisi IX DPR RI. Sudaryono menekankan bahwa setiap dapur memiliki kapasitas unik, dan insentif harus disesuaikan agar lebih adil.

Penjelasan Skema Insentif Baru untuk Dapur SPPG

Dalam skema baru, insentif akan berdasarkan pada porsi yang dihasilkan. Jika satu dapur mampu memproduksi 3.000 porsi, maka insentif akan dihitung berdasarkan jumlah tersebut daripada angka rata-rata yang sama untuk semua dapur.

Sudaryono mencatat bahwa ada perbedaan signifikan dalam hasil produksi antara dapur satu dan yang lainnya. Misalnya, dapur yang memproduksi lebih banyak porsi seharusnya mendapatkan insentif yang lebih besar.

Dapur yang menghasilkan lebih sedikit porsi tidak bisa mendapatkan nilai insentif yang sama, membuat skema baru lebih adil dan transparan. Penghitungan insentif berdasarkan porsi yang dihasilkan akan menciptakan insentif yang lebih sesuai dan tepat.

Dalam pandangan Sudaryono, hal ini tidak hanya menguntungkan dapur yang lebih produktif, tetapi juga mendorong semua SPPG untuk meningkatkan kapasitas produksi mereka. Dengan demikian, objek insentif menjadi lebih relevan dan berkontribusi pada penyediaan gizi yang lebih baik.

Implikasi Perubahan Skema Insentif terhadap Program Gizi

Perubahan ini diharapkan dapat berimplikasi positif terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dengan insentif yang lebih adil, SPPG akan termotivasi untuk meningkatkan kinerja mereka dalam penyediaan porsi gizi yang layak.

Selain itu, pengelolaan anggaran juga akan lebih efisien karena insentif akan dihitung berdasarkan kebutuhan aktual. Ini bisa mencegah pemborosan dana yang terjadi akibat pemberian insentif merata sebelumnya.

Sudaryono yakin bahwa dengan skema baru, kualitas makanan yang dihasilkan akan meningkat. Dengan adanya kompetisi di antara dapur-dapur SPPG, diharapkan hasil yang lebih baik dapat dicapai bagi penerima manfaat program.

Diharapkan pula bahwa perubahan ini akan menarik perhatian lebih kepada pentingnya gizi bagi masyarakat. Kesadaran akan kesehatan melalui makanan bergizi akan lebih meningkat, seiring dengan perbaikan dalam penyediaannya.

Proses Penerbitan Peraturan yang Baru dan Harapan ke Depan

Badan Gizi Nasional menargetkan bahwa Perbadan yang baru dapat diterbitkan dalam waktu dekat. Setelah penerbitan, semua SPPG akan segera diinformasikan mengenai skema insentif yang baru.

Sudaryono menegaskan bahwa skema lama masih berlaku hingga ada pengumuman resmi tentang aturan baru. Dengan demikian, para pengelola SPPG diharapkan bersiap dengan perubahan yang akan datang.

Dengan adanya aturan baru ini, diharapkan akan ada kejelasan dan kepastian dalam pengelolaan anggaran program gizi. Sudaryono berharap, dengan adanya insentif yang tepat, semua dapur akan terdorong untuk berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan mereka.

Ke depan, BGN berjanji akan terus memantau dan mengevaluasi implementasi skema insentif baru. Upaya perbaikan yang berkelanjutan akan dilakukan demi mencapai tujuan akhir, yaitu penyediaan gizi yang optimal bagi masyarakat.

Tags: HariJutaLagiPendapatanRataSetiapTidak

Related Posts

Anak Krakatau Erupsi, BNPB Imbau Warga Banten-Lampung Tetap Tenang Terkait Tsunami
Berita

Anak Krakatau Erupsi, BNPB Imbau Warga Banten-Lampung Tetap Tenang Terkait Tsunami

September 5, 2026
Jalur Langit Transjakarta Hanya Beroperasi Sampai Halte JORR Karena Truk Mogok
Berita

Jalur Langit Transjakarta Hanya Beroperasi Sampai Halte JORR Karena Truk Mogok

September 4, 2026
Saksi Ungkap Yaqut Marah di Rapat Pansus Haji dan Tanya Anak Buah Menyeleweng
Berita

Saksi Ungkap Yaqut Marah di Rapat Pansus Haji dan Tanya Anak Buah Menyeleweng

September 4, 2026
Penurunan Timbulan Sampah Jaktim Sebesar 865 Ton dan Penyebabnya
Berita

Penurunan Timbulan Sampah Jaktim Sebesar 865 Ton dan Penyebabnya

September 3, 2026
Penyelundup 800 Kg Ketamin WN Taiwan Dibawa ke Bareskrim
Berita

Penyelundup 800 Kg Ketamin WN Taiwan Dibawa ke Bareskrim

September 2, 2026
Pedagang Pasar Kramat Jati Diberikan Bebas Iuran Selama 6 Bulan
Berita

Pedagang Pasar Kramat Jati Diberikan Bebas Iuran Selama 6 Bulan

September 2, 2026
Next Post
Kompolnas Minta Penyidikan Aktor Intelektual Kericuhan 27 Agustus

Kompolnas Minta Penyidikan Aktor Intelektual Kericuhan 27 Agustus

POPULAR NEWS

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

August 10, 2026
Massimiliano Allegri Menjadi Pelatih Baru Napoli Setelah Dipecat dari AC Milan

Massimiliano Allegri Menjadi Pelatih Baru Napoli Setelah Dipecat dari AC Milan

May 29, 2026
Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

May 16, 2026
Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

August 8, 2026
Geledah Rumah Pengusaha di Pacitan Terkait Kasus Bupati Ponorogo

Geledah Rumah Pengusaha di Pacitan Terkait Kasus Bupati Ponorogo

May 19, 2026

EDITOR'S PICK

Wamendes Riza Patria Tegaskan Tidak Terlibat dalam Program MBG

Wamendes Riza Patria Tegaskan Tidak Terlibat dalam Program MBG

June 17, 2026
Protes Petani, Anak Usaha Jamin Tebu Lokal Terserap

Protes Petani, Anak Usaha Jamin Tebu Lokal Terserap

June 2, 2026
Sekarang Kami Lebih Yakin dan Percaya Diri

Sekarang Kami Lebih Yakin dan Percaya Diri

August 7, 2026
Status Diberhentikan Sementara Jaksa Febrie Adriansyah

Status Diberhentikan Sementara Jaksa Febrie Adriansyah

August 4, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Krakatau Semburkan Lava, Warga Diimbau Jauhi Radius 3 Km
  • Dentuman di Jabar Diduga Terkait dengan Aktivitas Anak Krakatau
  • Anak Krakatau Erupsi, BNPB Imbau Warga Banten-Lampung Tetap Tenang Terkait Tsunami
  • Warga Dihimbau Waspada Pasca Erupsi Gunung Anak Krakatau dan Suara Dentuman
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In