• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Saturday, June 27, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Otomotif

TNI AD Jelaskan Alasan Pelarangan Nobar Film Pesta Babi

Malino SPDI by Malino SPDI
May 13, 2026
in Otomotif
0
TNI AD Jelaskan Alasan Pelarangan Nobar Film Pesta Babi
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

TNI Angkatan Darat baru-baru ini memperoleh kritik tajam setelah melakukan pembubaran acara nonton bareng film dokumenter berjudul ‘Pesta Babi’ di Ternate, Maluku Utara. Pembubaran ini dipicu oleh kekhawatiran akan potensi konflik sosial serta isu sensitivitas yang terdapat dalam tema film tersebut, mengingat konteks masyarakat yang multikultural.

Komandan Kodim 1501/Ternate, Kolonel Inf Jani Setiadi, menjelaskan bahwa pembubaran tersebut berkaitan dengan masalah perizinan yang tidak dipenuhi oleh penyelenggara. Ia juga menyatakan bahwa acara ini, yang diselenggarakan oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) serta sejumlah organisasi mahasiswa, berlangsung tanpa izin resmi yang seharusnya diperlukan.

READ ALSO

Kades Prambanan Menanggapi Kehebohan Kembang Api dalam Acara Prewedding Sespri Prabowo

Penyelidikan Eks Direktur Kemenhub oleh KPK Terkait Pengumpulan Fee Proyek DJKA

“Kegiatan yang dilakukan tanpa izin dapat menimbulkan gejolak di masyarakat,” ujar Jani. Ia mencatat, bahwa judul film dan spanduk yang mencolok berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat yang beragam, terutama jika terkait isu-isu SARA yang sensitif.

Lebih lanjut, Jani menyatakan komitmen TNI untuk menghormati hak kebebasan berpendapat dan kegiatan diskusi, namun dengan catatan bahwa keselamatan masyarakat harus tetap diutamakan. Ia menekankan pentingnya pendekatan yang humanis untuk mencegah terjadinya konflik yang dapat merusak ketentraman daerah tersebut.

“Kami berniat untuk menjaga keamanan dan kenyamanan di Ternate, itulah sebabnya kami berupaya untuk melakukan komunikasi dengan pihak penyelenggara,” tambah Jani. Di sini, pendekatan untuk mencegah isu SARA menjadi fokus utama demi tercapainya keharmonisan masyarakat.

Problematika Pembubaran Acara Nonton Bareng di Ternate

Kegiatan nonton bareng yang dibubarkan memang telah menimbulkan berbagai reaksi dari masyarakat dan pihak penyelenggara. Ketua AJI Ternate, Yunita Kaunar, menyatakan bahwa kehadiran aparat keamanan sejak awal acara menciptakan suasana ketakutan di kalangan peserta. Tindakan ini dianggapnya sebagai bentuk tekanan psikologis bagi pihak-pihak yang ingin berpartisipasi dalam diskusi.

Yunita juga mengatakan bahwa alasan yang dikemukakan oleh aparat tidak dapat dibenarkan, sebab selama berlangsungnya acara, situasi terlihat damai dan tidak ada unsur provokatif. Ia berpendapat bahwa masyarakat seharusnya diberikan kebebasan untuk berdiskusi tanpa rasa takut akan pembubaran.

Pembubaran ini mengingatkan publik pada sejarah kelam terkait pembungkaman suara-suara kritis di masa lalu. Masyarakat, termasuk jurnalis, berhak mendapatkan ruang untuk mengemukakan pendapat dan berdiskusi mengenai isu-isu yang relevan.

Added to this, pembubaran tersebut juga mengundang pertanyaan mengenai kebebasan berekspresi di Indonesia, terutama dalam konteks tema yang sensitif. Hal ini menyebabkan munculnya kekhawatiran di benak masyarakat tentang potensi dampak negatif dari pembatasan ruang diskusi.

Diskusi dan Kebebasan Berekspresi dalam Konteks Sosial

Di tengah situasi ini, banyak yang mempertanyakan kapan dan di mana garis pemisah antara kebebasan berekspresi dan pelanggaran norma masyarakat harus ditarik. Lingkungan yang aman dan tertib memang diperlukan, tetapi tidak harus mengorbankan hak dasar setiap individu untuk menyampaikan pendapat.

Diskusi yang terbuka dapat memberikan beragam perspektif dan menyentuh masalah-masalah sosial yang krusial. Oleh karena itu, ada kebutuhan untuk aktif melibatkan semua elemen masyarakat dalam penyusunan kebijakan yang berkaitan dengan kebebasan berpendapat.

Isu kebebasan berpendapat di Indonesia saat ini masih menjadi tema kontroversial. Hal ini berkaitan erat dengan cara pihak berwenang menanggapi gesekan-gesekan sosial yang muncul, terutama dalam konteks perbedaan budaya dan kepercayaan.

Komunikasi yang terbuka dan transparan antara aparat dan masyarakat akan sangat berperan penting dalam menjaga keseimbangan antara keamanan dan kebebasan berekspresi. Oleh karena itu, upaya dialog yang konstruktif harus terus diperkuat.

Pentingnya Dialog untuk Mencegah Konflik di Masyarakat

Melihat potensi konflik yang bisa muncul dari suatu kegiatan, terutama yang melibatkan elemen sensitif, adalah langkah yang bijaksana. Namun, hal ini harus diimbangi dengan cara-cara yang tidak menekan hak-hak individu untuk berbicara, serta mendiskusikan topik yang dianggap penting oleh masyarakat.

Pembubaran kegiatan nobar kemarin bisa dijadikan pelajaran bahwa perhatian akan keamanan tidak boleh menghalangi diskusi yang sehat. Upaya preventif bukan berarti pembatasan, melainkan pendekatan yang lebih humanis.

Melihat situasi di Ternate, pendekatan yang humanis dan dialogis dapat menjadi solusi. Masyarakat perlu diberi kesempatan untuk berpartisipasi dalam diskusi tentang isu-isu yang relevan tanpa takut akan pembubaran atau ancaman. Ini adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah, aparat, dan masyarakat.

Dengan mengedepankan dialog yang terbuka, diharapkan dapat tercipta saling pengertian serta mencegah konflik. Pertumbuhan sosial yang sehat akan terwujud jika semua pihak saling menghormati pandangan dan hak masing-masing.

Tags: AlasanBabiFilmJelaskanNobarPelaranganPestaTNI

Related Posts

Ledakan Kembang Api Heboh di Prambanan Ternyata untuk Acara Prewedding
Otomotif

Kades Prambanan Menanggapi Kehebohan Kembang Api dalam Acara Prewedding Sespri Prabowo

June 27, 2026
KPK Selidiki Dugaan Gratifikasi Pegawai Kementerian Perhubungan
Otomotif

Penyelidikan Eks Direktur Kemenhub oleh KPK Terkait Pengumpulan Fee Proyek DJKA

June 27, 2026
Polda Banten Ungkap Penipuan Haji Khusus dengan Kerugian Korban Rp7,6 M
Otomotif

Polda Banten Ungkap Penipuan Haji Khusus dengan Kerugian Korban Rp7,6 M

June 26, 2026
Minta LPSK Kabulkan JC Terkait Kasus Bharada E Menurut Sony Sonjaya
Otomotif

Minta LPSK Kabulkan JC Terkait Kasus Bharada E Menurut Sony Sonjaya

June 26, 2026
DPRD Bandung Minta Penataan PKL dan UMKM Fokus pada Kepastian Usaha
Otomotif

DPRD Bandung Minta Penataan PKL dan UMKM Fokus pada Kepastian Usaha

June 25, 2026
Mayat Perempuan dalam Mobil di Bandara Juanda Teridentifikasi
Otomotif

Mayat Perempuan dalam Mobil di Bandara Juanda Teridentifikasi

June 25, 2026
Next Post
Harga Laptop Naik Rp4 Juta per Unit, Kerugian RI Mencapai Rp5,2 Triliun

Harga Laptop Naik Rp4 Juta per Unit, Kerugian RI Mencapai Rp5,2 Triliun

POPULAR NEWS

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

May 16, 2026
Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

May 14, 2026
Investasi Properti Asia Pasifik Meningkat, Data Center dan Kantor Jadi Target Utama

Investasi Properti Asia Pasifik Meningkat, Data Center dan Kantor Jadi Target Utama

May 29, 2026
Polisi Berikan Penjelasan Mengenai Pocong Duduk yang Viral di Teras Warga Depok

Polisi Berikan Penjelasan Mengenai Pocong Duduk yang Viral di Teras Warga Depok

May 24, 2026
May Day Bandung Ricuh, Kapolda Sebut Ada Indikasi Keterlibatan Anarko

May Day Bandung Ricuh, Kapolda Sebut Ada Indikasi Keterlibatan Anarko

May 2, 2026

EDITOR'S PICK

Pramono Minta BUMD dan Dinas Gelar Nobar Piala Dunia Tanpa Ganggu Jam Kerja

Pramono Minta BUMD dan Dinas Gelar Nobar Piala Dunia Tanpa Ganggu Jam Kerja

June 11, 2026
Kapal Perang Belanda HNLMS De Ruyter di Surabaya

Kapal Perang Belanda HNLMS De Ruyter di Surabaya

May 15, 2026
Konsisten Awasi Dana Desa, Jaksa Raih Penghargaan Wanita Unggul 2026

Konsisten Awasi Dana Desa, Jaksa Raih Penghargaan Wanita Unggul 2026

May 7, 2026
Layanan Bus Selawat Dihentikan Sementara Akan Beroperasi Kembali 31 Mei

Layanan Bus Selawat Dihentikan Sementara Akan Beroperasi Kembali 31 Mei

May 21, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Jokowi Dapat Gelar Baginda Pemuka Bangsa di Lampung, Apa Arti Di Baliknya?
  • Momen Penerimaan Gelar Baginda Pemuka Bangsa oleh Jokowi di Lampung
  • Perluasan Program Pengelolaan Sampah dan Dorongan UMKM Berkelanjutan di Indonesia
  • Tim Luis de la Fuente Mengakui Masih Ada Kekurangan dalam Permainan
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In