Bupati Blora, Arief Rohman, telah melangkah lebih jauh dalam upaya meningkatkan sektor pertanian di daerahnya melalui kerja sama dengan Universitas Brawijaya (UB). Inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk memajukan pertanian organik, tetapi juga untuk mendukung pengembangan kehutanan yang berkelanjutan di Kabupaten Blora, dengan membuka peluang penelitian, KKN, dan beasiswa bagi mahasiswa dari daerah tersebut.
Melalui orientasi pendidikan mahasiswa baru di Fakultas Bioindustri Pertanian dan Kehutanan, Arief menekankan pentingnya menjadikan Blora sebagai proyek percontohan dalam pengembangan pertanian organik. Hal ini juga mencakup pemanfaatan potensi peternakan sapi yang berlimpah, yang dapat menyediakan bahan baku penting seperti pupuk kandang untuk pertanian.
“Blora memiliki potensi yang sangat besar untuk pengembangan pertanian organik. Dengan banyaknya peternak sapi, kami memiliki akses yang baik terhadap bahan organik untuk mendukung pertanian,” ujarnya pada kesempatan tersebut.
Peluang Kerja Sama dalam Riset dan Penelitian Pertanian
Pemkab Blora juga menawarkan peluang kerja sama di bidang penelitian kepada Universitas Brawijaya. Menurut Arief, sekitar 60 persen wilayah Kabupaten Blora adalah kawasan hutan, yang menyediakan banyak ruang untuk penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan di sektor pertanian dan kehutanan.
“Dengan kondisi seperti ini, banyak aspek yang bisa kami kaji dan kembangkan, baik untuk pertanian maupun pemberdayaan masyarakat,” lanjutnya. Ini memberikan gambaran bahwa potensi daerah sangat bermanfaat bagi penelitian akademis.
Pemkab Blora juga mengundang mahasiswa Universitas Brawijaya untuk mengabdikan diri dalam proyek Kuliah Kerja Nyata (KKN) di desa-desa yang fokus pada pertanian organik. Melalui program ini, diharapkan desa percontohan baru dapat dikembangkan dan diterapkan di seluruh wilayah Blora.
Pengembangan Komoditas Unggulan di Blora
Dekan Fakultas Bioindustri Pertanian dan Kehutanan Universitas Brawijaya, Prof. M. Purnomo, menyampaikan apresiasi terhadap upaya Blora dalam mengembangkan komoditas unggulan. Menurutnya, Blora mulai fokus pada produk-produk yang memiliki nilai tambah lebih tinggi dibandingkan komoditas pertanian biasa.
“Kami berharap pengembangan produk seperti benih jagung dan produk unggulan lainnya dapat ditingkatkan, terutama melalui konsep greenhouse,” tambahnya. Upaya ini diharapkan dapat mendukung ketersediaan pangan di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Strategi ini penting untuk menjaga stabilitas harga pasar dan menekan inflasi di daerah. Dengan memperkuat pengelolaan komoditas unggulan, Blora tidak hanya meningkatkan kualitas produk, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Penawaran Beasiswa untuk Mahasiswa Berprestasi dari Blora
Universitas Brawijaya juga membuka peluang bagi anak-anak muda dari Blora untuk menerima beasiswa di berbagai jenjang pendidikan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi akademik putra-putri Blora dalam bidang pertanian, kehutanan, dan bioindustri.
Dengan menjanjikan slot khusus bagi calon mahasiswa yang memenuhi kriteria, program ini diharapkan dapat menarik lebih banyak talenta lokal untuk berkontribusi dalam pengembangan daerah. Proses seleksi dilakukan secara objektif untuk memberikan kesempatan yang adil bagi semua pendaftar.
Dalam kesempatan ini, Arief mengungkapkan harapan agar kerjasama ini menjadi jembatan yang mempererat hubungan antara akademisi dan pemerintah daerah. Ini akan bermanfaat untuk mendorong kolaborasi yang lebih erat di masa depan.
Sebagai penutup, Arief menyampaikan terima kasih kepada Universitas Brawijaya yang mempercayakan Blora sebagai lokasi untuk program pengenalan kampus bagi mahasiswa baru. Dia berharap bahwa kerjasama ini akan membawa banyak manfaat tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi pengembangan daerah secara keseluruhan.
“Kami sangat terbuka untuk kolaborasi lebih lanjut dengan para akademisi di Universitas Brawijaya,” tegasnya. Ini menunjukkan komitmennya terhadap kerja sama yang saling menguntungkan antara institusi pendidikan dan pemerintah daerah.
















