• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Sunday, July 12, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Health

Deklarasi Perang Hukum Kami Melawan Jokowi

Malino SPDI by Malino SPDI
June 19, 2026
in Health
0
Deklarasi Perang Hukum Kami Melawan Jokowi
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kuasa hukum Roy Suryo, Ahmad Khozinudin, mengumumkan langkah hukum yang akan diambil terhadap Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo. Pernyataan ini muncul setelah Roy ditangkap oleh Polda Metro Jaya terkait tuduhan mengenai penggunaan ijazah palsu oleh Jokowi.

“Kami nyatakan perang terbuka secara hukum,” tegas Ahmad di Polda Metro Jaya. Dia menilai bahwa penahanan Roy mencerminkan ketidakadilan dalam proses penegakan hukum yang sedang berlangsung di negara ini.

READ ALSO

Imbauan Menteri PANRB Agar ASN Dapat Fleksibilitas Antar Anak Sekolah

Rudi Margono Menjadi Plt Jampidsus Menggantikan Febrie Adriansyah

Ahmad Khozinudin menyampaikan bahwa jika Polda memutuskan untuk menahan kliennya, hal itu menandakan bahwa hukum di Indonesia mulai dipengaruhi oleh kepentingan politik, bukan norma yang berlaku. Dia merasa langkah itu menunjukkan adanya tekanan politik di balik kasus Roy.

Imbas Penangkapan Roy Suryo Terhadap Masyarakat

Penangkapan Roy Suryo menjadi perhatian serius bagi masyarakat luas. Banyak yang mempertanyakan apakah hukum di Indonesia masih berjalan dengan adil atau sudah terkendali oleh kepentingan tertentu. Dengan keadaan ini, kepercayaan publik terhadap sistem hukum menjadi taruhannya.

Ahmad memberikan pernyataan yang mengundang tanya bahwa penahanan Roy bukan sekadar masalah individu. Dia menegaskan bahwa apa yang dialami kliennya adalah pencerminan dari permasalahan yang lebih besar dalam masyarakat, yaitu lemahnya independensi sistem hukum.

Dia juga mempertanyakan tindakan Jokowi terhadap penangkapan Roy, “Apakah Anda puas melihat tindakan ini?” pertanyaannya menjadi simbol dari banyak suara yang tak terucap di masyarakat. Banyak yang merasa bahwa negara seharusnya melindungi warganya, bukan malah menindak secara sepihak.

Proses Hukum yang Jadi Sorotan

Sebagaimana diketahui, kasus ini muncul dari tuduhan mengenai ijazah palsu yang melibatkan Joko Widodo. Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menyatakan bahwa berkas perkara yang berkaitan dengan Roy dan satu tersangka lainnya, Tifauziah Tyassuma, telah dinyatakan lengkap. Ini menunjukkan bahwa proses hukum berjalan sesuai dengan ketentuan yang ada, meski di tengah kontroversi.

Polda Metro Jaya mengonfirmasi bahwa mereka telah memenuhi semua syarat yang diperlukan dalam tahap penyidikan. Hal ini menjadi tanda bahwa berkas perkara Roy dan dokter Tifa telah memenuhi syarat untuk dibawa ke persidangan.

Sebagai Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, menyampaikan bahwa peningkatan proses hukum menunjukkan keseriusan aparat dalam menangani kasus ini. Namun, isu independensi hukum tetap menjadi sorotan, terutama ketika melibatkan tokoh publik seperti Presiden.

Pertanyaan Mengenai Keadilan

Dalam konteks hukum yang kompleks ini, keadilan menjadi pertanyaan yang muncul di benak masyarakat. Ahmad Khozinudin menekankan, “Apakah hukum masih menjadi pelindung bagi rakyat?” Ini menunjukkan keresahan mendalam warga mengenai bagaimana hukum diterapkan.

Pembelaan yang dilakukan Ahmad juga mencerminkan dilema etis antara penegakan hukum dan kepentingan politik. Ketika hukum seolah tak lagi murni, pertanyaan tentang apakah keadilan bisa dicapai pun muncul di publik.

Kendati demikian, proses hukum akan terus berjalan. Masyarakat menunggu hasil tindak lanjut terhadap Roy Suryo dan proses hukum yang sedang berlangsung. Keputusan yang akan diambil di masa depan bisa menjadi indikator penting bagi penegakan hukum di Indonesia.

Tags: DeklarasiHukumJokowiKamimelawanPerang

Related Posts

Imbauan Menteri PANRB Agar ASN Dapat Fleksibilitas Antar Anak Sekolah
Health

Imbauan Menteri PANRB Agar ASN Dapat Fleksibilitas Antar Anak Sekolah

July 12, 2026
Rudi Margono Menjadi Plt Jampidsus Menggantikan Febrie Adriansyah
Health

Rudi Margono Menjadi Plt Jampidsus Menggantikan Febrie Adriansyah

July 11, 2026
Status Darurat Pascakebakaran TPA Jatiwaringin Belum Dicabut Pemkab
Health

Status Darurat Pascakebakaran TPA Jatiwaringin Belum Dicabut Pemkab

July 11, 2026
Pelawak Narji Cagur Jelaskan Alasan Tinggalkan PKS Bergabung ke PSI
Health

Pelawak Narji Cagur Jelaskan Alasan Tinggalkan PKS Bergabung ke PSI

July 10, 2026
Geledah Bangunan di Cipete Lagi Terkait Kasus Korupsi
Health

Geledah Bangunan di Cipete Lagi Terkait Kasus Korupsi

July 10, 2026
Protes Penggusuran Lahan, 4 Warga Adat Maluku Ditangkap
Health

Protes Penggusuran Lahan, 4 Warga Adat Maluku Ditangkap

July 9, 2026
Next Post
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Antrean Kapal Tetap Menghitung Bulan

Selat Hormuz Kembali Dibuka, Antrean Kapal Tetap Menghitung Bulan

POPULAR NEWS

Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

May 14, 2026
Perluasan Program Pengelolaan Sampah dan Dorongan UMKM Berkelanjutan di Indonesia

Perluasan Program Pengelolaan Sampah dan Dorongan UMKM Berkelanjutan di Indonesia

June 27, 2026
Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

May 16, 2026
Skema Khusus Agar Vinicius Junior Bersinar di Piala Dunia 2026

Skema Khusus Agar Vinicius Junior Bersinar di Piala Dunia 2026

June 14, 2026
Persija dan Persib Jadi Sorotan Utama, Borneo Targetkan Posisi Puncak

Persija dan Persib Jadi Sorotan Utama, Borneo Targetkan Posisi Puncak

May 8, 2026

EDITOR'S PICK

Kasus Pendiri Pesantren di Pati Diduga Cabul Terhadap Santri Dapat Sorotan PBNU

Kasus Pendiri Pesantren di Pati Diduga Cabul Terhadap Santri Dapat Sorotan PBNU

May 6, 2026
Alasan Panggilan KPK untuk Muhadjir Effendy dalam Kasus Kuota Haji

Alasan Panggilan KPK untuk Muhadjir Effendy dalam Kasus Kuota Haji

May 18, 2026
Miguel Almiron Catat Sejarah Sebagai Pemain Pertama Kena Kartu Merah Aturan FIFA di Piala Dunia 2026

Miguel Almiron Catat Sejarah Sebagai Pemain Pertama Kena Kartu Merah Aturan FIFA di Piala Dunia 2026

June 20, 2026
Syarat Mutlak Polda Metro untuk Tindakan Tembak di Tempat Pelaku Begal

Syarat Mutlak Polda Metro untuk Tindakan Tembak di Tempat Pelaku Begal

May 20, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Pesan Jaksa Agung Setelah Rudi Margono Ditunjuk Menggantikan Febrie
  • Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Tekankan Pentingnya Pemda Perkuat TP PKK
  • Luncurkan Ivora Grande Hunian Baru Layout Fleksibel Mulai Rp2,4 Miliar di Bandung
  • Tempat Menonton Pertandingan Norwegia Melawan Inggris Piala Dunia 2026
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In