Denada baru-baru ini mengejutkan publik dengan pengakuan yang sangat emosional di akun Instagram-nya. Dalam sebuah video, ia mengonfirmasi bahwa Ressa Rossano adalah anak kandungnya dan menyampaikan permintaan maaf yang mendalam.
“Saya Denada Tambunan menyatakan bahwa Ressa Rossano adalah anak kandung saya,” ungkapnya dengan tegas. Dalam video tersebut, ia juga menyampaikan rasa menyesalnya atas keputusan yang diambil di masa lalu yang tidak membiarkan Ressa hidup bersamanya sejak bayi.
Ia menjelaskan alasan di balik keputusannya untuk tidak merawat putranya, “Saat itu kondisi psikis saya sedang tidak layak.” Permintaan maaf yang tulus ini menjadi sorotan utama, dan Denada berharap agar Ressa dapat memaafkannya.
Permohonan Maaf yang Mendalam kepada Keluarga
Permohonan maaf Denada menyentuh banyak hati, tidak hanya kepada Ressa, tetapi juga kepada keluarga terdekatnya. Dalam video ini, ia juga meminta maaf kepada ibunya, mendiang Emilia Contessa, serta seluruh adik-adiknya.
“Saya juga minta maaf pada almarhumah mama, dan saya juga minta maaf pada semua adik-adik saya,” tuturnya dengan penuh emosi. Rasa penyesalan itu diungkapkan dengan harapan agar Allah mengampuni segala dosa dan kesalahan yang telah dibuatnya selama ini.
Denada juga mencurahkan isi hatinya tentang perannya sebagai ibu. Ia mengakui bahwa saat ini, ia masih harus banyak belajar untuk menjadi ibu yang baik bagi anak-anaknya. Pengakuan ini menjadi momen refleksi yang penting dalam hidupnya.
Keinginan Ressa untuk Dipeluk oleh Denada
Dalam tayangan yang berbeda, Ressa Rossano berbagi keinginannya yang sederhana namun penuh harapan. Ia mengungkapkan, “Ibu, Ressa cuma pengin peluk,” seraya menahan air mata.
Ucapan itu menandakan kerinduan yang mendalam dari seorang anak kepada ibunya. Ressa tidak hanya mencari pengakuan, tetapi juga cinta dan kasih sayang yang seharusnya ia terima sebagai anak. Keinginan ini menunjukkan betapa dalamnya hubungan yang seharusnya dimiliki antara ibu dan anak.
Dalam kesempatan lain, Ressa juga menyampaikan permintaannya agar Denada tidak diboikot atau dijauhi oleh masyarakat. “Saya tidak ingin Ibu diboikot karena ini,” jelasnya dengan penuh perhatian. Sikap Ressa menunjukkan kedewasaan yang luar biasa meskipun dalam situasi yang sulit.
Pandangan Ressa tentang Komunikasi dengan Denada
Ressa Rossano sangat menginginkan komunikasi yang baik dengan ibunya, Denada. Ia berharap situasi ini tidak mengakibatkan keterputusan dalam hubungan mereka. “Saya ingin Ibu dan saya bisa kembali saling berbagi cerita dan saling mendukung,” ujarnya.
Keinginan Ressa mencerminkan harapannya untuk membangun kembali jembatan yang mungkin sempat runtuh antara mereka. Ia percaya bahwa meskipun ada kesalahan di masa lalu, kesempatan untuk memperbaiki hubungan tetap ada.
Denada dan Ressa kini memiliki kesempatan untuk saling memahami satu sama lain. Dengan komunikasi yang terbuka, mereka dapat menyembuhkan luka-luka yang ada dan membangun hubungan yang lebih kuat di masa depan.
Kesempatan untuk Memperbaiki Hubungan Ibu dan Anak
Kehidupan membawa pelajaran berarti bagi banyak orang, dan bagi Denada, ini adalah saat untuk melakukan perubahan. Ia menyadari bahwa menjadi ibu adalah tanggung jawab yang tidak bisa dianggap remeh.
Pengakuan dan permintaan maaf yang tulus dari Denada menunjukkan bahwa ia siap untuk memperbaiki kesalahan yang telah dibuat. Kini, mereka berdua dapat memulai babak baru dalam hubungan mereka, dengan harapan akan masa depan yang lebih baik.
Bagi Ressa, ini adalah kesempatan untuk memahami dan mengerti ibunya, serta menemukan kembali kasih sayang yang mungkin hilang seiring berjalannya waktu. Dengan saling memaafkan, mereka berdua dapat melangkah ke depan dengan penuh harapan.











