• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Saturday, August 29, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Properti

Investasi Properti Asia Pasifik Meningkat, Data Center dan Kantor Jadi Target Utama

Malino SPDI by Malino SPDI
May 29, 2026
in Properti
0
Investasi Properti Asia Pasifik Meningkat, Data Center dan Kantor Jadi Target Utama
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pasar properti komersial di Asia Pasifik mengalami pertumbuhan yang signifikan, memasuki tahun 2026 dengan momentum yang terus menguat. Meskipun dihadapkan pada tantangan geopolitik, kawasan ini berhasil menarik investasi besar, didorong oleh arus modal global dan meningkatnya kebutuhan terhadap infrastruktur digital serta aset premium.

Data terbaru menunjukkan bahwa investasi properti komersial di Asia Pasifik mencapai angka yang mencengangkan. Pada kuartal pertama tahun ini, total investasi mencapai US$47 miliar, meningkat 31% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menjadikannya sebagai capaian kuartal pertama tertinggi dalam sejarah kawasan tersebut.

READ ALSO

Urban District Modern di Balikpapan Mulai dari Rp3 Miliar di 88 Plaza

Treasure Metland Cyber Puri Tawarkan Hunian Mewah di Selatan

Laporan terbaru juga menampilkan peningkatan total investasi properti di kawasan Asia Pasifik selama 12 bulan terakhir yang mencapai US$204 miliar, menunjukkan kenaikan sebesar 15%. Hal ini mengindikasikan bahwa Asia Pasifik berpotensi menjadi pusat pertumbuhan investasi properti global.

Pengaruh Kecerdasan Buatan dalam Dinamika Pasar Properti

Percepatan investasi dalam kecerdasan buatan (AI) menjadi salah satu faktor utama yang mengubah peta investasi properti. AI tidak hanya memengaruhi sektor teknologi, tetapi juga mulai merombak strategi properti korporat secara keseluruhan.

Perusahaan berlomba untuk mencari lokasi dengan infrastruktur digital yang memadai, kestabilan energi, dan konektivitas yang tinggi. Ketersediaan talenta teknologi yang kuat juga menjadi salah satu pertimbangan utama dalam pemilihan lokasi investasi.

Kenaikan permintaan terhadap data center juga terlihat signifikan di kawasan ini. Investasi di sektor data center mencapai US$4,1 miliar pada kuartal pertama 2026, dengan kebutuhan akan layanan cloud dan pengelolaan data yang terus meningkat.

Berdasarkan proyeksi, kapasitas data center yang berbasis AI diperkirakan akan tumbuh rata-rata 19% per tahun dalam lima tahun ke depan. Keterbatasan pasokan listrik di kota-kota besar membuat pasar seperti Johor Bahru dan Batam semakin menarik bagi investor.

Ini menandakan bahwa aset digital infrastruktur mulai setara dengan properti konvensional sebagai instrumen investasi utama saat ini.

Tujuan Investasi Utama di Jepang dan Singapura

Jepang tetap menjadi pasar properti terbesar di Asia Pasifik, dengan nilai investasi mencapai US$50,5 miliar. Investasi properti komersial di negara ini mencatat angka yang mengesankan, yakni US$13,2 miliar hanya dalam kuartal pertama 2026.

Aktivitas investasi paling tinggi masih berasal dari sektor perkantoran, khususnya revitalisasi gedung-gedung tua di kawasan pusat bisnis Tokyo. Contoh transaksi besar adalah akuisisi gedung pusat Dentsu Group oleh sebuah perusahaan besar senilai US$1,9 miliar.

Di sisi lain, Singapura juga menunjukkan pertumbuhan yang sangat agresif. Investasi properti komersial melonjak 433% menjadi US$11,5 miliar pada kuartal pertama tahun ini, dipicu oleh transaksi besar dari Hongkong Land dan Qatar Investment Authority.

Pakar investasi mengungkapkan bahwa investor kini lebih memilih pasar yang memiliki tingkat likuiditas dan transparansi yang tinggi. Dengan pendekatan yang lebih hati-hati, modal baru terus mengalir ke Asia Pasifik, dengan fokus pada aset yang memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang.

Sektor Perkantoran dan Logistik Masih Mendominasi Investasi

Meski ada lonjakan dalam investasi digital infrastruktur, sektor perkantoran ternyata masih menjadi tulang punggung investasi properti di Asia Pasifik. Nilai transaksi sektor ini tercatat mencapai US$24 miliar pada kuartal pertama 2026, meningkat 46% dibanding tahun lalu.

Sektor perkantoran menyumbang lebih dari separuh total investasi di kawasan ini, menandakan bahwa permintaan terhadap ruang kerja modern tetap tinggi. Sementara itu, sektor industri dan logistik pun terus berkembang dengan stabil.

Investasi logistik di Asia Pasifik mengalami kenaikan sebanyak 53%, mencapai US$8,5 miliar pada awal 2026. Permintaan terhadap gudang modern dan sistem rantai pasok tetap tinggi, seiring dengan pertumbuhan sektor manufaktur dan e-commerce.

Minat Terhadap Aset yang Tahan Terhadap Disrupsi Teknologi

Investor kini semakin selektif dalam memilih aset di tengah evolusi teknologi dan ketidakpastian global. Strategi investasi yang dikenal sebagai “HALO” atau Heavy Assets with Low Obsolescence mulai banyak diterapkan, menandakan pergeseran minat terhadap aset yang berpenghasilan stabil dan tidak mudah terpengaruh oleh perkembangan teknologi.

Tren ini tercermin dalam meningkatnya minat terhadap aset seperti logistik premium, data center, dan kawasan industri berbasis manufaktur. Energi juga mulai diperhatikan sebagai faktor krusial dalam strategi investasi properti.

Semakin tingginya kebutuhan listrik di sektor AI dan data center menjadi tantangan tersendiri, mengingat beberapa kota besar di Asia menghadapi tekanan dalam kapasitas energi. Keberlanjutan dan efisiensi energi pun semakin menjadi perhatian dalam menentukan daya tarik kawasan properti.

Peluang Investasi di Indonesia Tetap Terjaga

Indonesia masih dianggap sebagai pasar yang menjanjikan oleh investor global, dengan sektor logistik dan manufaktur yang terus menarik perhatian. Dengan perkembangan ekonomi digital yang pesat dan populasi produktif yang besar, daya tarik Indonesia semakin meningkat.

Potensi pasar Indonesia didukung oleh kecepatan adopsi teknologi canggih, termasuk AI. Posisi geografis yang strategis juga menjadikan Indonesia alternatif yang menarik bagi pengembangan infrastruktur digital dan rantai pasok regional.

Jika trend investasi di kawasan Asia Pasifik berlanjut, Indonesia berpotensi menerima lebih banyak modal baru, terutama di sektor-sektor yang berbasis ekonomi digital dan industrialisasi modern. Momentum ini dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi dan menciptakan peluang baru di pasar properti.

Tags: AsiaCenterdanDataInvestasiJadiKantorMeningkatPasifikPropertiTargetUtama

Related Posts

Urban District Modern di Balikpapan Mulai dari Rp3 Miliar di 88 Plaza
Properti

Urban District Modern di Balikpapan Mulai dari Rp3 Miliar di 88 Plaza

August 29, 2026
Treasure Metland Cyber Puri Tawarkan Hunian Mewah di Selatan
Properti

Treasure Metland Cyber Puri Tawarkan Hunian Mewah di Selatan

August 28, 2026
Pembeli Rumah Lebih Selektif di Bekasi, Tangerang, dan Surabaya Meningkat
Properti

Pembeli Rumah Lebih Selektif di Bekasi, Tangerang, dan Surabaya Meningkat

August 28, 2026
Elysian Residences 70 Persen Terjual di Paradise Resort City
Properti

Elysian Residences 70 Persen Terjual di Paradise Resort City

August 27, 2026
Resor Paradise Jadikan HERO Supermarket Mitra Baru di Ciputat
Properti

Resor Paradise Jadikan HERO Supermarket Mitra Baru di Ciputat

August 27, 2026
Satu Muse Hadir di Green Square untuk Misi Inklusi
Properti

Satu Muse Hadir di Green Square untuk Misi Inklusi

August 26, 2026
Next Post
Anggaran Mobil Dinas Dialihkan Jadi Ambulans untuk Desa di Serang

Anggaran Mobil Dinas Dialihkan Jadi Ambulans untuk Desa di Serang

POPULAR NEWS

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

August 10, 2026
Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

August 8, 2026
Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

May 16, 2026
Massimiliano Allegri Menjadi Pelatih Baru Napoli Setelah Dipecat dari AC Milan

Massimiliano Allegri Menjadi Pelatih Baru Napoli Setelah Dipecat dari AC Milan

May 29, 2026
Tutup Pidato 2 Jam, Prabowo Ucapkan Terima Kasih kepada PDIP Sebagai Oposisi

Tutup Pidato 2 Jam, Prabowo Ucapkan Terima Kasih kepada PDIP Sebagai Oposisi

May 20, 2026

EDITOR'S PICK

Permintaan Apartemen Jakarta Beralih ke Unit Siap Huni

Permintaan Apartemen Jakarta Beralih ke Unit Siap Huni

June 8, 2026
Kepala BKN Tegaskan Anggota KORPRI Merupakan Citra Bangsa

Kepala BKN Tegaskan Anggota KORPRI Merupakan Citra Bangsa

July 16, 2026
Cerita Warga Tasikmalaya Bertahan Hidup Mengandalkan Air Masjid di Musim Kemarau

Cerita Warga Tasikmalaya Bertahan Hidup Mengandalkan Air Masjid di Musim Kemarau

June 29, 2026
Pesawat TNI AL Tergelincir Saat Mendarat, Awak Selamat di Hasanuddin

Pesawat TNI AL Tergelincir Saat Mendarat, Awak Selamat di Hasanuddin

August 25, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Polisi Menangkap 322 Orang, Satu Tewas
  • Aksi Drone dan Pesawat F-16 Warnai Merdeka Run 2026 dengan Bendera Raksasa
  • Pikap Lewati Gerbang DPR Saat Aksi Unjuk Rasa 27 Agustus
  • Praperadilan Febrie Adriansyah Gagal di Pengadilan
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In