• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Wednesday, October 14, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Properti

Investasi Properti Asia Pasifik Meningkat, Data Center dan Kantor Jadi Target Utama

Malino SPDI by Malino SPDI
May 29, 2026
in Properti
0
Investasi Properti Asia Pasifik Meningkat, Data Center dan Kantor Jadi Target Utama
0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pasar properti komersial di Asia Pasifik mengalami pertumbuhan yang signifikan, memasuki tahun 2026 dengan momentum yang terus menguat. Meskipun dihadapkan pada tantangan geopolitik, kawasan ini berhasil menarik investasi besar, didorong oleh arus modal global dan meningkatnya kebutuhan terhadap infrastruktur digital serta aset premium.

Data terbaru menunjukkan bahwa investasi properti komersial di Asia Pasifik mencapai angka yang mencengangkan. Pada kuartal pertama tahun ini, total investasi mencapai US$47 miliar, meningkat 31% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menjadikannya sebagai capaian kuartal pertama tertinggi dalam sejarah kawasan tersebut.

READ ALSO

Hotel Mengejar Nilai Belanja Wisatawan

Dukungan FORTRESS-HIMPERRA untuk 3 Juta Rumah

Laporan terbaru juga menampilkan peningkatan total investasi properti di kawasan Asia Pasifik selama 12 bulan terakhir yang mencapai US$204 miliar, menunjukkan kenaikan sebesar 15%. Hal ini mengindikasikan bahwa Asia Pasifik berpotensi menjadi pusat pertumbuhan investasi properti global.

Pengaruh Kecerdasan Buatan dalam Dinamika Pasar Properti

Percepatan investasi dalam kecerdasan buatan (AI) menjadi salah satu faktor utama yang mengubah peta investasi properti. AI tidak hanya memengaruhi sektor teknologi, tetapi juga mulai merombak strategi properti korporat secara keseluruhan.

Perusahaan berlomba untuk mencari lokasi dengan infrastruktur digital yang memadai, kestabilan energi, dan konektivitas yang tinggi. Ketersediaan talenta teknologi yang kuat juga menjadi salah satu pertimbangan utama dalam pemilihan lokasi investasi.

Kenaikan permintaan terhadap data center juga terlihat signifikan di kawasan ini. Investasi di sektor data center mencapai US$4,1 miliar pada kuartal pertama 2026, dengan kebutuhan akan layanan cloud dan pengelolaan data yang terus meningkat.

Berdasarkan proyeksi, kapasitas data center yang berbasis AI diperkirakan akan tumbuh rata-rata 19% per tahun dalam lima tahun ke depan. Keterbatasan pasokan listrik di kota-kota besar membuat pasar seperti Johor Bahru dan Batam semakin menarik bagi investor.

Ini menandakan bahwa aset digital infrastruktur mulai setara dengan properti konvensional sebagai instrumen investasi utama saat ini.

Tujuan Investasi Utama di Jepang dan Singapura

Jepang tetap menjadi pasar properti terbesar di Asia Pasifik, dengan nilai investasi mencapai US$50,5 miliar. Investasi properti komersial di negara ini mencatat angka yang mengesankan, yakni US$13,2 miliar hanya dalam kuartal pertama 2026.

Aktivitas investasi paling tinggi masih berasal dari sektor perkantoran, khususnya revitalisasi gedung-gedung tua di kawasan pusat bisnis Tokyo. Contoh transaksi besar adalah akuisisi gedung pusat Dentsu Group oleh sebuah perusahaan besar senilai US$1,9 miliar.

Di sisi lain, Singapura juga menunjukkan pertumbuhan yang sangat agresif. Investasi properti komersial melonjak 433% menjadi US$11,5 miliar pada kuartal pertama tahun ini, dipicu oleh transaksi besar dari Hongkong Land dan Qatar Investment Authority.

Pakar investasi mengungkapkan bahwa investor kini lebih memilih pasar yang memiliki tingkat likuiditas dan transparansi yang tinggi. Dengan pendekatan yang lebih hati-hati, modal baru terus mengalir ke Asia Pasifik, dengan fokus pada aset yang memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang.

Sektor Perkantoran dan Logistik Masih Mendominasi Investasi

Meski ada lonjakan dalam investasi digital infrastruktur, sektor perkantoran ternyata masih menjadi tulang punggung investasi properti di Asia Pasifik. Nilai transaksi sektor ini tercatat mencapai US$24 miliar pada kuartal pertama 2026, meningkat 46% dibanding tahun lalu.

Sektor perkantoran menyumbang lebih dari separuh total investasi di kawasan ini, menandakan bahwa permintaan terhadap ruang kerja modern tetap tinggi. Sementara itu, sektor industri dan logistik pun terus berkembang dengan stabil.

Investasi logistik di Asia Pasifik mengalami kenaikan sebanyak 53%, mencapai US$8,5 miliar pada awal 2026. Permintaan terhadap gudang modern dan sistem rantai pasok tetap tinggi, seiring dengan pertumbuhan sektor manufaktur dan e-commerce.

Minat Terhadap Aset yang Tahan Terhadap Disrupsi Teknologi

Investor kini semakin selektif dalam memilih aset di tengah evolusi teknologi dan ketidakpastian global. Strategi investasi yang dikenal sebagai “HALO” atau Heavy Assets with Low Obsolescence mulai banyak diterapkan, menandakan pergeseran minat terhadap aset yang berpenghasilan stabil dan tidak mudah terpengaruh oleh perkembangan teknologi.

Tren ini tercermin dalam meningkatnya minat terhadap aset seperti logistik premium, data center, dan kawasan industri berbasis manufaktur. Energi juga mulai diperhatikan sebagai faktor krusial dalam strategi investasi properti.

Semakin tingginya kebutuhan listrik di sektor AI dan data center menjadi tantangan tersendiri, mengingat beberapa kota besar di Asia menghadapi tekanan dalam kapasitas energi. Keberlanjutan dan efisiensi energi pun semakin menjadi perhatian dalam menentukan daya tarik kawasan properti.

Peluang Investasi di Indonesia Tetap Terjaga

Indonesia masih dianggap sebagai pasar yang menjanjikan oleh investor global, dengan sektor logistik dan manufaktur yang terus menarik perhatian. Dengan perkembangan ekonomi digital yang pesat dan populasi produktif yang besar, daya tarik Indonesia semakin meningkat.

Potensi pasar Indonesia didukung oleh kecepatan adopsi teknologi canggih, termasuk AI. Posisi geografis yang strategis juga menjadikan Indonesia alternatif yang menarik bagi pengembangan infrastruktur digital dan rantai pasok regional.

Jika trend investasi di kawasan Asia Pasifik berlanjut, Indonesia berpotensi menerima lebih banyak modal baru, terutama di sektor-sektor yang berbasis ekonomi digital dan industrialisasi modern. Momentum ini dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi dan menciptakan peluang baru di pasar properti.

Tags: AsiaCenterdanDataInvestasiJadiKantorMeningkatPasifikPropertiTargetUtama

Related Posts

Hotel Mengejar Nilai Belanja Wisatawan
Properti

Hotel Mengejar Nilai Belanja Wisatawan

October 13, 2026
Dukungan FORTRESS-HIMPERRA untuk 3 Juta Rumah
Properti

Dukungan FORTRESS-HIMPERRA untuk 3 Juta Rumah

October 13, 2026
Townhouse Sydney: Highgrove dengan ukuran maksimal 340 m²
Properti

Townhouse Sydney: Highgrove dengan ukuran maksimal 340 m²

October 12, 2026
Perempuan Berpengaruh di Asia Tahun 2026
Properti

Perempuan Berpengaruh di Asia Tahun 2026

October 12, 2026
Transformasi Dapur Kecil Dengan Anggaran Rp300 Ribu
Properti

Transformasi Dapur Kecil Dengan Anggaran Rp300 Ribu

October 11, 2026
Ekspansi IHG Diperkuat oleh Hotel Indigo Yogyakarta
Properti

Ekspansi IHG Diperkuat oleh Hotel Indigo Yogyakarta

October 11, 2026
Next Post
Anggaran Mobil Dinas Dialihkan Jadi Ambulans untuk Desa di Serang

Anggaran Mobil Dinas Dialihkan Jadi Ambulans untuk Desa di Serang

POPULAR NEWS

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

August 10, 2026
Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

August 9, 2026
Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

August 8, 2026
Menko Polkam Pastikan Upaya Pembebasan WNI yang Diculik oleh Israel

Menko Polkam Pastikan Upaya Pembebasan WNI yang Diculik oleh Israel

May 21, 2026
Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

May 21, 2026

EDITOR'S PICK

DPR Minta Operator Segera Laksanakan Putusan MK Hapus Kuota yang Hangus

DPR Minta Operator Segera Laksanakan Putusan MK Hapus Kuota yang Hangus

July 25, 2026
Biaya Pendidikan Rp18 Juta per Siswa Lebih Tinggi dari Dana BOS

Biaya Pendidikan Rp18 Juta per Siswa Lebih Tinggi dari Dana BOS

July 14, 2026
Penyelidikan Polisi terhadap Penyebab Kebakaran Permukiman di Gambir Jakarta Pusat

Penyelidikan Polisi terhadap Penyebab Kebakaran Permukiman di Gambir Jakarta Pusat

August 31, 2026
Hadapi Tekanan Geopolitik, Kolaborasi Pemerintah dan Pertamina Perkuat Ketahanan Energi

Hadapi Tekanan Geopolitik, Kolaborasi Pemerintah dan Pertamina Perkuat Ketahanan Energi

May 21, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Denny Indrayana dan Tim Temui Pimpinan DPD Terkait Ijazah SMA Gibran
  • Ekspose KPK Terkait OTT di Badan Nasional Penanggulangan Bencana
  • KPK Melakukan Operasi Tangkap Tangan di BNPB
  • KPK Amankan Logam Mulia Selain Uang Tunai dalam OTT BNPB
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In