Kebakaran tragis melanda satu rumah di Kelurahan Limboro, Kecamatan Limboro, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, yang mengakibatkan tiga nyawa melayang. Insiden ini menimpa keluarga Mursalim, hancur dalam sekejap ketika api melahap bangunan rumah panggung mereka.
Menurut informasi dari Kapolsek Tinambung, AKP Ramli, para korban tidak lain adalah kakek Mursalim yang berusia 77 tahun, nenek Nurmala yang berusia 80 tahun, dan cucu mereka, Nurhalim yang berusia 17 tahun. Kejadian mengenaskan ini menunjukkan betapa cepatnya bencana bisa terjadi.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 11.30 WITA, saat warga setempat melihat kepulan asap dari bagian belakang rumah milik Mursalim. Api yang awalnya kecil dengan cepat membesar, melahap seluruh bangunan, menyisakan puing-puing yang ditinggalkan.
Proses Evakuasi dan Upaya Pemadaman Api
Berdasarkan keterangan saksi, Mursalim sempat berada di halaman rumah ketika kejadian tersebut. Namun, dengan insting seorang kakek yang peduli, ia berusaha untuk menyelamatkan istri dan cucunya, nekat masuk kembali ke dalam rumah.
Api yang berkobar membuat situasi semakin berbahaya, sehingga petugas pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian. Mereka membutuhkan waktu untuk menguasai api dan mulai melakukan evakuasi terhadap korban yang terjebak di dalam rumah.
Setelah api berhasil dijinakkan, petugas menemukan tubuh dua korban, Nurhalim dan Nurmala, sudah dalam keadaan tak bernyawa. Kedua korban ditemukan tepat di dalam rumah, sedangkan Mursalim berhasil ditemukan dalam kondisi kritis.
Keadaan Korban dan Penanganan Medis
Mursalim ditemukan terkulai lemah di dalam kamar mandi akibat asap dan panas yang begitu menyengat. Setelah ditemukan, ia segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis yang diperlukan.
Sayangnya, setelah tiba di rumah sakit, Mursalim tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia. Kejadian ini menambah angka duka mendalam bagi keluarga yang sudah kehilangan dua anggota lain dalam insiden yang sama.
Kapolres Polman, AKBP Zaky Maghfur, menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab kebakaran. Apakah api berasal dari kelalaian, hubungan arus pendek, atau faktor lain masih dalam tahap penyelidikan.
Reaksi Masyarakat dan Pemerintah Setempat
Insiden ini menuai perhatian dari masyarakat setempat yang merasa prihatin atas kejadian tersebut. Banyak yang memberikan dukungan moril dan materi kepada keluarga yang berduka.
Pemerintah desa juga ikut berperan dalam memberikan bantuan kepada keluarga yang terkena musibah. Mereka menyelenggarakan acara doa bersama dan penggalangan dana untuk membantu meringankan beban keluarga korban.
Kebakaran ini mengingatkan semua orang akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya di lingkungan sekitar. Semoga dengan adanya insiden ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya pencegahan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi kebakaran.
















