• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Wednesday, October 28, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Health

Kanit PPA Polres Luwu Utara Diberhentikan Karena Diduga Aniaya Tahanan

Malino SPDI by Malino SPDI
July 27, 2026
in Health
0
Kanit PPA Polres Luwu Utara Diberhentikan Karena Diduga Aniaya Tahanan
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pihak Profesi dan Pengamanan (Propam) di Polres Luwu Utara, Sulawesi Selatan, mulai melakukan penyelidikan pasca dugaan penganiayaan seorang tahanan yang diduga dilakukan oleh seorang oknum polisi. Kejadian ini mengundang perhatian publik mengingat pentingnya perlakuan yang manusiawi terhadap tahanan, terutama yang sedang menjalani proses hukum.

Informasi yang didapat menyebutkan bahwa tahanan tersebut, yang berinisial CSTA (21), dilarikan ke rumah sakit akibat tindakan kekerasan yang dicurigai dilakukan oleh petugas kepolisian. Polisi sangat serius menangani kasus ini demi memastikan transparansi dan keadilan dalam proses hukum yang berlangsung.

READ ALSO

Kepala Bakom mengenai Aksi 28 Oktober: Pemerintah Terbuka untuk Masukan

Kebakaran di Permukiman Padat Jakpus, 31 Mobil Pemadam Dikerahkan

“Kami sudah memanggil sejumlah saksi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Kasi Humas Polres Luwu Utara, AKP Sapri. Pendalaman kasus ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi penegakan hukum yang lebih baik di masa mendatang.

Penyelidikan Kasus Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Polisi

Dalam kasus ini, pihak Propam memfokuskan penyelidikan terhadap seorang Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) yang berpangkat Ipda. Oknum polisi tersebut telah dinonaktifkan dari jabatannya untuk mencegah konflik kepentingan selama proses penyelidikan berlangsung.

Menanggapi situasi ini, Sapri menegaskan bahwa Propam akan bertindak profesional dalam menangani kasus tersebut. Ia menyatakan bahwa penting untuk mengungkap kronologi dan motif yang melatarbelakangi dugaan penganiayaan ini agar dapat memberikan sanksi yang tepat jika terbukti melanggar.

Kapolres Luwu Utara, AKBP Nugraha Pamungkas, juga mengonfirmasi bahwa seorang tahanan telah dilarikan ke rumah sakit akibat tindakan kekerasan. Ia menegaskan bahwa tindakan kekerasan terhadap tahanan, apalagi oleh petugas yang seharusnya melindungi, adalah hal yang sangat serius dan tidak dapat ditoleransi.

Tindakan Kepolisian dalam Kasus Kekerasan Terhadap Tahanan

AKBP Nugraha menjelaskan bahwa penyelidikan akan dilakukan dengan ketat untuk memastikan setiap proses dalam kasus ini berjalan sesuai dengan prosedur. “Apabila ada pelanggaran dalam proses pemeriksaan, tindakan tegas akan dijatuhkan sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

Penting untuk mengingat bahwa setiap tahanan memiliki hak untuk diperlakukan secara manusiawi. Negara hukum mengharuskan perlunya penegakan hukum yang adil dan transparan untuk semua pihak yang terlibat.

Kasus ini juga menjadi sorotan penting bagi masyarakat, yang mengharapkan adanya perubahan positif dalam sistem penegakan hukum di Indonesia. Keadilan harus dijunjung tinggi dan tindakan keji seperti penganiayaan tidak boleh dibiarkan terjadi di lingkungan kepolisian.

Reaksi Publik dan Tindakan Lanjutan

Reaksi publik terhadap kejadian ini sangat beragam, mulai dari peduli hingga skeptis terhadap penanganan kasus tersebut. Masyarakat berharap agar pihak kepolisian bersikap transparan agar tidak memicu kecurigaan yang lebih besar mengenai integritas aparat penegak hukum.

Rencana tindak lanjut dari pihak kepolisian dalam menginvestigasi kasus ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi institusi lain. Keberanian untuk menindak oknum yang melanggar etika profesi sangat penting untuk membangun kepercayaan publik.

Menurut banyak pengamat, kasus ini harus menjadi momentum evaluasi bagi internal kepolisian untuk meningkatkan pelatihan dan kesadaran akan perlunya human rights dalam penanganan tahanan. Tindakan preventif harus diutamakan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Tags: AniayaDiberhentikanDidugaKanitKarenaLuwuPolresPPATahananUtara

Related Posts

Kepala Bakom mengenai Aksi 28 Oktober: Pemerintah Terbuka untuk Masukan
Health

Kepala Bakom mengenai Aksi 28 Oktober: Pemerintah Terbuka untuk Masukan

October 28, 2026
Kebakaran di Permukiman Padat Jakpus, 31 Mobil Pemadam Dikerahkan
Health

Kebakaran di Permukiman Padat Jakpus, 31 Mobil Pemadam Dikerahkan

October 27, 2026
Wabup Bogor Dipanggil KPK Terkait Kasus Korupsi Pemotongan Upah Pungut
Health

Wabup Bogor Dipanggil KPK Terkait Kasus Korupsi Pemotongan Upah Pungut

October 27, 2026
Karhutla Toraja Utara Ratusan Peti Jenazah Tradisional Terbakar
Health

Karhutla Toraja Utara Ratusan Peti Jenazah Tradisional Terbakar

October 26, 2026
Suporter Bola Tewas Usai Pertandingan di Pakansari, Bupati Bogor Berkomentar
Health

Suporter Bola Tewas Usai Pertandingan di Pakansari, Bupati Bogor Berkomentar

October 26, 2026
Ledakan Penampungan Besi Tua di Belitung, Polisi Lakukan Sterilisasi Lokasi Kejadian
Health

Ledakan Penampungan Besi Tua di Belitung, Polisi Lakukan Sterilisasi Lokasi Kejadian

October 25, 2026
Next Post
95 Persen Pengiriman Barang Menggunakan Kapal Berbendera Asing

95 Persen Pengiriman Barang Menggunakan Kapal Berbendera Asing

POPULAR NEWS

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

August 10, 2026
Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

August 9, 2026
Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

August 8, 2026
Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

May 21, 2026
Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

May 16, 2026

EDITOR'S PICK

Prabowo Hubungi Kepala BPKP dan PPATK Setelah Laporan Korupsi BGN

Prabowo Hubungi Kepala BPKP dan PPATK Setelah Laporan Korupsi BGN

June 4, 2026
Jelang Haiti vs Skotlandia di Piala Dunia 2026, McTominay Siap Berlaga

Jelang Haiti vs Skotlandia di Piala Dunia 2026, McTominay Siap Berlaga

June 13, 2026
Bidik Maluku Utara Jadi Acuan Hilirisasi Nikel Global

Bidik Maluku Utara Jadi Acuan Hilirisasi Nikel Global

June 5, 2026
DKI Siapkan Enam Halte Baru untuk Kerja Sama Hak Penamaan

DKI Siapkan Enam Halte Baru untuk Kerja Sama Hak Penamaan

July 10, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • 98 Tahun Sumpah Pemuda, Upacara di Lokasi Asrama Siswa Stovia
  • Kapolri Serukan Massa Demo Agar Tidak Anarkis dan Jamin Pengamanan Humanis
  • Cek Link CCTV untuk Pantau Lalu Lintas Hari Ini pada Demo 28 Oktober
  • Kronologi Meninggalnya Letda Jihad Ahmad di Gudang Senjata Kopassus
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In