Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania, telah meninggal dunia pada Rabu sore. Berita tersebut mengejutkan banyak pihak, terutama di kalangan pemerintah daerah yang merasa kehilangan sosok yang berdedikasi.
Atika, sosok yang dikenal gigih dalam menjalankan tugas, sebelumnya disemayamkan di RSUD Tarakan, Jakarta Pusat, sebelum dibawa ke rumah duka di Jakarta Timur. Pemakaman direncanakan di TPU Pondok Kelapa pada hari Kamis.
Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko, menyatakan rasa duka mendalam yang dirasakan oleh jajaran Pemprov DKI Jakarta pasca kepergian Atika. Ia mengungkapkan, meskipun kehampaan itu sulit untuk diatasi, kontribusi dan dedikasi Atika akan selalu dikenang.
Prestasi dan Dedikasi Atika Nur Rahmania di DKI Jakarta
Atika Nur Rahmania bukan hanya seorang pejabat, tetapi juga seorang pendorong perubahan dalam pemerintahan DKI Jakarta. Dedikasinya dalam setiap tugas yang diemban mengukir banyak prestasi yang patut dicontoh.
Sebelum menjabat sebagai Kepala Bappeda, Atika juga pernah memimpin Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik. Dalam posisi tersebut, ia berhasil menerapkan teknologi untuk meningkatkan pelayanan publik di Jakarta.
Di bawah kepemimpinannya, inisiatif seperti pengembangan superapps JAKI dan situs web untuk penanganan Covid-19 menjadi bukti nyata kemampuannya dalam beradaptasi dengan tuntutan zaman. Ini menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Jakarta.
Perpisahan yang Haru dalam Pemakaman Atika Nur Rahmania
Pemakaman Atika di TPU Pondok Kelapa dihadiri oleh banyak kolega dan pejabat lainnya. Kehadiran mereka mencerminkan betapa besar pengaruh dan rasa hormat yang diterima Atika selama hidupnya.
Sigit Wijatmoko menyatakan rasa duka yang mendalam saat memberikan sambutan di pemakaman. Ia mengatakan bahwa Atika adalah seorang pejuang yang berkontribusi secara nyata dalam pembangunan DKI Jakarta.
Pemakaman tersebut berjalan dengan khidmat, diiringi oleh doa dan harapan agar arwahnya diterima di sisi-Nya. Momen tersebut menjadi pengingat bagi semua yang hadir tentang pentingnya dedikasi dan komitmen dalam pekerjaan.
Pentingnya Warisan yang Ditinggalkan Atika untuk Masyarakat Jakarta
Warisan yang ditinggalkan oleh Atika Nur Rahmania sangat penting untuk kelanjutan pembangunan di DKI Jakarta. Banyak program dan inisiatif yang ia rintis diharapkan dapat berlanjut dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Komitmen Atika untuk meningkatkan efisiensi pelayanan publik melalui teknologi memberikan pelajaran berharga bagi generasi berikutnya. Hal ini menjadi dorongan bagi para pegawai negeri untuk meneruskan gagasan dan inovasi yang telah ia cetuskan.
Penting bagi semua pihak untuk mengenang Atika sebagai figur inspiratif yang mengabdikan hidupnya untuk masyarakat dan pemerintahan. Semangatnya dalam melayani bangsa akan selalu menjadi legacy yang tak terlupakan.
















