• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Saturday, October 17, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Travel

Ketua KPK Bahas Nasib Eks Kepala BNPB Setelah Adik Jadi Tersangka

Malino SPDI by Malino SPDI
October 16, 2026
in Travel
0
Ketua KPK Bahas Nasib Eks Kepala BNPB Setelah Adik Jadi Tersangka
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, baru-baru ini memberikan pernyataan mengenai status eks Kepala BNPB Letjen Suharyanto setelah adiknya, Bima Setiawan, resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait dana darurat penanganan bencana. Setyo menekankan bahwa KPK bersikap terbuka untuk memanggil Suharyanto sebagai saksi, berdasarkan pertimbangan yang relevan dengan penyelidikan yang sedang berlangsung.

Ia menambahkan bahwa keputusan untuk memanggil Suharyanto akan bergantung pada kebutuhan penanganan kasus tersebut. “Jika ada kebutuhan dan kesesuaian, tentu kami akan melakukannya,” ujarnya saat konferensi pers di Yogyakarta.

READ ALSO

Bupati Klaten dan Tong Biru Berisi Uang Diserahkan ke KPK

IKN Terkena Dampak Karhutla, Istana Garuda Tertutup Kabut Asap

KPK akan terus melakukan analisis terhadap setiap informasi yang dianggap berkaitan dengan kasus ini. Setyo menegaskan bahwa pihaknya tidak akan terburu-buru memanggil saksi jika informasi tersebut tidak relevan atau tidak berkaitan langsung dengan perkara yang sedang ditangani.

Analisis KPK Terhadap Kasus Dugaan Korupsi Ini

Dalam menjelaskan lebih lanjut mengenai proses penyidikan, Setyo Budiyanto mengungkapkan bahwa tim penyidik KPK akan mencermati seluruh informasi yang berkaitan dengan kasus dugaan korupsi ini. Mereka akan mengevaluasi setiap keterangan yang dapat memberikan pencerahan atau fakta baru dalam penyelidikan.

Pihak KPK juga memastikan untuk tidak menekan penyidik agar memaksakan pemanggilan jika tidak ada informasi yang relevan. “Kami akan melakukan penyelidikan secara objektif,” ungkap Setyo. Dalam konteks ini, sangat penting untuk memisahkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan dari spekulasi belaka.

Bima Setiawan, yang ditetapkan sebagai tersangka, diduga terlibat dalam jaringan praktik korupsi yang lebih luas. KPK mengidentifikasi sejumlah vendor di lingkungan BNPB yang terafiliasi dengan Bima dalam pengadaan barang dan jasa, yang menjadi bagian dari penyelidikan lebih lanjut.

Rincian Pengadaan di BNPB dan Jumlah Anggaran

Selama periode tiga tahun mendatang, yaitu antara 2024 hingga 2026, total anggaran untuk pengadaan di lingkungan BNPB diperkirakan mencapai angka yang signifikan, yaitu sebesar Rp148 miliar. Rincian pengadaan tahunan menunjukkan bahwa pada tahun 2024, angkanya mencapai Rp45,76 miliar, diikuti dengan Rp52,27 miliar pada tahun 2025, dan ditutup dengan Rp50 miliar di tahun 2026.

Jumlah pengadaan yang besar ini menjadi sorotan karena melibatkan sejumlah pihak dan vendor yang diduga berhubungan langsung dengan kasus korupsi yang sedang diselidiki. Oleh karena itu, pengawasan yang ketat diperlukan untuk mencegah penyalahgunaan anggaran publik yang seharusnya digunakan untuk kepentingan masyarakat.

Pasal 12 huruf i UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi menjadi dasar hukum bagi KPK untuk menjerat Bima Setiawan. Hal ini menunjukkan keseriusan KPK dalam mengungkap kejahatan korupsi yang merugikan negara dan masyarakat.

Pendekatan KPK dalam Penanganan Kasus Korupsi

KPK memiliki beragam pendekatan dalam menangani kasus-kasus korupsi, salah satunya adalah mengutamakan transparansi dan objektivitas dalam setiap proses penyidikan. Dengan cara ini, diharapkan seluruh pihak yang terlibat dapat memberikan informasi yang akurat demi kelancaran penyidikan.

Dalam konteks kasus Bima Setiawan, KPK berusaha untuk mengumpulkan bukti-bukti yang solid sebelum mengambil langkah lebih lanjut. Ketelitian ini diperlukan agar tidak ada pihak yang dirugikan akibat tindakan yang prematur atau tidak berdasar.

Setyo Budiyanto juga menekankan pentingnya dukungan masyarakat dalam mengawasi tindakan KPK. Masyarakat diharapkan dapat memberikan informasi yang berkaitan agar penanganan kasus ini menjadi lebih efektif dan cepat.

Tags: AdikBahasBNPBEksJadiKepalaKetuaKPKNasibSetelahTersangka

Related Posts

Bupati Klaten dan Tong Biru Berisi Uang Diserahkan ke KPK
Travel

Bupati Klaten dan Tong Biru Berisi Uang Diserahkan ke KPK

October 16, 2026
IKN Terkena Dampak Karhutla, Istana Garuda Tertutup Kabut Asap
Travel

IKN Terkena Dampak Karhutla, Istana Garuda Tertutup Kabut Asap

October 15, 2026
10 Lurah Finalis Benyamin S Award Masuk Tahap Penilaian Presentasi
Travel

10 Lurah Finalis Benyamin S Award Masuk Tahap Penilaian Presentasi

October 15, 2026
Ledakan di Pasar Cimanggis Tangsel Mengakibatkan Beberapa Warga Terluka dan Ruko Rusak
Travel

Ledakan di Pasar Cimanggis Tangsel Mengakibatkan Beberapa Warga Terluka dan Ruko Rusak

October 14, 2026
Mutasi 11 Pejabat Strategis TNI AU Dari Asisten KSAU Hingga Kadispenau
Travel

Mutasi 11 Pejabat Strategis TNI AU Dari Asisten KSAU Hingga Kadispenau

October 14, 2026
Denny Indrayana dan Tim Temui Pimpinan DPD Terkait Ijazah SMA Gibran
Travel

Denny Indrayana dan Tim Temui Pimpinan DPD Terkait Ijazah SMA Gibran

October 13, 2026

POPULAR NEWS

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

August 10, 2026
Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

August 8, 2026
Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

August 9, 2026
Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

May 21, 2026
Menko Polkam Pastikan Upaya Pembebasan WNI yang Diculik oleh Israel

Menko Polkam Pastikan Upaya Pembebasan WNI yang Diculik oleh Israel

May 21, 2026

EDITOR'S PICK

Rekam Jejak Kebakaran Hutan dan Lahan Selama Enam Tahun

Rekam Jejak Kebakaran Hutan dan Lahan Selama Enam Tahun

October 14, 2026
Komisi III DPR Minta Kapolri Perbaiki Pejabat Polri yang Arogan

Komisi III DPR Minta Kapolri Perbaiki Pejabat Polri yang Arogan

October 3, 2026
Menteri PU Ancaman Copot Pejabat Ditjen SDA Terkait Temuan Sawah Kering

Menteri PU Ancaman Copot Pejabat Ditjen SDA Terkait Temuan Sawah Kering

September 28, 2026
Api Misterius di Rumah Sleman Diduga Akibat Limbah Pemotongan Ayam

Api Misterius di Rumah Sleman Diduga Akibat Limbah Pemotongan Ayam

June 4, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Ketua KPK Bahas Nasib Eks Kepala BNPB Setelah Adik Jadi Tersangka
  • Nusron Wahid Pergi ke Malaysia saat Tidak Hadir Panggilan Kedua KPK
  • Enam Kasus Korupsi Bantuan Bencana
  • Kebakaran Terjadi Lagi di Gunung Arjuno
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In