• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Tuesday, May 19, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Entertainment

Kronologi Israel Bajak dan Culik Rombongan Kapal ke Gaza Menurut GPCI

Malino SPDI by Malino SPDI
May 19, 2026
in Entertainment
0
Kronologi Israel Bajak dan Culik Rombongan Kapal ke Gaza Menurut GPCI
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) baru-baru ini mengungkap rentetan kejadian terkait pembajakan dan penculikan yang dialami oleh sejumlah rombongan kapal dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotila (GSF) di Laut Mediterania. Kapal-kapal tersebut dalam perjalanan menuju Gaza, Palestina, pada tanggal 18 Mei, ketika insiden tersebut terjadi. GPCI menjelaskan bahwa mereka memasuki situasi genting meskipun sudah mendapat peringatan darurat sehari sebelumnya.

Koordinator Dewan Pengarah GPCI, Maimon Herawati, menjelaskan bahwa rombongan yang terdiri dari sekitar 50 kapal kecil tersebut berasal dari 45 negara. Pada malam hari sebelum insiden, mereka mulai melihat kehadiran drone dan kapal-kapal militer Israel yang semakin banyak.

READ ALSO

Sindikat Narkoba di Kaltim Gunakan Sniper untuk Awasi Aparat

24 Kematian di Sungai Uwe Wamena Papua Setelah Jembatan Gantung Runtuh

Menurut Maimon, keadaan semakin mengkhawatirkan ketika pada pagi hari, jumlah kapal militer Israel bertambah signifikan. Hal ini menimbulkan ketegangan dalam rombongan yang terlibat dalam misi kemanusiaan ini.

Misi Kemanusiaan Menuju Gaza dan Retorika Internasional

Global Sumud Flotila adalah sebuah inisiatif untuk mengirimkan bantuan ke Jalur Gaza setelah Israel memblokade wilayah tersebut. Sekitar 50 kapal berangkat dari bagian barat daya Turki pada pekan sebelumnya untuk menghantarkan bantuan tersebut. Dengan kondisi yang semakin mendesak, misi ini mendapat perhatian luas dari masyarakat internasional.

Sejak pukul 20.00 WIB, GPCI mencatat sebanyak 17 kapal telah dicegat oleh militer Israel. Diantara kapal tersebut terdapat lima kapal yang membawa sembilan delegasi asal Indonesia. GPCI berperan aktif dalam misi ini dan berusaha menggalang perhatian global terhadap nasib rakyat Palestina.

Delegasi Indonesia yang terlibat dalam misi ini berasal dari berbagai latar belakang, termasuk jurnalis dan aktivis kemanusiaan. Kondisi ini menggambarkan komitmen yang kuat dari masyarakat sipil untuk mendukung rakyat Palestina di tengah tantangan yang ada.

Identitas Delegasi yang Diculik dan Merespons Penangkapan

Di antara delegasi yang diculik oleh militer Israel, terdapat beberapa nama yang cukup dikenal di bidang jurnalisme. Seperti Bambang Noroyono dari Republika, Andre Nugroho dari Tempo, dan Rahendra Herubowo dari Inews. Kelimanya berlayar di kapal yang berbeda, menunjukkan bahwa jurnalis Indonesia memiliki komitmen tinggi dalam misi ini.

Keberadaan jurnalis di dalam rombongan menjadi perhatian khusus karena mereka berperan dalam menyampaikan suara rakyat Palestina kepada dunia. Sementara itu, empat delegasi lain dilaporkan masih berlayar meskipun situasi semakin tidak menentu.

Dengan adanya penculikan ini, banyak pihak mulai menyerukan tindakan yang lebih tegas untuk menjaga keselamatan mereka. Menurut Koordinator Media GPCI, Harfin Naqsyabandy, situasi ini mengkhawatirkan dan memerlukan respon internasional yang cepat.

Respon Kementerian Luar Negeri dan Reaksi Internasional yang Muncul

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mengecam tindakan militer Israel yang menculik WNI dalam misi kemanusiaan ini. Mereka juga menyerukan agar pemerintah Israel segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi yang ditahan. Desakan ini menjadi bagian dari dorongan untuk memastikan akses bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina.

Juru bicara Kemlu, Yvonne Mewengkang, mengutuk keras tindakan tersebut dan meminta agar pemerintah Israel menghormati hukum humaniter internasional. Desakan ini menggambarkan bagaimana Indonesia berkomitmen untuk melindungi warganya di luar negeri, terutama dalam konteks kemanusiaan yang sensitif.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengakui bahwa militer Israel mencegat armada GSF. Ia mengklaim bahwa langkah tersebut adalah bagian dari upaya untuk menggagalkan rencana yang dianggapnya jahat, yang bertujuan untuk menembus blokade Gaza.

Tags: BajakCulikdanGazaGPCIIsraelKapalKronologimenurutRombongan

Related Posts

Sindikat Narkoba di Kaltim Gunakan Sniper untuk Awasi Aparat
Entertainment

Sindikat Narkoba di Kaltim Gunakan Sniper untuk Awasi Aparat

May 18, 2026
24 Kematian di Sungai Uwe Wamena Papua Setelah Jembatan Gantung Runtuh
Entertainment

24 Kematian di Sungai Uwe Wamena Papua Setelah Jembatan Gantung Runtuh

May 18, 2026
Prabowo Perintahkan Panglima dan Kapolri Tertibkan Aparat Pemberi Dukungan Ilegal
Entertainment

Prabowo Perintahkan Panglima dan Kapolri Tertibkan Aparat Pemberi Dukungan Ilegal

May 17, 2026
Anggota TNI Tewas Diduga Ditembak, Keluarga Minta Pemecatan Prajurit
Entertainment

Anggota TNI Tewas Diduga Ditembak, Keluarga Minta Pemecatan Prajurit

May 17, 2026
CFD Rasuna Said Ditiadakan pada Tanggal 17 Mei
Entertainment

CFD Rasuna Said Ditiadakan pada Tanggal 17 Mei

May 16, 2026
Walkot Jogja Temui Ahli Waris Terkait Penjualan Rumah Prof Sardjito
Entertainment

Walkot Jogja Temui Ahli Waris Terkait Penjualan Rumah Prof Sardjito

May 16, 2026
Next Post
Noel Ebenezer Dituduh Lima Tahun Penjara Tindakan KPK Sangat Mengejutkan

Noel Ebenezer Dituduh Lima Tahun Penjara Tindakan KPK Sangat Mengejutkan

POPULAR NEWS

19 WNI Ditangkap di Arab Saudi Karena Melanggar Hukum Haji

19 WNI Ditangkap di Arab Saudi Karena Melanggar Hukum Haji

May 17, 2026

EDITOR'S PICK

Relawan Berjuang Memulihkan Akses Air Bersih Setelah Banjir di Takengon Aceh

Relawan Berjuang Memulihkan Akses Air Bersih Setelah Banjir di Takengon Aceh

May 4, 2026
Sinkronisasi Pusat dan Daerah Penting untuk Rencana Kerja Pemerintah 2027

Sinkronisasi Pusat dan Daerah Penting untuk Rencana Kerja Pemerintah 2027

May 8, 2026
Warga Kulon Progo Suspek Virus Hanta Terbukti Negatif

Warga Kulon Progo Suspek Virus Hanta Terbukti Negatif

May 11, 2026
Fakta Kasus Pendiri Ponpes Cabuli Banyak Santriwati di Pati

Fakta Kasus Pelecehan Santriwati di Ponpes Pati

May 9, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Noel Ebenezer Dituduh Lima Tahun Penjara Tindakan KPK Sangat Mengejutkan
  • Kronologi Israel Bajak dan Culik Rombongan Kapal ke Gaza Menurut GPCI
  • Eks Kasat Narkoba Kutai Barat Ditangkap dan Dibawa ke Bareskrim
  • Perebutan Tiket Eropa dan Usaha Bertahan di Liga
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In