• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Tuesday, September 22, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Tekno

Perdagangan Benur di Pasar Gelap Merugikan Negara Hingga Triliunan Rupiah

Malino SPDI by Malino SPDI
June 24, 2026
in Tekno
0
Perdagangan Benur di Pasar Gelap Merugikan Negara Hingga Triliunan Rupiah
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap industri perikanan, praktik ilegal dalam penangkapan dan perdagangan benih lobster menjadi perhatian serius. Komisi IV DPR memfokuskan perhatian pada isu penyelundupan benur yang masih marak terjadi, terutama di kawasan pantai selatan Jawa.

Anggota Komisi IV DPR dari Fraksi Golkar, Eko Wahyudi, mengungkapkan bahwa penangkapan benur secara ilegal dilakukan oleh nelayan yang kemudian menjualnya di pasar gelap. Hal ini tentunya menciptakan dampak besar terhadap ekosistem laut dan perekonomian nasional.

READ ALSO

Percepat Bantuan Bencana NTT, Mendagri Minta Pemda Segera Tindak Lanjuti

Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali Sejak Subuh Hingga Pagi Ini

Fenomena ini sangat memprihatinkan, mengingat potensi sumber daya laut Indonesia yang melimpah. Dalam banyak kasus, para nelayan seolah terpaksa beralih ke praktik ilegal akibat ketidakcukupan pengawasan dari pemerintah dan tingginya angka permintaan di pasar internasional.

Praktik Ilegal dan Dampaknya Terhadap Ekosistem Laut

Penyelundupan benur lobster menjadi masalah besar, terutama karena menyangkut keseimbangan ekosistem laut. Mereka mengambil benur yang seharusnya tetap dibiarkan di habitat aslinya untuk memastikan keberlanjutan populasi lobster di masa depan.

Komisi IV DPR kini berupaya memetakan praktik ini dan mengevaluasi penyebab serta dampak dari aktivitas ilegal tersebut. Eko menambahkan bahwa sistem pengawasan yang lebih ketat diperlukan untuk menghentikan penyelundupan ini dan melindungi sumber daya laut Indonesia.

Berdasarkan laporan, tindakan penangkapan benur telah menyebabkan penurunan signifikan dalam jumlah populasi lobster lokal. Hal ini berpotensi menciptakan krisis bagi industri perikanan, yang seharusnya bisa memberikan keuntungan jangka panjang bagi masyarakat setempat.

Tindakan Pemerintah dan Upaya Penegakan Hukum

Menanggapi situasi ini, pemerintah berencana membentuk Panitia Kerja (Panja) Pengawasan Benih Bening Lobster yang akan bertugas mengawasi dan merumuskan regulasi terkait budidaya dan perdagangan benur. Eko menyebutkan bahwa pembentukan wadah ini sangat krusial.

Panja ini diharapkan dapat memberikan solusi konkret dalam menangani masalah yang mengakar, seperti lemahnya regulasi dan pengawasan yang menyebabkan kebocoran komoditas ke pasar internasional. Harapan masyarakat untuk perbaikan tata kelola industri perikanan semakin memuncak.

Dalam langkah awal, Komisi IV DPR juga akan menggelar rapat pleno untuk membahas susunan keanggotaan Panja. Dengan langkah ini, diharapkan ada kepastian dan upaya konkret untuk menanggulangi penyelundupan benur.

Analisis Ekonomi: Ketimpangan Harga dan Kerugian Negara

Salah satu faktor yang mendasari maraknya perdagangan ilegal adalah ketimpangan harga antara harga resmi dan harga di pasar gelap. Eko Wahyudi mengungkapkan bahwa harga benur lobster diset di bawah Rp8.500 per ekor, namun di pasar gelap harga bisa melonjak tajam hingga Rp100.000 hingga Rp200.000 per ekor.

Fenomena ini menggugah kesadaran akan kerugian signifikan yang dialami negara akibat praktik ekspor ilegal. Sebuah studi menunjukkan bahwa kerugian ekonomi bisa mencapai triliunan rupiah akibat bocornya komoditas bernilai tinggi ini. Ini merupakan tantangan besar yang perlu dihadapi pemerintah segera.

Tim Panja diharapkan dapat merumuskan strategi yang efektif untuk menghadapi masalah ini. Masyarakat juga perlu dilibatkan dalam proses pemantauan agar praktik ilegal ini dapat diminimalisir ke depannya.

Tags: BenurGelapHinggaMerugikanNegaraPasarPerdaganganRupiahTriliunan

Related Posts

Percepat Bantuan Bencana NTT, Mendagri Minta Pemda Segera Tindak Lanjuti
Tekno

Percepat Bantuan Bencana NTT, Mendagri Minta Pemda Segera Tindak Lanjuti

September 8, 2026
Erupsi Gunung Anak Krakatau Terus Berlanjut
Tekno

Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali Sejak Subuh Hingga Pagi Ini

September 8, 2026
Penanganan Bencana dan Gangguan Kamtibmas dengan Fokus pada Pencegahan
Tekno

Penanganan Bencana dan Gangguan Kamtibmas dengan Fokus pada Pencegahan

September 7, 2026
Polisi Sediakan Layanan Kesehatan untuk Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta
Tekno

Polisi Sediakan Layanan Kesehatan untuk Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta

September 7, 2026
Pemda Terdampak Diimbau Waspadai Erupsi Anak Krakatau
Tekno

Pemda Terdampak Diimbau Waspadai Erupsi Anak Krakatau

September 6, 2026
Pastikan Operasional Kereta Daop 1 Jakarta Aman Saat Terkena Abu
Tekno

Pastikan Operasional Kereta Daop 1 Jakarta Aman Saat Terkena Abu

September 6, 2026
Next Post
Penyebab Peserta SPPI Meninggal saat Latihan Dasar Militer Menurut Kemhan

Penyebab Peserta SPPI Meninggal saat Latihan Dasar Militer Menurut Kemhan

POPULAR NEWS

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

August 10, 2026
Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

August 8, 2026
Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

August 9, 2026
Massimiliano Allegri Menjadi Pelatih Baru Napoli Setelah Dipecat dari AC Milan

Massimiliano Allegri Menjadi Pelatih Baru Napoli Setelah Dipecat dari AC Milan

May 29, 2026
Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

May 21, 2026

EDITOR'S PICK

Cerita Pulang Haji Namun Terjerat Utang

Cerita Pulang Haji Namun Terjerat Utang

June 21, 2026
OJK Mengungkap Bank-Bank Mini yang Ingin Naik Kelas ke KBMI 2

OJK Mengungkap Bank-Bank Mini yang Ingin Naik Kelas ke KBMI 2

June 25, 2026
Fakta Kasus Pendiri Ponpes Cabuli Banyak Santriwati di Pati

Fakta Kasus Pelecehan Santriwati di Ponpes Pati

May 9, 2026
Wamenhaj Dahnil Sidak Kemenhaj Jaktim Terhadap Kasus Terbanyak

Wamenhaj Dahnil Sidak Kemenhaj Jaktim Terhadap Kasus Terbanyak

August 10, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Kasus ISPA Naik, Banten Perpanjang PJJ Hingga 11 September
  • Sertifikasi Halal Pipa Vinilon Diterbitkan oleh BPJPH secara Resmi
  • Program MBG di Sumut Harus Terus Berjalan untuk Kebutuhan Daerah
  • Febrie Heran soal Pemeriksaan Tersangka Menggunakan Rujukan Instansi Lain
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In