• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Thursday, August 20, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Tekno

SPPG Tanpa Pengawasan Gizi

Malino SPDI by Malino SPDI
May 14, 2026
in Tekno
0
SPPG Tanpa Pengawasan Gizi
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkapkan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tembok Dukuh Surabaya telah melanggar standar operasional prosedur (SOP) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menyebabkan lebih dari 200 siswa mengalami keracunan massal. Hal ini pun menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan masyarakat terkait keamanan makanan yang diberikan kepada anak-anak sekolah.

Perwakilan BGN Jawa Timur, Kusmayanti, mengatakan bahwa salah satu pelanggaran yang terjadi adalah tidak adanya pengawas gizi saat bahan baku makanan tiba di lokasi. Dia menekankan bahwa penerapan SOP perlu diperhatikan untuk memastikan kualitas makanan yang disajikan.

READ ALSO

Ongkos Haji 2027 Meningkat, Dana Terkendala di Saudi

Demokrat Menolak Opsi PPHN melalui Perubahan UUD

Kusmayanti menyatakan, “Pengawasan saat bahan baku datang sangat penting. Ketidakadaan pengawas gizi mengakibatkan kami tidak dapat memastikan titik kerusakan makanan, apakah saat pendistribusian atau saat pengolahan.” Hal ini menunjukkan bahwa sistem pengawasan yang lemah dapat berakibat fatal.

Masalah yang Terjadi dalam Proses Pengolahan Makanan

Pada rapat dengar pendapat (hearing) bersama DPRD Kota Surabaya, Kusmayanti mengungkapkan lebih lanjut tentang absennya pengawas gizi yang berkontribusi pada masalah ini. Kejadian ini merupakan titik awal dari serangkaian isu yang mengarah pada keracunan massal.

Dia menambahkan bahwa proses pengolahan makanan juga melibatkan banyak langkah yang harus dipatuhi untuk memastikan keamanan. Jika pengawasan tidak dilakukan dengan baik, potensi risiko terhadap kesehatan konsumen meningkat secara signifikan.

Kondisi ini semakin memburuk ketika sampel makanan yang perlu diuji untuk kepentingan laboratorium mengalami kerusakan. Sampel tersebut dikeluarkan dari lemari pendingin tanpa penanganan yang tepat.

“Sampel seharusnya ditangani dengan baik dan dimasukkan ke dalam cooler box, tidak boleh dibiarkan pada suhu ruangan,” kata Kusmayanti, menjelaskan akibat yang ditimbulkan dari pengawasan yang buruk.

Pernyataan Resmi dari BGN dan Tanggapan Masyarakat

Atas insiden ini, BGN dengan tulus mengucapkan permohonan maaf kepada masyarakat. Kasus ini menandai peristiwa keracunan pertama dalam program MBG yang telah diterapkan di wilayah Surabaya.

“Kami sangat menyadari kesalahan ini dan berkomitmen untuk lebih hati-hati dalam penerapan SOP ke depannya,” tambah Kusmayanti. Permohonan maaf ini menunjukkan keseriusan BGN dalam menangani masalah tersebut dan upaya untuk memperbaiki diri.

Bersamaan dengan itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Billy Daniel Messakh, juga mencermati proses pengolahan makanan di dapur SPPG yang tidak sesuai dengan standar kesehatan. Hasil investigasi menunjukkan kejanggalan dalam proses pencairan daging beku yang dinilai tidak aman.

“Daging yang seharusnya dicairkan di tempat bersih justru dilakukan di area yang tidak higienis, yang mempermudah serangan lalat,” ungkap Billy, menyoroti bahaya yang dihadapi siswa.

Upaya Peningkatan Standar Keamanan Makanan di Sekolah

Dinas Kesehatan Surabaya mencatat sejumlah hal yang perlu diperbaiki agar insiden serupa tidak terulang. Fasilitas dapur harus memenuhi standar hygienitas yang ketat dan memastikan alat yang diperlukan berfungsi dengan baik.

Penghalang seperti tirai plastik pada pintu masuk dapur juga menjadi sorotan, karena ketidakhadirannya dapat mengizinkan serangga untuk masuk. Upaya pencegahan seperti ini penting untuk menjaga kualitas makanan yang disajikan kepada siswa.

Kesadaran masyarakat terhadap masalah ini juga meningkat. Banyak orang tua mulai bertanya tentang kebersihan dan keamanan makanan yang diberikan kepada anak-anak mereka. Ini menciptakan dorongan bagi pihak berwenang untuk mengimplementasikan langkah-langkah pengawasan yang lebih ketat.

Penanganan yang tepat dan cepat terhadap masalah ini diharapkan bisa mencegah terjadinya insiden serupa di masa depan. Hal ini juga memperlihatkan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam menjaga keamanan pangan, terutama bagi anak-anak.

Penantian Hasil Uji Laboratorium untuk Menentukan Penyebab

Sampai saat ini, BGN dan Dinas Kesehatan Surabaya masih menunggu hasil uji laboratorium untuk mengetahui sumber pasti dari keracunan tersebut. Hasil ini sangat penting untuk melengkapi kasus dan menentukan langkah selanjutnya.

Insiden keracunan ini melibatkan sekitar 200 siswa dan guru dari 12 sekolah di Kelurahan Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan. Seluruhnya mengalami gejala yang mengarah pada keracunan setelah menyantap makanan yang disediakan dalam program MBG.

Sampai berita ini diturunkan, sebagian besar siswa telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan. Namun, terdapat beberapa siswa yang masih menjalani observasi di rumah sakit karena kondisi kesehatan yang harus diawasi lebih lanjut.

Insiden ini menyentuh aspek yang lebih luas mengenai kesehatan anak di sekolah. Hal ini menjadi pengingat bagi semua pihak mengenai pentingnya tidak hanya gizi, tetapi juga keamanan makanan yang dikonsumsi dalam program sekolah.

Pemerintah pun diharapkan lebih proaktif dalam mengawasi dan menegakkan standar kesehatan di semua sekolah agar kejadian serupa tidak terulang. Dalam hal ini, transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci untuk membangun kembali kepercayaan masyarakat.

Tags: GiziPengawasanSPPGTanpa

Related Posts

Ongkos Haji 2027 Meningkat, Dana Terkendala di Saudi
Tekno

Ongkos Haji 2027 Meningkat, Dana Terkendala di Saudi

August 20, 2026
Benny Harman Demokrat Sentil Wartawan Otak Kamu Ada Gak KWP Geram
Tekno

Demokrat Menolak Opsi PPHN melalui Perubahan UUD

August 13, 2026
Polisi Selidiki Pasal 300 KUHP dalam Kasus Tantangan Al-Qur’an terkait Miras
Tekno

Polisi Selidiki Pasal 300 KUHP dalam Kasus Tantangan Al-Qur’an terkait Miras

August 12, 2026
Respons Koalisi Sipil terhadap Pernyataan Panglima TNI tentang Tanggung Jawab Keamanan
Tekno

Respons Koalisi Sipil terhadap Pernyataan Panglima TNI tentang Tanggung Jawab Keamanan

August 12, 2026
Mensos Minta Bupati Madina Percepat Pengajuan Sekolah Rakyat
Tekno

Mensos Minta Bupati Madina Percepat Pengajuan Sekolah Rakyat

August 11, 2026
Pakar Ungkap Pilkada Tanpa Wakil Berpotensi Melanggar UUD
Tekno

Pakar Ungkap Pilkada Tanpa Wakil Berpotensi Melanggar UUD

August 11, 2026
Next Post
Kapolda Metro Jaya Resmi Mendapatkan Jabatan Bintang Tiga Seperti Pangdam

Kapolda Metro Jaya Resmi Mendapatkan Jabatan Bintang Tiga Seperti Pangdam

POPULAR NEWS

Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

May 14, 2026
Perluasan Program Pengelolaan Sampah dan Dorongan UMKM Berkelanjutan di Indonesia

Perluasan Program Pengelolaan Sampah dan Dorongan UMKM Berkelanjutan di Indonesia

June 27, 2026
Pelatih Renang di Kendari Diduga Melakukan Pencabulan terhadap 4 Anak di Bawah Umur

Pelatih Renang di Kendari Diduga Melakukan Pencabulan terhadap 4 Anak di Bawah Umur

July 10, 2026
Strategi Distributor Alkes Ketika Rupiah Melemah dan Biaya Logistik Meningkat

Strategi Distributor Alkes Ketika Rupiah Melemah dan Biaya Logistik Meningkat

May 30, 2026
Massimiliano Allegri Menjadi Pelatih Baru Napoli Setelah Dipecat dari AC Milan

Massimiliano Allegri Menjadi Pelatih Baru Napoli Setelah Dipecat dari AC Milan

May 29, 2026

EDITOR'S PICK

Marcus Rashford Akan Terus Berkarir di Turki?

Marcus Rashford Akan Terus Berkarir di Turki?

August 4, 2026
Audiensi KPK dan Kementerian Sosial Bahas Polemik Pengadaan Besok

KPK Diminta Cepat Periksa Dirjen Bea Cukai terkait Kasus Suap Blueray

June 1, 2026
CFD Rasuna Said Kembali Besok, Ikuti Keseruannya

CFD Rasuna Said Kembali Besok, Ikuti Keseruannya

June 7, 2026
Geledah 15 Lokasi Kasus Bupati Pemalang oleh KPK, Simak Hasilnya

Geledah 15 Lokasi Kasus Bupati Pemalang oleh KPK, Simak Hasilnya

August 9, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Laba Emiten Bioskop Anjlok 40 Persen, Apa yang Terjadi?
  • 298 Kasus di Palangka Raya Akibat Penerbangan yang Dibatalkan
  • Eksperimen Desain Menggunakan Sekam Padi dan HDPE Daur Ulang
  • Gempa 5,8 Kembali Guncang NTT, Warga Panik Keluar Rumah
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In