• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Saturday, May 16, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Travel

Daycare Pakai Kamar Dummy untuk Menipu Orang Tua

Malino SPDI by Malino SPDI
May 16, 2026
in Travel
0
Daycare Pakai Kamar Dummy untuk Menipu Orang Tua
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Di Yogyakarta, seorang pengelola daycare bernama Little Aresha terjebak dalam skandal serius terkait perlakuan terhadap anak-anak. Pihak berwajib menemukan bahwa tempat tersebut menggunakan kamar percontohan yang hanya dibuat-buat untuk menarik perhatian orang tua yang ingin menitipkan anak mereka.

Kanit PPA Satreskrim Polresta Yogyakarta, Ipda Apri Sawitri, menjelaskan bahwa kamar dummy ini disiapkan untuk meyakinkan orang tua tentang kualitas layanan daycare sebelum mereka mendaftarkan anak. Namun, kenyataannya jauh dari yang diharapkan, dengan fasilitas yang sangat berbeda dari yang dijanjikan.

READ ALSO

Di Tanah Suci melawan RI

Kapolsek Baguala Sukses Borong Tiga Medali di Kejuaraan Binaraga Asia

Ketika orang tua ingin memeriksa fasilitas, mereka hanya diperlihatkan kamar yang sudah dirancang sedemikian rupa agar terlihat menarik. Kamar-kamar tersebut dilengkapi dengan pendingin udara dan tampak rapi, sementara kenyataan di lapangan adalah sebaliknya, di mana anak-anak mengalami kondisi yang memprihatinkan.

Penyelidikan oleh Pihak Berwenang dan Penemuan Mencengangkan

Setelah penyelidikan dilakukan, sejumlah temuan mengejutkan terungkap. Apri menjelaskan bahwa pengasuh di daycare ini harus mengurus lebih dari satu anak, yang tentunya berpengaruh pada perawatan dan perhatian yang mereka terima. Fasilitas yang semestinya mendukung tumbuh kembang anak menjadi tidak memadai.

Terdapat laporan bahwa beberapa balita ditemukan tidur di playmat yang tidak layak, jauh dari kenyamanan yang seharusnya mereka dapatkan. Situasi ini menunjukkan adanya ketidakberesan di dalam pengelolaan daycare tersebut, menggugah perhatian serius dari berbagai pihak.

Kondisi tempat yang tidak sesuai dengan kesan awal memicu kemarahan pada orang tua yang mempercayakan anak mereka untuk dititipkan. Pengelola seharusnya memberikan kasih sayang dan perawatan yang layak, bukan sebaliknya.

Jumlah Tersangka dan Proses Hukum yang Diambil

Polisi telah menetapkan 13 orang sebagai tersangka dalam kasus ini, yang terdiri dari ketua yayasan, kepala sekolah, dan beberapa pengasuh. Sementara itu, puluhan anak-anak menjadi korban dari tindakan yang diduga melanggar hukum tersebut. Setiap tersangka memiliki peran dalam menciptakan dan menjaga lingkungan yang tidak aman bagi anak-anak.

Dari keterangan yang didapat, ketua yayasan dan kepala sekolah diketahui memerintahkan para pengasuh untuk memperlakukan anak-anak dengan cara yang tidak manusiawi. Mereka menginstruksikan agar anak-anak diikat, bukan sebagai hukuman, tetapi karena kurangnya tenaga pengasuh.

Perlakuan ini menunjukkan adanya kekurangan dalam sistem pengelolaan, di mana satu pengasuh harus mengawasi hingga 20 anak. Tindakan semacam ini jelas melanggar hak dan perlindungan terhadap anak-anak.

Kendala Pengawasan dan Tindakan Preventif yang Perlu Dilakukan

Keberadaan daycare seperti ini menjadi sorotan penting bagi masyarakat dan orang tua. Masih terdapat banyak kendala dalam pengawasan dan regulasi terhadap tempat penitipan anak, yang harus segera diatasi. Kekuatan hukum perlu ditingkatkan agar kejadian serupa tidak terulang di tempat lain.

Pemerintah dan pihak berwenang perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh daycare yang ada. Pemasangan standar operasional yang ketat menjadi langkah penting untuk menjamin keselamatan dan kualitas perawatan anak.

Selain itu, edukasi kepada orang tua tentang hak anak dan pentingnya memilih tempat penitipan yang sudah terakreditasi perlu sangat ditekankan. Kesadaran ini akan mendorong orang tua untuk lebih selektif dan kritis dalam memilih tempat penitipan anak.

Tags: DaycareDummyKamarMenipuOrangPakaiTuauntuk

Related Posts

Di Tanah Suci melawan RI
Travel

Di Tanah Suci melawan RI

May 15, 2026
Kapolsek Baguala Sukses Borong Tiga Medali di Kejuaraan Binaraga Asia
Travel

Kapolsek Baguala Sukses Borong Tiga Medali di Kejuaraan Binaraga Asia

May 15, 2026
Bupati Serang Berikan Bantuan Rp1,19 M untuk Korban Bencana di Sumatra
Travel

Bupati Serang Berikan Bantuan Rp1,19 M untuk Korban Bencana di Sumatra

May 14, 2026
Profitabilitas BRI Solid dengan Peningkatan ROE dan ROA pada Triwulan Pertama
Travel

Profitabilitas BRI Solid dengan Peningkatan ROE dan ROA pada Triwulan Pertama

May 14, 2026
Geledah Rumah Heri Black Terkait Kasus Bea Cukai oleh KPK
Travel

Geledah Rumah Heri Black Terkait Kasus Bea Cukai oleh KPK

May 13, 2026
Kekayaan Prabowo Capai Rp2 Triliun Tanpa Berutang
Travel

Kekayaan Prabowo Capai Rp2 Triliun Tanpa Berutang

May 13, 2026

POPULAR NEWS

No Content Available

EDITOR'S PICK

Perkuat Kredibilitas dengan 4 Bukti Komitmen Pembangunan Kota Mandiri Berkelanjutan

Perkuat Kredibilitas dengan 4 Bukti Komitmen Pembangunan Kota Mandiri Berkelanjutan

May 4, 2026
Usai Lapor Prabowo, Bos OJK Yakin Dolar AS Akan Kembali, Ini Syaratnya

Usai Lapor Prabowo, Bos OJK Yakin Dolar AS Akan Kembali, Ini Syaratnya

May 6, 2026
May Day Surabaya, Massa Capai 14 Kesepakatan dengan Gubernur Jawa Timur

May Day Surabaya, Massa Capai 14 Kesepakatan dengan Gubernur Jawa Timur

May 2, 2026
Harga Emas Antam 2 Mei 2026 Alami Penurunan Kecil, Cek Rincian Selengkapnya

Harga Emas Antam 2 Mei 2026 Alami Penurunan Kecil, Cek Rincian Selengkapnya

May 2, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Daycare Pakai Kamar Dummy untuk Menipu Orang Tua
  • Walkot Jogja Temui Ahli Waris Terkait Penjualan Rumah Prof Sardjito
  • Dua ASN PU Dipanggil Menteri Dody karena Diduga Terima Suap dan Langgar Etika
  • Jelajahi Trofi Piala FA di Wembley
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In