• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Monday, October 5, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Travel

Daycare Pakai Kamar Dummy untuk Menipu Orang Tua

Malino SPDI by Malino SPDI
May 16, 2026
in Travel
0
Daycare Pakai Kamar Dummy untuk Menipu Orang Tua
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Di Yogyakarta, seorang pengelola daycare bernama Little Aresha terjebak dalam skandal serius terkait perlakuan terhadap anak-anak. Pihak berwajib menemukan bahwa tempat tersebut menggunakan kamar percontohan yang hanya dibuat-buat untuk menarik perhatian orang tua yang ingin menitipkan anak mereka.

Kanit PPA Satreskrim Polresta Yogyakarta, Ipda Apri Sawitri, menjelaskan bahwa kamar dummy ini disiapkan untuk meyakinkan orang tua tentang kualitas layanan daycare sebelum mereka mendaftarkan anak. Namun, kenyataannya jauh dari yang diharapkan, dengan fasilitas yang sangat berbeda dari yang dijanjikan.

READ ALSO

Wakil Bupati Nagekeo NTT Meninggal Setelah Pantau Perbaikan Jalan

Mutasi Besar-besaran Polri Melibatkan Pejabat Utama dan 19 Kapolda

Ketika orang tua ingin memeriksa fasilitas, mereka hanya diperlihatkan kamar yang sudah dirancang sedemikian rupa agar terlihat menarik. Kamar-kamar tersebut dilengkapi dengan pendingin udara dan tampak rapi, sementara kenyataan di lapangan adalah sebaliknya, di mana anak-anak mengalami kondisi yang memprihatinkan.

Penyelidikan oleh Pihak Berwenang dan Penemuan Mencengangkan

Setelah penyelidikan dilakukan, sejumlah temuan mengejutkan terungkap. Apri menjelaskan bahwa pengasuh di daycare ini harus mengurus lebih dari satu anak, yang tentunya berpengaruh pada perawatan dan perhatian yang mereka terima. Fasilitas yang semestinya mendukung tumbuh kembang anak menjadi tidak memadai.

Terdapat laporan bahwa beberapa balita ditemukan tidur di playmat yang tidak layak, jauh dari kenyamanan yang seharusnya mereka dapatkan. Situasi ini menunjukkan adanya ketidakberesan di dalam pengelolaan daycare tersebut, menggugah perhatian serius dari berbagai pihak.

Kondisi tempat yang tidak sesuai dengan kesan awal memicu kemarahan pada orang tua yang mempercayakan anak mereka untuk dititipkan. Pengelola seharusnya memberikan kasih sayang dan perawatan yang layak, bukan sebaliknya.

Jumlah Tersangka dan Proses Hukum yang Diambil

Polisi telah menetapkan 13 orang sebagai tersangka dalam kasus ini, yang terdiri dari ketua yayasan, kepala sekolah, dan beberapa pengasuh. Sementara itu, puluhan anak-anak menjadi korban dari tindakan yang diduga melanggar hukum tersebut. Setiap tersangka memiliki peran dalam menciptakan dan menjaga lingkungan yang tidak aman bagi anak-anak.

Dari keterangan yang didapat, ketua yayasan dan kepala sekolah diketahui memerintahkan para pengasuh untuk memperlakukan anak-anak dengan cara yang tidak manusiawi. Mereka menginstruksikan agar anak-anak diikat, bukan sebagai hukuman, tetapi karena kurangnya tenaga pengasuh.

Perlakuan ini menunjukkan adanya kekurangan dalam sistem pengelolaan, di mana satu pengasuh harus mengawasi hingga 20 anak. Tindakan semacam ini jelas melanggar hak dan perlindungan terhadap anak-anak.

Kendala Pengawasan dan Tindakan Preventif yang Perlu Dilakukan

Keberadaan daycare seperti ini menjadi sorotan penting bagi masyarakat dan orang tua. Masih terdapat banyak kendala dalam pengawasan dan regulasi terhadap tempat penitipan anak, yang harus segera diatasi. Kekuatan hukum perlu ditingkatkan agar kejadian serupa tidak terulang di tempat lain.

Pemerintah dan pihak berwenang perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh daycare yang ada. Pemasangan standar operasional yang ketat menjadi langkah penting untuk menjamin keselamatan dan kualitas perawatan anak.

Selain itu, edukasi kepada orang tua tentang hak anak dan pentingnya memilih tempat penitipan yang sudah terakreditasi perlu sangat ditekankan. Kesadaran ini akan mendorong orang tua untuk lebih selektif dan kritis dalam memilih tempat penitipan anak.

Tags: DaycareDummyKamarMenipuOrangPakaiTuauntuk

Related Posts

Penggerebekan Narkoba Kalteng Temukan Aiptu Sumaryanto Tewas
Travel

Wakil Bupati Nagekeo NTT Meninggal Setelah Pantau Perbaikan Jalan

October 4, 2026
Mutasi Besar-besaran Polri Melibatkan Pejabat Utama dan 19 Kapolda
Travel

Mutasi Besar-besaran Polri Melibatkan Pejabat Utama dan 19 Kapolda

October 4, 2026
8 Siswi Tenggelam Saat Berenang di Mata Air Garut, 1 Tewas
Travel

Bocah Tenggelam di Galian Pasir Bekas di Tangerang dengan Kedalaman 20 Meter

October 3, 2026
Mutasi Besar-besaran Pati dan Penggantian Pejabat Utama di Mabes Polri
Travel

Mutasi Besar-besaran Pati dan Penggantian Pejabat Utama di Mabes Polri

October 3, 2026
Anggota KKB Kodap Ilaga Ditangkap Polri Diduga Tembak Karyawan Freeport
Travel

Tersangka Pelecehan Seksual Anak Berprofesi Guru ICM Resmi Ditahan

October 2, 2026
Sidang Syarat Cawapres Panas, MK Usir Ahli Dari Pihak Gibran
Travel

Sidang Syarat Cawapres Panas, MK Usir Ahli Dari Pihak Gibran

October 2, 2026
Next Post
Prabowo Tampilkan Bantuan RI untuk Australia dan Pupuk dari Brasil

Prabowo Tampilkan Bantuan RI untuk Australia dan Pupuk dari Brasil

POPULAR NEWS

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

August 10, 2026
Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

August 8, 2026
Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

August 9, 2026
Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

May 21, 2026
Menko Polkam Pastikan Upaya Pembebasan WNI yang Diculik oleh Israel

Menko Polkam Pastikan Upaya Pembebasan WNI yang Diculik oleh Israel

May 21, 2026

EDITOR'S PICK

Polisi Tangkap Pemerkosa Mahasiswi yang Mendaftar Kerja Sebagai Pengasuh Anak

Kabur Lapas 2024, Napi Narkoba Ditangkap di Myanmar

August 31, 2026
Kemarau Ekstrem, 140 Titik Di Banten Mengalami Kekeringan

Kemarau Ekstrem, 140 Titik Di Banten Mengalami Kekeringan

July 29, 2026
Jalan Antardesa di OKU Selatan Amblas Akibat Lalin Putus Total

Jalan Antardesa di OKU Selatan Amblas Akibat Lalin Putus Total

May 23, 2026
Misi Juara Liga Spanyol di Markas Klub Papan Bawah yang Tersisa

Misi Juara Liga Spanyol di Markas Klub Papan Bawah yang Tersisa

May 13, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Wakil Bupati Nagekeo NTT Meninggal Setelah Pantau Perbaikan Jalan
  • Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Bandung, Klaten, dan Sulteng
  • Arahan Prabowo untuk Kepala Bakom Syahganda Nainggolan
  • Pramono Kaji Rencana Aturan Ganjil Genap di Kawasan Kota Tua
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In