• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Tuesday, June 30, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Travel

Daycare Pakai Kamar Dummy untuk Menipu Orang Tua

Malino SPDI by Malino SPDI
May 16, 2026
in Travel
0
Daycare Pakai Kamar Dummy untuk Menipu Orang Tua
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Di Yogyakarta, seorang pengelola daycare bernama Little Aresha terjebak dalam skandal serius terkait perlakuan terhadap anak-anak. Pihak berwajib menemukan bahwa tempat tersebut menggunakan kamar percontohan yang hanya dibuat-buat untuk menarik perhatian orang tua yang ingin menitipkan anak mereka.

Kanit PPA Satreskrim Polresta Yogyakarta, Ipda Apri Sawitri, menjelaskan bahwa kamar dummy ini disiapkan untuk meyakinkan orang tua tentang kualitas layanan daycare sebelum mereka mendaftarkan anak. Namun, kenyataannya jauh dari yang diharapkan, dengan fasilitas yang sangat berbeda dari yang dijanjikan.

READ ALSO

Demo Tolak MBG di Makassar, Massa Bakar Ban dan Tutup Jalan

Suasana Rumah Duka Dokter Jelang Pemakaman

Ketika orang tua ingin memeriksa fasilitas, mereka hanya diperlihatkan kamar yang sudah dirancang sedemikian rupa agar terlihat menarik. Kamar-kamar tersebut dilengkapi dengan pendingin udara dan tampak rapi, sementara kenyataan di lapangan adalah sebaliknya, di mana anak-anak mengalami kondisi yang memprihatinkan.

Penyelidikan oleh Pihak Berwenang dan Penemuan Mencengangkan

Setelah penyelidikan dilakukan, sejumlah temuan mengejutkan terungkap. Apri menjelaskan bahwa pengasuh di daycare ini harus mengurus lebih dari satu anak, yang tentunya berpengaruh pada perawatan dan perhatian yang mereka terima. Fasilitas yang semestinya mendukung tumbuh kembang anak menjadi tidak memadai.

Terdapat laporan bahwa beberapa balita ditemukan tidur di playmat yang tidak layak, jauh dari kenyamanan yang seharusnya mereka dapatkan. Situasi ini menunjukkan adanya ketidakberesan di dalam pengelolaan daycare tersebut, menggugah perhatian serius dari berbagai pihak.

Kondisi tempat yang tidak sesuai dengan kesan awal memicu kemarahan pada orang tua yang mempercayakan anak mereka untuk dititipkan. Pengelola seharusnya memberikan kasih sayang dan perawatan yang layak, bukan sebaliknya.

Jumlah Tersangka dan Proses Hukum yang Diambil

Polisi telah menetapkan 13 orang sebagai tersangka dalam kasus ini, yang terdiri dari ketua yayasan, kepala sekolah, dan beberapa pengasuh. Sementara itu, puluhan anak-anak menjadi korban dari tindakan yang diduga melanggar hukum tersebut. Setiap tersangka memiliki peran dalam menciptakan dan menjaga lingkungan yang tidak aman bagi anak-anak.

Dari keterangan yang didapat, ketua yayasan dan kepala sekolah diketahui memerintahkan para pengasuh untuk memperlakukan anak-anak dengan cara yang tidak manusiawi. Mereka menginstruksikan agar anak-anak diikat, bukan sebagai hukuman, tetapi karena kurangnya tenaga pengasuh.

Perlakuan ini menunjukkan adanya kekurangan dalam sistem pengelolaan, di mana satu pengasuh harus mengawasi hingga 20 anak. Tindakan semacam ini jelas melanggar hak dan perlindungan terhadap anak-anak.

Kendala Pengawasan dan Tindakan Preventif yang Perlu Dilakukan

Keberadaan daycare seperti ini menjadi sorotan penting bagi masyarakat dan orang tua. Masih terdapat banyak kendala dalam pengawasan dan regulasi terhadap tempat penitipan anak, yang harus segera diatasi. Kekuatan hukum perlu ditingkatkan agar kejadian serupa tidak terulang di tempat lain.

Pemerintah dan pihak berwenang perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh daycare yang ada. Pemasangan standar operasional yang ketat menjadi langkah penting untuk menjamin keselamatan dan kualitas perawatan anak.

Selain itu, edukasi kepada orang tua tentang hak anak dan pentingnya memilih tempat penitipan yang sudah terakreditasi perlu sangat ditekankan. Kesadaran ini akan mendorong orang tua untuk lebih selektif dan kritis dalam memilih tempat penitipan anak.

Tags: DaycareDummyKamarMenipuOrangPakaiTuauntuk

Related Posts

Demo Tolak MBG di Makassar, Massa Bakar Ban dan Tutup Jalan
Travel

Demo Tolak MBG di Makassar, Massa Bakar Ban dan Tutup Jalan

June 30, 2026
Suasana Rumah Duka Dokter Jelang Pemakaman
Travel

Suasana Rumah Duka Dokter Jelang Pemakaman

June 29, 2026
PSI Menargetkan Kesuksesan yang Lebih Besar dari Senayan
Travel

Warga Kecewa, Jokowi Batal Hadir di Festival Budaya Setelah 3 Pekan Persiapan

June 29, 2026
Kisah Mantan Pecandu yang Memulai Hidup Baru di Ruang ICU
Travel

Kisah Mantan Pecandu yang Memulai Hidup Baru di Ruang ICU

June 28, 2026
Mendagri Buka Festival Fulan Fehan 2026 dengan Tarian Persahabatan
Travel

Mendagri Buka Festival Fulan Fehan 2026 dengan Tarian Persahabatan

June 28, 2026
Jokowi Dapat Gelar Baginda Pemuka Bangsa di Lampung, Apa Arti Di Baliknya?
Travel

Jokowi Dapat Gelar Baginda Pemuka Bangsa di Lampung, Apa Arti Di Baliknya?

June 27, 2026
Next Post
Prabowo Tampilkan Bantuan RI untuk Australia dan Pupuk dari Brasil

Prabowo Tampilkan Bantuan RI untuk Australia dan Pupuk dari Brasil

POPULAR NEWS

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

May 16, 2026
Perluasan Program Pengelolaan Sampah dan Dorongan UMKM Berkelanjutan di Indonesia

Perluasan Program Pengelolaan Sampah dan Dorongan UMKM Berkelanjutan di Indonesia

June 27, 2026
Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

May 14, 2026
Investasi Properti Asia Pasifik Meningkat, Data Center dan Kantor Jadi Target Utama

Investasi Properti Asia Pasifik Meningkat, Data Center dan Kantor Jadi Target Utama

May 29, 2026
Polisi Berikan Penjelasan Mengenai Pocong Duduk yang Viral di Teras Warga Depok

Polisi Berikan Penjelasan Mengenai Pocong Duduk yang Viral di Teras Warga Depok

May 24, 2026

EDITOR'S PICK

Massa Rakyat Demo di Gejayan Serukan 10 Tuntutan

Massa Rakyat Demo di Gejayan Serukan 10 Tuntutan

June 14, 2026
Kapal di Aceh Meledak, 14 Orang Terluka Akibat Luka Bakar

Kapal di Aceh Meledak, 14 Orang Terluka Akibat Luka Bakar

June 12, 2026
Rumah Mewah 89 Miliar Terjual dalam 5 Bulan, BSD City Siapkan Produk Premium Baru

Rumah Mewah 89 Miliar Terjual dalam 5 Bulan, BSD City Siapkan Produk Premium Baru

May 6, 2026
KPK Menangkap 3 Tersangka Korupsi Proyek Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

KPK Menangkap 3 Tersangka Korupsi Proyek Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

June 3, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Demo Tolak MBG di Makassar, Massa Bakar Ban dan Tutup Jalan
  • Bocah Meninggal Jatuh ke Lubang Proyek, Polisi Selidiki Potensi Kelalaian
  • Smart Lighting Ciptakan Suasana Nobar Bola Lebih Hidup dan Rayakan Gol dengan Lampu Pintar
  • Jepang Gagal, Asia Tinggal 1 Perwakilan di Piala Dunia 2026
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In