• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Friday, June 12, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Travel

Daycare Pakai Kamar Dummy untuk Menipu Orang Tua

Malino SPDI by Malino SPDI
May 16, 2026
in Travel
0
Daycare Pakai Kamar Dummy untuk Menipu Orang Tua
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Di Yogyakarta, seorang pengelola daycare bernama Little Aresha terjebak dalam skandal serius terkait perlakuan terhadap anak-anak. Pihak berwajib menemukan bahwa tempat tersebut menggunakan kamar percontohan yang hanya dibuat-buat untuk menarik perhatian orang tua yang ingin menitipkan anak mereka.

Kanit PPA Satreskrim Polresta Yogyakarta, Ipda Apri Sawitri, menjelaskan bahwa kamar dummy ini disiapkan untuk meyakinkan orang tua tentang kualitas layanan daycare sebelum mereka mendaftarkan anak. Namun, kenyataannya jauh dari yang diharapkan, dengan fasilitas yang sangat berbeda dari yang dijanjikan.

READ ALSO

Pramono Harap Transaksi Jakarta Fair 2027 Mencapai Sembilan Triliun Rupiah

Pengguna Transjabodetabek Minta DKI dan Jabar Pertahankan Tarif Terjangkau

Ketika orang tua ingin memeriksa fasilitas, mereka hanya diperlihatkan kamar yang sudah dirancang sedemikian rupa agar terlihat menarik. Kamar-kamar tersebut dilengkapi dengan pendingin udara dan tampak rapi, sementara kenyataan di lapangan adalah sebaliknya, di mana anak-anak mengalami kondisi yang memprihatinkan.

Penyelidikan oleh Pihak Berwenang dan Penemuan Mencengangkan

Setelah penyelidikan dilakukan, sejumlah temuan mengejutkan terungkap. Apri menjelaskan bahwa pengasuh di daycare ini harus mengurus lebih dari satu anak, yang tentunya berpengaruh pada perawatan dan perhatian yang mereka terima. Fasilitas yang semestinya mendukung tumbuh kembang anak menjadi tidak memadai.

Terdapat laporan bahwa beberapa balita ditemukan tidur di playmat yang tidak layak, jauh dari kenyamanan yang seharusnya mereka dapatkan. Situasi ini menunjukkan adanya ketidakberesan di dalam pengelolaan daycare tersebut, menggugah perhatian serius dari berbagai pihak.

Kondisi tempat yang tidak sesuai dengan kesan awal memicu kemarahan pada orang tua yang mempercayakan anak mereka untuk dititipkan. Pengelola seharusnya memberikan kasih sayang dan perawatan yang layak, bukan sebaliknya.

Jumlah Tersangka dan Proses Hukum yang Diambil

Polisi telah menetapkan 13 orang sebagai tersangka dalam kasus ini, yang terdiri dari ketua yayasan, kepala sekolah, dan beberapa pengasuh. Sementara itu, puluhan anak-anak menjadi korban dari tindakan yang diduga melanggar hukum tersebut. Setiap tersangka memiliki peran dalam menciptakan dan menjaga lingkungan yang tidak aman bagi anak-anak.

Dari keterangan yang didapat, ketua yayasan dan kepala sekolah diketahui memerintahkan para pengasuh untuk memperlakukan anak-anak dengan cara yang tidak manusiawi. Mereka menginstruksikan agar anak-anak diikat, bukan sebagai hukuman, tetapi karena kurangnya tenaga pengasuh.

Perlakuan ini menunjukkan adanya kekurangan dalam sistem pengelolaan, di mana satu pengasuh harus mengawasi hingga 20 anak. Tindakan semacam ini jelas melanggar hak dan perlindungan terhadap anak-anak.

Kendala Pengawasan dan Tindakan Preventif yang Perlu Dilakukan

Keberadaan daycare seperti ini menjadi sorotan penting bagi masyarakat dan orang tua. Masih terdapat banyak kendala dalam pengawasan dan regulasi terhadap tempat penitipan anak, yang harus segera diatasi. Kekuatan hukum perlu ditingkatkan agar kejadian serupa tidak terulang di tempat lain.

Pemerintah dan pihak berwenang perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh daycare yang ada. Pemasangan standar operasional yang ketat menjadi langkah penting untuk menjamin keselamatan dan kualitas perawatan anak.

Selain itu, edukasi kepada orang tua tentang hak anak dan pentingnya memilih tempat penitipan yang sudah terakreditasi perlu sangat ditekankan. Kesadaran ini akan mendorong orang tua untuk lebih selektif dan kritis dalam memilih tempat penitipan anak.

Tags: DaycareDummyKamarMenipuOrangPakaiTuauntuk

Related Posts

Pramono Harap Transaksi Jakarta Fair 2027 Mencapai Sembilan Triliun Rupiah
Travel

Pramono Harap Transaksi Jakarta Fair 2027 Mencapai Sembilan Triliun Rupiah

June 12, 2026
Pengguna Transjabodetabek Minta DKI dan Jabar Pertahankan Tarif Terjangkau
Travel

Pengguna Transjabodetabek Minta DKI dan Jabar Pertahankan Tarif Terjangkau

June 11, 2026
Harga BBM meningkat, Pram yakin pengguna transportasi umum akan bertambah
Travel

Harga BBM meningkat, Pram yakin pengguna transportasi umum akan bertambah

June 11, 2026
Jenderal Maruli Bantah Keterlibatan TNI dalam Pengurusan Begal
Travel

Jenderal Maruli Bantah Keterlibatan TNI dalam Pengurusan Begal

June 10, 2026
Proyek Pabrik Gula Korupsi Rugi Negara Sebesar Rp645 Miliar
Travel

Proyek Pabrik Gula Korupsi Rugi Negara Sebesar Rp645 Miliar

June 10, 2026
Brigjen Muhammad Nas Dilantik Jadi Kapuspen TNI oleh Panglima
Travel

Klarifikasi TNI mengenai Video Viral Penggusuran Sekolah untuk Kopdes di NTT

June 9, 2026
Next Post
Prabowo Tampilkan Bantuan RI untuk Australia dan Pupuk dari Brasil

Prabowo Tampilkan Bantuan RI untuk Australia dan Pupuk dari Brasil

POPULAR NEWS

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

May 16, 2026
Polisi Berikan Penjelasan Mengenai Pocong Duduk yang Viral di Teras Warga Depok

Polisi Berikan Penjelasan Mengenai Pocong Duduk yang Viral di Teras Warga Depok

May 24, 2026
Pengemudi Tabrak Pedagang Buah di Jaktim Resmi Jadi Tersangka

Pengemudi Tabrak Pedagang Buah di Jaktim Resmi Jadi Tersangka

May 6, 2026
Debottlenecking Dapat Percepat Investasi Hingga 30 Miliar Dolar AS

Debottlenecking Dapat Percepat Investasi Hingga 30 Miliar Dolar AS

May 13, 2026
19 WNI Ditangkap di Arab Saudi Karena Melanggar Hukum Haji

19 WNI Ditangkap di Arab Saudi Karena Melanggar Hukum Haji

May 17, 2026

EDITOR'S PICK

Batasi Kecepatan Kereta di Lintas Bekasi Cikarang

Batasi Kecepatan Kereta di Lintas Bekasi Cikarang

May 10, 2026
Rencana Aksi May Day di Jakarta, Polisi Selidiki Sumber Pendanaan Rusuh

Rencana Aksi May Day di Jakarta, Polisi Selidiki Sumber Pendanaan Rusuh

May 2, 2026
Bahlil Ingin Bertemu Pencipta Lagu MBG Mas Ganteng

Bahlil Ingin Bertemu Pencipta Lagu MBG Mas Ganteng

May 30, 2026
Curahan Hati Kementerian HAM Tak Pernah Diapresiasi Meski Berprestasi

Curahan Hati Kementerian HAM Tak Pernah Diapresiasi Meski Berprestasi

June 11, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Pramono Harap Transaksi Jakarta Fair 2027 Mencapai Sembilan Triliun Rupiah
  • Kejagung Selidiki Potensi Tersangka Lain dalam Kasus MBG
  • Lonjakan Penjualan 37 Persen Catat Segmen Menengah Atas yang Kuat
  • Shakira Menghentak di Pembukaan Piala Dunia 2026
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In