Dalam dunia pemasaran saat ini, pemahaman tentang karakteristik konsumen sangat penting bagi brand yang ingin berkembang. Sebuah pendekatan yang tepat dapat membantu perusahaan menjangkau target audiens dengan lebih efektif.
Shanti menjelaskan bahwa ada beberapa kluster dengan karakteristik berbeda yang dapat diidentifikasi di pasar. Setiap kluster memiliki perilaku dan preferensi yang unik, sehingga strategi pemasaran perlu disesuaikan.
Penting bagi brand untuk memahami dan terus mengamati perkembangan ini. Dengan mengetahui karakteristik konsumen, brand dapat membuat keputusan yang lebih baik dalam hal pemasaran dan pengembangan produk.
Memahami Karakteristik Konsumen di Tanah Air yang Beragam
Konsumen di Tanah Air terbagi menjadi beberapa kluster yang berbeda, masing-masing memiliki loyalitas yang berbeda terhadap merek. Kluster pertama adalah konsumen yang sangat loyal terhadap satu brand dan tidak akan tertarik pada produk serupa dari brand lain.
Orang-orang dalam kluster ini cenderung memiliki ikatan emosional yang kuat dengan merek yang mereka pilih. Mereka tidak mudah terpengaruh oleh iklan yang menawarkan produk serupa, sehingga strategi pemasaran untuk kluster ini harus berfokus pada menjaga hubungan dan pengalaman konsumen.
Sebaliknya, ada kluster kedua yang mungkin tidak merasa terhubung dengan merek tertentu. Konsumen dalam kluster ini tidak memiliki ketertarikan pada iklan yang muncul dan cenderung tidak peduli dengan merek yang beriklan.
Mengenal Kluster Movable Middles yang Potensial untuk Didekati
Di antara dua kluster tersebut, terdapat kluster yang dikenal sebagai “movable middles.” Kluster ini terdiri dari konsumen yang lebih terbuka untuk mencoba produk baru. Mereka bersedia menjelajahi penawaran produk yang berbeda jika ada daya tarik tertentu.
Karena potensi yang dimiliki, kluster movable middles merupakan target ideal bagi brand yang ingin berkembang. Konsumen dalam kelompok ini bukan hanya sekadar mencari produk, tetapi juga pengalaman baru.
Shanti menjelaskan pentingnya memprioritaskan strategi pemasaran untuk menjangkau kluster ini. Dia menekankan aspek penggunaan data dan kecerdasan buatan dalam merancang kampanye yang lebih efektif untuk meningkatkan keterlibatan dan pengenalan merek.
Penerapan Strategi Pemasaran yang Cerdas melalui Data dan AI
Dengan memanfaatkan kecerdasan buatan, brand dapat menganalisa perilaku konsumen untuk membuat keputusan yang lebih tepat. Data yang relevan dapat digunakan untuk mengelompokkan konsumen berdasarkan preferensi dan perilaku mereka.
Shanti menyarankan perusahaan untuk mengalokasikan anggaran pemasaran dengan bijak, fokus pada kluster movable middles. Pendekatan ini bisa mengoptimalkan hasil penjualan dan meningkatkan keterlibatan pelanggan di pasar yang kompetitif.
Strategi ini bisa menjadi win-win situation bagi semua pihak yang terlibat. Selain meningkatkan penjualan, brand juga mendapatkan pengakuan yang lebih baik di pasar.
















